Mencegah Glaukoma Mata

Mencegah Glaukoma Mata

 

Mencegah Glaukoma Mata, Penyakit glaukoma mata merupakan penyakit mata gejalanya tidak terlihat secara langsung, Sakit Mata Glaukoma diakibatkan oleh cairan yang keluar mengalami hambatan dan dapat menekan bola mata yang trdapat di belakang bola mata shingga aliran darah ke saraf menjadi terhenti atau mati, dan ini mengakibatkan penglihatan berkurang dan patalnya bisa menimbulkan kebutaan.

Mencegah Glaukoma Mata

Mencegah Glaukoma Mata

Seseorang harus belajar bagaimana mengidentifikasi gejala penyakit glaukoma agar mencegah komplikasi dan kerusakan yang tak bisa disembuhkan total. Berikut adalah gejala glaukoma antara lain :

  1. Perhatikan sakit mata yang tiba-tiba atau sakit berat yang menyebabkan sensasi berdenyut pada satu atau kedua mata. Seringkali, nyeri itu dialami di kamar yang gelap atau di malam hari. Stres jug bisa mendorong gejala yang membuat orang salah melihatnya sebagai sakit kepala karena tegang.
  2. Penglihatan kabur atau penglihatan menurun dari waktu ke waktu. Kadang-kdang, orang mengalami apa yang disebut dengan ‘efek halo’ di sekitar benda-benda tertentu, terutama pada lampu.
  3. Mual dan muntah merupakan efek yang umum dari masalah penglihatan, terutama yang berkaitan dengan kedua jenis glaukoma.
  4. Waspada dengan gejala yang datang dan pergi tapi kronis. Seseorang yang menderita glaukoma sudut terbuka tak mengalami gejala sama sekali, tapi kemudian penglihatannya akan mengalami gangguan.

Bila anda mengalami salah satu gejala diatas, segeralah konsultasi dengan dokter anda, atau periksakan mata satu tahun sekali bila dalam keluarga anda, ada yang menderita penyakit glaukoma. Karena mencegah lebih baik dari pada sudah terdeteksi menderita penyakit tersebut.

Mencegah Glaukoma Mata

Untungnya, pola makan sehat bisa membantu memperlambat efek dari penyakit glaukoma. Ya, dengan makanan tertentu seseorang bisa menjaga fungsi penglihatan matanya. Berikut beberapa cara mencegah glaukoma mata :

  • Pola makan terbaik untuk mencegah glaukoma mata adalah mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, vitamin A, vitamin C, vitamin E, dan vitamin B kompleks. Pasalnya, nutrisi ini akan membantu melindungi fungsi mata Anda. Sementara itu, makanan yang bisa dikonsumsi ialah aneka biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan segar, dan sayuran.
  • Mencegah glaukoma mata dengan menghindari meminum kopi. Kandungan kafein yang tinggi bisa meningkatkan tekanan darah sehingga meningkatkan tekanan intraokular (IOP).
  • Wortel dan sayuran berdaun hijau tua sangat membantu mencegah glaukoma mata. Penurunan risikonya hampir sebesar 60%.
  • Minum teh hijau dapat membantu melindungi kesehatan mata Anda dan mencegah glaukoma mata. Sebuah studi menemukan bahwa retina dan humor aqueous menyerap antioksidan yang ada di dalam teh hijau.
  • Berolahraga dan mengurangi stres penting untuk orang-orang yang ingin menghambat perkembangan dan mencegah glaukoma mata.
  • Meditasi juga bisa dijadikan cara untuk memperlambat serangan dan mencegah glaukoma mata. Itu karena meditasi bisa membuat tubuh rileks dan mengurangi stres.

Selain cara mencegah glaukoma mata di atas, Anda juga bisa cara mengobati dan mencegah glaukoma mata dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi, mencegah glaukoma mata.

S-Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia. Super Lutein sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata, mencegah glaukoma mata.

Mencegah Glaukoma Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Glaukoma Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Glaukoma Dan Cara Mengatasinya

 

Penyebab Glaukoma, Penyakit glaukoma mata adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Penyebab Glaukoma Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Glaukoma Dan Cara Mengatasinya

Yang mengkhawatirkan, penyakit glukoma mata ini seringkali timbul tanpa gejala sampai pada fase terakhir, kecuali penyakit glukoma mata jenis akut (tekanan bola mata tiba-tiba meninggi sehingga mata terasa sakit sekali). Karena itu deteksi dini glaukoma sangat penting, konsultasikan ke dokter spesialis mata anda mengenai penyakit glaukoma mata untuk pendeteksian dini.

Penyebab Glaukoma

Peningkatan tekanan didalam mata adalah faktor utama yang menjurus ke kerusakan penyebab glaukoma (glaucomatous damage) pada syaraf mata (optik). Glaucoma dengan tekanan normal didalam mata (normal intraocular pressure) didiskusikan dibawah dalam bagian tipe-tipe berbeda dari glaukoma.

Faktor penyebab glaukoma lainnya antara lain :

  1. Masalah Gizi

Masalah gizi merupakan salah satu penyebab glukoma. Tidak ada bukti yang jelas menunjukkan kekurangan vitamin menyebabkan glaukoma pada manusia. Ini mengikuti, kemudian, bahwa suplemen vitamin lisan bukanlah pengobatan yang dianjurkan untuk glaukoma. Kafein meningkatkan tekanan intraokular pada mereka dengan glaukoma, tetapi tidak muncul untuk mempengaruhi individu normal. Oleh karna itu masalah gizi dapat menjadi penyebab glukoma.

  1. Genetika

Penyebab glaukoma berikutnya adalah faktor genetik. Riwayat keluarga yang positif merupakan faktor risiko penyebab glaukoma. Risiko relatif memiliki glaukoma primer sudut terbuka (POAG) yang meningkat sekitar 2-4 kali lipat untuk individu yang memiliki saudara dengan glaukoma. Penyebab Glaukoma, khususnya glaukoma primer sudut terbuka, terkait dengan mutasi pada beberapa gen yang berbeda, meskipun sebagian besar kasus glaukoma tidak melibatkan mutasi genetik. Ketegangan normal glaukoma, yang terdiri dari sepertiga dari POAG, ini juga terkait dengan mutasi genetik.

Berbagai langka bawaan / genetik malformasi mata berhubungan dengan penyebab glaukoma. Kadang-kadang, kegagalan trimester atrofi kehamilan normal ketiga dari hyaloid kanal dan tunika vasculosa lentis dikaitkan dengan anomali lainnya. Sudut tertutup yang diinduksi hipertensi okular dan neuropati optik glaukoma juga dapat terjadi dengan anomali ini, dan dimodelkan pada tikus.

  1. Faktor Penyebab Glaukoma Lainnya

Faktor-faktor lain dapat yang dapat menjadi penyebab glaukoma, yang dikenal sebagai “glaucomas sekunder”, termasuk penggunaan jangka panjang steroid (steroid-induced glaukoma), kondisi yang sangat membatasi aliran darah ke mata, seperti retinopathy diabetes parah dan pusat oklusi vena retina (glaukoma neovascular); trauma okular (sudut resesi glaukoma), dan uveitis (uveitic glaukoma). Dalam sebuah studi besar di Inggris, pasien glaukoma memiliki 29% peningkatan kejadian hipertensi sistemik dibandingkan dengan usia dan kontrolnya.

Untuk mengobati dan mencegah penyebab glaukoma dapat diobati dengan suplemen mata S-Lutena. Penyembuhan glaukoma paling ampuh dan efektif serta tanpa efeksamping. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam S-Lutena.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Penyebab Glaukoma Dan Cara Mengatasinya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Glaukoma Pada Mata

Gejala Glaukoma Pada Mata

 

Gejala Glaukoma Pada Mata, Penyakit glaukoma adalah penyakit pada syaraf penglihatan yang menyebabkan luas pandangan menyempit dan dapat berakhir dengan kebutaan. Penyakit ini dapat mengenai satu atau dua mata dan dapat terjadi pada segala umur, baik laki-laki atau perempuan. Dibanyak Negara termasuk Indonesia, glaucoma merupakan penyebab kebutaan nomor dua setelah katarak.

Gejala Glaukoma Pada Mata

Gejala Glaukoma Pada Mata

Glaukoma disebabkan saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Ada dua jenis glaukoma yang umum yakni sudut-tertutup dan sudut-terbuka. Keduanya kerap terjadi pada pria dan wanita berusia di atas 40 tahun. Seseorang harus belajar bagaimana mengidentifikasi gejala glaukoma agar mencegah komplikasi dan kerusakan yang tak bisa disembuhkan total.

Gejala Glaukoma Pada Mata

Glaukoma merupakan penyakit mata yang tidak ditandai dengan gejala glaukoma mata secara langsung, penyakit ini diakibatkan oleh cairan yang keluar mengalami hambatan dan akan menekan bola mata yang terdapat di belakang bola mata sehingga aliran darah ke saraf menjadi mati, dan akan mengakibatkan penglihatan semakin berkurang & kebutaan. Oleh karna itu Anda harus belajar bagaimana mengidentifikasi gejala glaukoma mata agar mencegah komplikasi dan kerusakan yang tak bisa disembuhkan total. Berikut adalah gejala glaukoma pada mata :

  1. Gejala Glaukoma Pada Mata Sudut Terbuka

Pada glaukoma sudut terbuka, saluran tempat mengalirnya humor aqueus terbuka, tetapi cairan dari bilik anterior mengalir terlalu lambat.

Glaukoma sudut terbuka sering terjadi setelah usia 35 tahun, tetapi kadang terjadi pada anak-anak. Penyakit ini cenderung diturunkan dan paling sering ditemukan pada penderita diabetes atau miopia. Glaukoma sudut terbuka lebih sering terjadi dan biasanya penyakit ini lebih berat jika diderita oleh orang kulit hitam.

Pada awalnya, peningkatan tekanan di dalam mata tidak menimbulkan gejala glaukoma pada mata. Lama-lama timbul gejala glaukoma pada mata berupa :

  • Penyempitan lapang pandang tepi
  • Sakit kepala ringan
  • Gangguan penglihatan yang tidak jelas.pada akhirnya akan terjadi penyempitan lapang pandang yang menyebabkan penderita sulit melihat benda-benda yang terletak di sisi lain ketika penderita melihat lurus ke depan.

Gejala glaukoma pada mata sudut terbuka mungkin baru menimbulkan gejala glaukoma pada mata setelah terjadinya kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.

  1. Gejala Glaukoma Pada Mata Sudut Tertutup

Gejala Glaukoma Pada Mata, Glaukoma sudut tertutup terjadi jika saluran tempat mengalirnya humor aqueus terhalang oleh iris. Setiap hal yang menyebabkan pelebaran pupil, bisa menyebabkan penyumbatan aliran cairan karena terhalang oleh iris. Iris bisa menggeser ke depan dan secara tiba-tiba menutup saluran humor aqueus, sehingga terjadi peningkatan tekanan di dalam mata secara mendadak. Gejala glaukoma pada mata sudut tertutup lebih sering terjadi pada malam hari karena pupil secara alami akan melebar di bawah cahaya yang redup.

Gejala glaukoma pada mata sudut tertutup berlangsung hanya beberapa jam sebelum terjadinya serangan lebih lanjut. Serangan lanjutan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan secara mendadak dan nyeri mata yang berdenyut. Penderita juga mengalami mual dan muntah. Kelopak mata membengkak, mata berair dan merah. Pupil melebar dan tidak mengecil jika diberi sinar yang terang. Sebagian besar gejala glaukoma pada mata akan menghilang setelah pengobatan, tetapi serangan tersebut bisa berulang.

Penyebab yang paling sering ditemukan adalah uveitis. Penyebab lainnya adalah penyumbatan vena oftalmikus, cedera mata, pembedahan mata dan perdarahan ke dalam mata. Beberapa obat juga bisa menyebabkan peningkatan tekanan intraokuler.

  1. Gejala Glaukoma Pada Mata Kongenitalis

Glaukoma kongenitalis sudah ada sejak lahir dan terjadi akibat gangguan perkembangan pada saluran humor aqueus. Glaukoma kongenitalis seringkali diturunkan. Untuk mengatasi glaukoma kongenitalis perlu dilakukan pembedahan.

Bila Anda mengalami salah satu gejala glaukoma pada mata diatas, segeralah konsultasi dengan dokter Anda, atau periksakan mata satu tahun sekali bila dalam keluarga anda, ada yang menderita glaukoma. Karena mencegah lebih baik dari pada sudah terdeteksi menderita penyakit tersebut.

Gejala Glaukoma Pada Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Glaukoma Mata Dan Penyembuhannya

Glaukoma Mata Dan Penyembuhannya

 

Glaukoma mata adalah suatu kelainan mata yang berupa rusaknya serabut syaraf optik pada daerah sekitar tempat keluar bola mata. Serabut syaraf ini berfungsi membawa informasi dari lapisan retina yang sensitive terhadap sinar, menuju otak agar dapat diterima sebagai gambar yang dapat kita lihat.

Glaukoma Mata Dan Penyembuhannya

Glaukoma Mata Dan Penyembuhannya

Salah satu gejala yang timbul untuk menandai adanya penyakit glaukoma adalah timbulnya pelangi saat Anda melihat sumber cahaya. Jika Anda tidak sengaja melihat lampu neon rumah Anda dan menemukan hal ‘unik’ seperti pelangi yang mengelilingi lampu tersebut, lebih baik Anda hati-hati karna bisa jadi Anda terkena glaukoma dan di kemudian hari mungkin Anda akan membutuhkan operasi mata glaukoma untuk menghilangkan glaukoma tersebut.

Mata anda membutuhkan sejumlah tekanan tertentu agar dapat berfungsi baik. Pada beberapa orang, tekanan bola mata ini dapat meninggi sehingga akan menyebabkan kerusakan syaraf optik. Dapat pula terjadi bahwa tekanan bola mata masih normal akan tetapi tetap terjadi kerusakan syaraf optik yang disebbakan karena syaraf optiknya sendiri yang sudah lemah.

Apabila saraf optik mendapat tekanan yang berlebihan, maka akan menjadi kerusakan. Besarnya kerusakan tergantung pada besarnya dan lamanya tekanan, maupun buruknya liran darah disaraf optik. Tekanan yang sangat tinggi akan menyebabkan kerusakan yang cepat, sedangkan tekanan yang tidak tinggi akan menyebabkan kerusakan yang perlahan-lahan dan akan menyebabkan kebutaan perlahan-lahan dan akan menyebabkan kebutaan perlahan-lahan pula apabila tidak segera ditangani.

Cara Menyembuhkan Penyakit Glaukoma

Kerusakan mata yang ditimbulkan oleh glukoma tidak dapat diobati hingga sepenuhnya sembuh seperti keadaan normal. Namun tujuan pengobatan kondisi ini adalah untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata.

Glaucoma bisa ditangani dengan obat tetes mata, obat-obatan yang diminum, pengobatan laser, atau prosedur operasi.

  1. Obat Tetes Mata

Umumnya obat tetes mata sering menjadi bentuk penanganan pertama untuk glaukoma sudut terbuka yang disarankan oleh dokter. Obat tetes ini berguna melancarkan pembuangan cairan mata dan mengurangi produksinya.

  1. Obat-Obatan Glaukoma Yang Diminum

Untuk melengkapi kinerja obat tetes atau jika obat tetes terbukti kurang efektif, dokter akan meresepkan obat glaucoma dalam bentuk pil. Obat yang diminum adalah penghambat carbonic anhydrase seperti dorzolamide dan brinzolamide.

  1. Pengobatan Laser

Pengobatan laser dapat diterapkan untuk mengobati glaukoma sudut terbuka dan tertutup. Pada glaucoma sudut terbuka, pengobatan laser dapat memperlancar aliran pembuangan cairan mata, sedangkan pada glaukoma sudut tertutup, prosedur ini mampu menghilangkan penyumbatan cairan. Setelah prosedur laser, obat tetes mata biasanya masih perlu digunakan.

  1. Prosedur Operasi

Sama seperti pengobatan laser, prosedur operasi pada glaukoma dilakukan jika obat-obatan tidak mampu lagi mengurangi tekanan di dalam mata. Berikut ini adalah jenis-jenis operasi glaucoma jika diurutkan berdasarkan penerapan secara umum:

  • Trabeculectomy, yaitu jenis operasi glaucoma yang paling umum. Operasi ini bertujuan memperlancar sirkulasi cairan mata dengan cara membuang sebagian dari trabecular meshwork, yaitu jaringan tempat cairan mata keluar.
  • Aqueous shunt implant, yaitu prosedur operasi yang bertujuan meningkatkan kinerja pembuangan cairan mata dengan cara memasang sebuah alat kecil menyerupai selang pada mata.

Selain dengan cara diatas, glaukoma mata juga dapat diobati dengan suplemen mata S-Lutena. Penyembuhan glaukoma paling ampuh dan efektif serta tanpa efeksamping. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam S-Lutena.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Glaukoma Mata Dan Penyembuhannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Glaukoma Pengobatannya

Penyakit Glaukoma Pengobatannya

 

Penyakit Glaukoma adalah penyakit mata dimana tekanan cairan dalam bola mata menjadi terlalu tinggi, sehingga merusak serat lembut saraf optik yang membawa sinyal penglihatan dari mata ke otak. Kerusakan ini tidak dapat disembuhkan dan dapat menyebabkan kebutaan pada tahapan yang parah.

Penyakit Glaukoma Pengobatannya

Penyakit Glaukoma Pengobatannya

Tekanan berlebih dalam bola mata terjadi karena ketidakseimbangan produksi cairan dan pembuangannya dalam bola mata. Terdapat berbagai tipe glaukoma yang berbeda. Sebagian besar kasus glaukoma adalah dari jenis glaukoma primer sudut-terbuka yang biasanya menyerang manula dan paruh baya. Penyakit glaukoma berkembang secara perlahan dan tidak menyakitkan, sehingga anda mungkin tidak menyadari bahwa penglihatan Anda memburuk. Penglihatan perifer (sekeliling pinggiran luar) dan penglihatan malam hari akan terpengaruh terlebih dahulu sebelum penglihatan sentral anda.

Penyakit glukoma akut sudut tertutup biasanya menyerang manula dan wanita setengah baya etnik Cina di Singapura. Tipe glaucoma ini timbul seketika dengan tekanan cairan yang meningkat cepat dan drastis dalam mata. Hal ini mengakibatkan rasa nyeri dan warna kemerahan pada mata, pusing dan mual. Gejala lainnya yang menyertai termasuk penglihatan buram dan melihat lingkaran warna warni disekeliling cahaya.

Penyakit glukoma kronik sudut tertutup berkembang secara bertahap dan sering kali tidak diketahui dalam waktu yang lama. Tipe ini disebabkan oleh penyumbatan saluran pengeringan cairan dalam bola mata secara perlahan, mengakibatkan peningkatan tekanan mata yang berkepanjangan. Penyakit glukoma sekunder disebabkan oleh peradangan bola mata atau ketika katarak menjadi terlalu parah dan bengkak. Tumor, cidera dan operasi dapat juga menjadi menyebabkan glaukoma sekunder.

Pengobatan Penyakit Glaukoma

Kerusakan mata yang ditimbulkan oleh glaukoma tidak dapat diobati hingga sepenuhnya sembuh seperti keadaan normal. Namun tujuan pengobatan kondisi ini adalah untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata.

Glaucoma bisa ditangani dengan obat tetes mata, obat-obatan yang diminum, pengobatan laser, atau prosedur operasi.

  1. Obat Tetes Mata

Umumnya obat tetes mata sering menjadi bentuk penanganan pertama untuk glaukoma sudut terbuka yang disarankan oleh dokter. Obat tetes ini berguna melancarkan pembuangan cairan mata dan mengurangi produksinya.

  1. Obat-Obatan Glaukoma Yang Diminum

Untuk melengkapi kinerja obat tetes atau jika obat tetes terbukti kurang efektif, dokter akan meresepkan obat glaucoma dalam bentuk pil. Obat yang diminum adalah penghambat carbonic anhydrase seperti dorzolamide dan brinzolamide.

  1. Pengobatan Laser

Pengobatan laser dapat diterapkan untuk mengobati glaukoma sudut terbuka dan tertutup. Pada glaucoma sudut terbuka, pengobatan laser dapat memperlancar aliran pembuangan cairan mata, sedangkan pada glaukoma sudut tertutup, prosedur ini mampu menghilangkan penyumbatan cairan. Setelah prosedur laser, obat tetes mata biasanya masih perlu digunakan.

  1. Prosedur Operasi

Sama seperti pengobatan laser, prosedur operasi pada glaukoma dilakukan jika obat-obatan tidak mampu lagi mengurangi tekanan di dalam mata. Berikut ini adalah jenis-jenis operasi glaucoma jika diurutkan berdasarkan penerapan secara umum :

  • Trabeculectomy, yaitu jenis operasi glaucoma yang paling umum. Operasi ini bertujuan memperlancar sirkulasi cairan mata dengan cara membuang sebagian dari trabecular meshwork, yaitu jaringan tempat cairan mata keluar.
  • Aqueous shunt implant, yaitu prosedur operasi yang bertujuan meningkatkan kinerja pembuangan cairan mata dengan cara memasang sebuah alat kecil menyerupai selang pada mata.

Selain dengan cara diatas, penyakit glaukoma juga dapat diobati dengan suplemen mata S-Lutena. Penyembuhan glaukoma paling ampuh dan efektif serta tanpa efeksamping. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam S-Lutena.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Penyakit Glaukoma Pengobatannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Glaukoma Dan Pencegahannya

Penyakit Glaukoma Dan Pencegahannya

 

Penyakit glaukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Penyakit Glaukoma Dan Pencegahannya

Penyakit Glaukoma Dan Pencegahannya

Penyakit glukoma terjadi ketika tekanan di dalam mata meningkat akibat sirkulasi cairan mata yang terganggu, sehingga merusak saraf optik. Penyebab jelas kenapa hal ini terjadi belum diketahui dengan pasti. Penyakit glukoma bisa dibagi menjadi dua, yaitu glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup.

Walau penyebab jelas penyakit glukoma belum diketahui, berikut ini adalah faktor-faktor yang diduga berperan dalam meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit glukoma:

  • Berusia di atas 40 tahun.
  • Pernah mengalami cidera pada mata atau menjalani operasi mata.
  • Pernah terdiagnosis mengalami tekanan mata tinggi atau hipertensi okular.
  • Menderita penyakit mata yang lain seperti rabun jauh, rabun dekat, peradangan pada mata, dan gangguan pada retina, lensa atau pembuluh darah mata.
  • Memiliki anggota keluarga yang juga menderita glaukoma.
  • Menggunakan obat kortikosteroid dalam jangka waktu yang lama.
  • Menderita penyakit seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif.
  • Penyakit glaukoma dapat menyerang kedua mata dengan tingkat keparahan yang berbeda.

Karena penyakit glukoma menyebabkan saraf optik terganggu, maka diagnosis akan fokus pada hal tersebut. Dokter mata akan memeriksa daya penglihatan pasien dan struktur bagian dalam mata. Sebuah prosedur untuk memeriksa tekanan mata juga akan dilakukan. Prosedur ini disebut tonometri. Dokter juga akan melakukan tes bidang visual untuk memeriksa apakah penglihatan tepi pasien telah berkurang.

Mencegah Penyakit Glaukoma Mata

Untungnya, pola makan sehat bisa membantu memperlambat efek dari penyakit glaukoma. Ya, dengan makanan tertentu seseorang bisa menjaga fungsi penglihatan matanya. Berikut beberapa cara mencegah penyakit glukoma :

  • Pola makan terbaik untuk mencegah penyakit glukoma adalah mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, vitamin A, vitamin C, vitamin E, dan vitamin B kompleks. Pasalnya, nutrisi ini akan membantu melindungi fungsi mata Anda. Sementara itu, makanan yang bisa dikonsumsi ialah aneka biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan segar, dan sayuran.
  • Mencegah penyakit glukoma dengan menghindari meminum kopi. Kandungan kafein yang tinggi bisa meningkatkan tekanan darah sehingga meningkatkan tekanan intraokular (IOP).
  • Wortel dan sayuran berdaun hijau tua sangat membantu mencegah penyakit glukoma. Penurunan risikonya hampir sebesar 60%.
  • Minum teh hijau dapat membantu melindungi kesehatan mata Anda dan mencegah penyakit glukoma. Sebuah studi menemukan bahwa retina dan humor aqueous menyerap antioksidan yang ada di dalam teh hijau.
  • Berolahraga dan mengurangi stres penting untuk orang-orang yang ingin menghambat perkembangan dan mencegah penyakit glukoma.
  • Meditasi juga bisa dijadikan cara untuk memperlambat serangan dan mencegah penyakit glukoma. Itu karena meditasi bisa membuat tubuh rileks dan mengurangi stres.

Selain cara mencegah penyakit glaukoma mata di atas, Anda juga bisa cara mengobati dan mencegah penyakit glaukoma mata dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi, mencegah penyakit glaukoma.

S-Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia. Super Lutein sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Penyakit Glaukoma Dan Pencegahannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Glukoma Dan Penyebabnya

Penyakit Glukoma Dan Penyebabnya

 

Penyakit Glukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Penyakit Glukoma Dan Penyebabnya

Penyakit Glukoma Dan Penyebabnya

Penyebab utama penyakit glukoma adalah meningkatnya tekanan bola mata di atas 20mmHg, penyebab lainnya adalah hipertensi dan diabetes mellitus. Walaupun jarang dapat juga disebabkan emosi yang tidak stabil, migrain, penyempitan pembuluh darah dan lain-lain. Tekanan bola mata di atas normal yang terus menerus akan merusak saraf penglihatan, tetapi seringkali tidak disadari oleh pasien, karena kerusakannya sedikit demi sedikit, oleh karenanya perlu pemeriksaan mata, jika telah berusia 40 tahun ke atas. Tekanan bola mata yang di atas normal pada tahap awal akan diberikan obat tetes mata untuk menurunkan tekanan bola mata menjadi normal.

Penyakit Glukoma Dan Penyebabnya

Penyakit Glukoma terjadi ketika tekanan di dalam mata meningkat akibat sirkulasi cairan mata yang terganggu, sehingga merusak saraf optik. Penyebab jelas kenapa hal ini terjadi belum diketahui dengan pasti. Glaukoma bisa dibagi menjadi dua, yaitu glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup.

  1. Penyakit Glukoma Sudut Terbuka

Penyakit Glukoma ini disebabkan oleh tersumbatnya saluran pembuangan cairan mata, sehingga tekanan pada mata meningkat. Disebut “sudut terbuka” karena saluran pembuangan cairan mata masih terbuka walau sebagian saluran ini di sudut mata mulai menyempit.

Kondisi yang juga disebut glaukoma kronis ini berkembang secara perlahan-lahan pada penderitanya, sehingga mereka hampir tidak merasakan gejala atau kerusakan mata yang terjadi.

  1. Penyakit Glukoma Sudut Tertutup

Kebalikan dari penyakit glukoma sudut terbuka, saluran pembuangan cairan mata terhalang karena sudut di antara iris dan kornea terlalu menyempit. Keadaan tersebut menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan intraokular secara mendadak.

Walau penyebab jelas penyakit glukoma belum diketahui, berikut ini adalah faktor-faktor yang diduga berperan dalam meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit glukoma:

  • Berusia di atas 40 tahun.
  • Pernah mengalami cidera pada mata atau menjalani operasi mata.
  • Pernah terdiagnosis mengalami tekanan mata tinggi atau hipertensi okular.
  • Menderita penyakit mata yang lain seperti rabun jauh, rabun dekat, peradangan pada mata, dan gangguan pada retina, lensa atau pembuluh darah mata.
  • Memiliki anggota keluarga yang juga menderita glaukoma.
  • Menggunakan obat kortikosteroid dalam jangka waktu yang lama.
  • Menderita penyakit seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif.
  • Glaukoma dapat menyerang kedua mata dengan tingkat keparahan yang berbeda.

Karena penyakit glukoma menyebabkan saraf optik terganggu, maka diagnosis akan fokus pada hal tersebut. Dokter mata akan memeriksa daya penglihatan pasien dan struktur bagian dalam mata. Sebuah prosedur untuk memeriksa tekanan mata juga akan dilakukan. Prosedur ini disebut tonometri. Dokter juga akan melakukan tes bidang visual untuk memeriksa apakah penglihatan tepi pasien telah berkurang.

Glukoma tekanan bola mata menyerang saraf mata secara perlahan sehingga sulit disadari. Gejala penyakit glukoma mata adalah : bila memandang lampu neon/sumber cahaya maka akan timbul warna pelangi di sekitar neon tersebut, mata terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur lama kelamaan akan kembali normal, rasa ingin mengedip terus-menerus dengan menekan kedipan berlebihan. Hal inilah yang membuat para penderita glukoma tidak menyadari bahwa ia sudah menderita penyakit mata yang kronis. Penyakit glaukoma ini dapat diderita kedua mata dari si penderita dan menurunkan tekanan bola mata adalah suatu keharusan, sedangkan operasi diperlukan, jika pengobatan tidak berhasil.

Cara Mencegah Penyakit Glukoma Mata

Sebagian besar faktor resiko penyakit glukoma adalah usia, resiko keturunan dan etnik tidak dapat dicegah. Namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit glaukoma ini, diantaranya :

  • Periksa kesehatan mata secara teratur.
  • Segera periksakan mata jika pandangan terasa kabur, remang dan sempit.
  • Waspada jika memiliki penyakit hipertensi atau diabetes.
  • Waspada jika di dalam keluarga ada yang memiliki riwayat penyakit ini.
  • Jika divonis menderita penyakit ini, harus disiplin berobat agar tidak menjadi buta.

Namun jika Anda ingin mengobati penyakit glukoma mata Anda secara alami tanpa efek samping kami punya solusinya. Obat glukoma ampuh dari Jepang S-Lutena. S-Lutena kaya akan lutein dan zeaxanthin. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam super lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Penyakit Glukoma Dan Penyebabnya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Glaukoma Sembuh

Penyakit Glaukoma Sembuh

 

Penyakit Glaukoma Sembuh, Penyakit glaukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta, penyakit glaukoma sembuh. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Penyakit Glaukoma Sembuh

Penyakit Glaukoma Sembuh

Glaukoma adalah penyebab nomor satu kebutaan yang dapat dicegah di negara maju, tapi apakah itu dan apa penyebabnya ?

Penyakit Glaukoma Sembuh, Glaukoma sebenarnya mengacu pada sekelompok penyakit yang mempengaruhi saraf optik mata. Saat serat saraf mati, dampak pertamanya pada penglihatan perifer/arah samping seseorang, penyakit glaukoma sembuh. Inilah sebabnya mengapa kehilangan penglihatan dapat meluas sebelum masalah terdeteksi, sedangkan kerusakan yang terlanjur terjadi seringkali bersifat permanen.

Penyakit Glaukoma Sembuh, Glukoma sendiri memiliki dua tipe yang perlu dikenali yakni glaukoma akut dan glaukoma kronik. Glaukoma akut biasanya terjadi secara mendadak, dengan gejala mata nyeri yang berat atau sakit kepala, mata buram, melihat pelangi di sekitar lampu, mual dan muntah.

Gejala-gejala glaukoma dapat berupa:

  • Nyeri pada mata
  • Sakit kepala
  • Melihat bayangan lingkaran di sekeliling cahaya lampu
  • Mata memerah
  • Mual atau muntah
  • Pandangan samar
  • Penglihatan yang makin menyempit hingga pada akhirnya tidak dapat melihat obyek sama sekali

Penyakit Glaukoma Sembuh, Bila anda mengalami salah satu gejala diatas, segeralah konsultasi dengan dokter anda, atau periksakan mata satu tahun sekali bila dalam keluarga anda, ada yang menderita penyakit glaukoma. Karena mencegah lebih baik dari pada sudah terdeteksi menderita penyakit tersebut, penyakit glaukoma sembuh.

Penyakit Glaukoma Sembuh, Penyakit glaukoma biasanya dialami oleh orang yang usianya di atas 40 tahun. Namun, saat ini, orang muda dewasa bahkan anak-anak pun dapat mengalami hal ini.

Pengobatan Penyakit Glaukoma Sembuh

Kerusakan mata yang ditimbulkan oleh glaukoma tidak dapat diobati hingga sepenuhnya sembuh seperti keadaan normal, penyakit glaukoma sembuh. Namun tujuan pengobatan kondisi ini adalah untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata, penyakit glaukoma sembuh.

Glaucoma bisa ditangani dengan obat tetes mata, obat-obatan yang diminum, pengobatan laser, atau prosedur operasi.

  1. Obat Tetes Mata

Umumnya obat tetes mata sering menjadi bentuk penanganan pertama untuk glaukoma sudut terbuka yang disarankan oleh dokter, penyakit glaukoma sembuh. Obat tetes ini berguna melancarkan pembuangan cairan mata dan mengurangi produksinya.

  1. Obat-Obatan Glaukoma Yang Diminum

Untuk melengkapi kinerja obat tetes atau jika obat tetes terbukti kurang efektif, dokter akan meresepkan obat glaucoma dalam bentuk pil, penyakit glaukoma sembuh. Obat yang diminum adalah penghambat carbonic anhydrase seperti dorzolamide dan brinzolamide.

  1. Pengobatan Laser

Pengobatan laser dapat diterapkan untuk mengobati glaukoma sudut terbuka dan tertutup, penyakit glaukoma sembuh. Pada glaucoma sudut terbuka, pengobatan laser dapat memperlancar aliran pembuangan cairan mata, sedangkan pada glaukoma sudut tertutup, prosedur ini mampu menghilangkan penyumbatan cairan. Setelah prosedur laser, obat tetes mata biasanya masih perlu digunakan.

  1. Prosedur Operasi

Sama seperti pengobatan laser, prosedur operasi pada glaukoma dilakukan jika obat-obatan tidak mampu lagi mengurangi tekanan di dalam mata. Berikut ini adalah jenis-jenis operasi glaucoma jika diurutkan berdasarkan penerapan secara umum :

  • Trabeculectomy, yaitu jenis operasi glaucoma yang paling umum. Operasi ini bertujuan memperlancar sirkulasi cairan mata dengan cara membuang sebagian dari trabecular meshwork, yaitu jaringan tempat cairan mata keluar.
  • Aqueous shunt implant, yaitu prosedur operasi yang bertujuan meningkatkan kinerja pembuangan cairan mata dengan cara memasang sebuah alat kecil menyerupai selang pada mata, penyakit glaukoma sembuh.

Selain dengan cara diatas, penyakit glaukoma sembuh juga dapat diobati dengan suplemen mata S-Lutena. Penyembuhan penyakit glaukoma sembuh paling ampuh dan efektif serta tanpa efeksamping. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam S-Lutena.

Penyakit Glaukoma Sembuh, S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

S-Lutena Suplemen Mata Terbaik Solusi Untuk Mencegah Dan Mengobati Penyakit Glaukoma Sembuh Total

S-Lutena adalah suplemen kesehatan bernutrisi tinggi yang dibuat menggunakan Ionized Purifiying, sebagai makanan ANTI AGING dan ANTI KANKER yang terbuat dari bahan-bahan alami yang sangat kaya karotenoid (B-karoten), memiliki manfaat sebanding dengan makan sayur-sayuran berwarna merah, kuning, oranye dan hijau gelap.

Obat Glaukoma MataS-Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena) ? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Superrlutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

Penyakit Glaukoma Sembuh,  Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Penyakit Glaukoma Sembuh

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Glaukoma Dan Penyembuhannya

Penyakit Glaukoma Dan Penyembuhannya

 

Penyakit glaukoma adalah penyakit pada syaraf penglihatan yang menyebabkan luas pandangan menyempit dan dapat berakhir dengan kebutaan. Penyakit ini dapat mengenai satu atau dua mata dan dapat terjadi pada segala umur, baik laki-laki atau perempuan. Dibanyak Negara termasuk Indonesia, glaucoma merupakan penyebab kebutaan nomor dua setelah katarak.

Penyakit Glaukoma Dan Penyembuhannya

Penyakit Glaukoma Dan Penyembuhannya

Penyakit glaukoma terjadi ketika tekanan di dalam mata meningkat akibat sirkulasi cairan mata yang terganggu, sehingga merusak saraf optik. Penyebab jelas kenapa hal ini terjadi belum diketahui dengan pasti. Penyakit glaukoma bisa dibagi menjadi dua, yaitu glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup.

  1. Glaukoma Sudut Terbuka

Penyakit glaukoma ini disebabkan oleh tersumbatnya saluran pembuangan cairan mata, sehingga tekanan pada mata meningkat. Disebut “sudut terbuka” karena saluran pembuangan cairan mata masih terbuka walau sebagian saluran ini di sudut mata mulai menyempit.

Kondisi yang juga disebut glaukoma kronis ini berkembang secara perlahan-lahan pada penderitanya, sehingga mereka hampir tidak merasakan gejala atau kerusakan mata yang terjadi.

  1. Glaukoma Sudut Tertutup

Kebalikan dari glaukoma sudut terbuka, saluran pembuangan cairan mata terhalang karena sudut di antara iris dan kornea terlalu menyempit. Keadaan tersebut menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan intraokular secara mendadak.

Walau penyebab jelas penyakit glaukoma belum diketahui, berikut ini adalah faktor-faktor yang diduga berperan dalam meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit glaukoma:

  • Berusia di atas 40 tahun.
  • Pernah mengalami cidera pada mata atau menjalani operasi mata.
  • Pernah terdiagnosis mengalami tekanan mata tinggi atau hipertensi okular.
  • Menderita penyakit mata yang lain seperti rabun jauh, rabun dekat, peradangan pada mata, dan gangguan pada retina, lensa atau pembuluh darah mata.
  • Memiliki anggota keluarga yang juga menderita glaukoma.
  • Menggunakan obat kortikosteroid dalam jangka waktu yang lama.
  • Menderita penyakit seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif.
  • Penyakit glaukoma dapat menyerang kedua mata dengan tingkat keparahan yang berbeda.

Karena penyakit glaukoma menyebabkan saraf optik terganggu, maka diagnosis akan fokus pada hal tersebut. Dokter mata akan memeriksa daya penglihatan pasien dan struktur bagian dalam mata. Sebuah prosedur untuk memeriksa tekanan mata juga akan dilakukan. Prosedur ini disebut tonometri. Dokter juga akan melakukan tes bidang visual untuk memeriksa apakah penglihatan tepi pasien telah berkurang.

Glukoma tekanan bola mata menyerang saraf mata secara perlahan sehingga sulit disadari. Gejala glukoma mata adalah : bila memandang lampu neon/sumber cahaya maka akan timbul warna pelangi di sekitar neon tersebut, mata terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur lama kelamaan akan kembali normal, rasa ingin mengedip terus-menerus dengan menekan kedipan berlebihan. Hal inilah yang membuat para penderita glukoma tidak menyadari bahwa ia sudah menderita penyakit mata yang kronis. Penyakit mata glukoma ini dapat diderita kedua mata dari si penderita dan menurunkan tekanan bola mata adalah suatu keharusan, sedangkan operasi diperlukan, jika pengobatan tidak berhasil.

Seringkali Glukoma tanpa gejala apapun (tanpa sakit), sehingga dijuluki si “pencuri penglihatan” oleh karena kerusakan yang terjadi perlahan dan umumnya tidak disadari oleh penderitanya, kerusakan syaraf penglihatan yang sudah terjadi tidak dapat dikembalikan menjadi normal. Oleh karena itu screening perlu dilakukan berkala, walaupun tidak ada gejala apapun.

Cara Menyembuhkan Penyakit Glaukoma

Kerusakan mata yang ditimbulkan oleh glaukoma tidak dapat diobati hingga sepenuhnya sembuh seperti keadaan normal. Namun tujuan pengobatan kondisi ini adalah untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata.

Glaucoma bisa ditangani dengan obat tetes mata, obat-obatan yang diminum, pengobatan laser, atau prosedur operasi.

  1. Obat Tetes Mata

Umumnya obat tetes mata sering menjadi bentuk penanganan pertama untuk glaukoma sudut terbuka yang disarankan oleh dokter. Obat tetes ini berguna melancarkan pembuangan cairan mata dan mengurangi produksinya.

  1. Obat-Obatan Glaukoma Yang Diminum

Untuk melengkapi kinerja obat tetes atau jika obat tetes terbukti kurang efektif, dokter akan meresepkan obat glaucoma dalam bentuk pil. Obat yang diminum adalah penghambat carbonic anhydrase seperti dorzolamide dan brinzolamide.

  1. Pengobatan Laser

Pengobatan laser dapat diterapkan untuk mengobati glaukoma sudut terbuka dan tertutup. Pada glaucoma sudut terbuka, pengobatan laser dapat memperlancar aliran pembuangan cairan mata, sedangkan pada glaukoma sudut tertutup, prosedur ini mampu menghilangkan penyumbatan cairan. Setelah prosedur laser, obat tetes mata biasanya masih perlu digunakan.

  1. Prosedur Operasi

Sama seperti pengobatan laser, prosedur operasi pada glaukoma dilakukan jika obat-obatan tidak mampu lagi mengurangi tekanan di dalam mata. Berikut ini adalah jenis-jenis operasi glaucoma jika diurutkan berdasarkan penerapan secara umum:

  • Trabeculectomy, yaitu jenis operasi glaucoma yang paling umum. Operasi ini bertujuan memperlancar sirkulasi cairan mata dengan cara membuang sebagian dari trabecular meshwork, yaitu jaringan tempat cairan mata keluar.
  • Aqueous shunt implant, yaitu prosedur operasi yang bertujuan meningkatkan kinerja pembuangan cairan mata dengan cara memasang sebuah alat kecil menyerupai selang pada mata.

Selain dengan cara diatas, penyakit glaukoma juga dapat diobati dengan suplemen mata S-Lutena. Penyembuhan glaukoma paling ampuh dan efektif serta tanpa efeksamping. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam S-Lutena.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Penyakit Glaukoma Dan Penyembuhannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Glaukoma Mata Merah

Glaukoma Mata Merah

 

Glaukoma mata merupakan kondisi dimana terjadi kerusakan saraf optik yang diikuti dengan gangguan pada lapangan pandang dan biasanya disebabkan karena tekanan bola mata yang meninggi. Selain itu penyakit sistemik seperti hipertensi, diabetes mellitus juga merupakan faktor resiko terjadinya glaukoma selain orang-orang dengan kelainan kacamata dengan minus tinggi, plus tinggi, migren dan riwayat penyakit glaucoma dalam keluarga.

Glaukoma Mata Merah

Glaukoma Mata Merah

Menurut Badan Kesehatan Dunia PBB atau WHO, glaukoma merupakan penyebab kebutaan kedua terbesar di seluruh dunia setelah katarak. Penyebab glaukoma adalah meningkatnya tekanan di dalam mata (tekanan intraokular), baik akibat produksi cairan mata yang berlebihan, maupun akibat terhalangnya saluran pembuangan cairan tersebut. Tekanan ini dapat merusak serabut saraf retina atau jaringan saraf yang melapisi bagian belakang mata dan saraf optik yang menghubungkan mata ke otak juga. Hingga kini, belum jelas kenapa produksi cairan mata bisa berlebihan atau kenapa saluran pembuangannya bisa tersumbat.

Ada beberapa gejala glaukoma yang bisa dipelajari:

  • Perhatikan sakit mata yang tiba-tiba atau sakit berat yang menyebabkan sensasi berdenyut pada satu atau kedua mata. Seringkali, nyeri itu dialami di kamar yang gelap atau di malam hari. Stres jug bisa mendorong gejala yang membuat orang salah melihatnya sebagai sakit kepala karena tegang.
  • Penglihatan kabur atau penglihatan menurun dari waktu ke waktu. Kadang-kdang, orang mengalami apa yang disebut dengan ‘efek halo’ di sekitar benda-benda tertentu, terutama pada lampu.
  • Mual dan muntah merupakan efek yang umum dari masalah penglihatan, terutama yang berkaitan dengan kedua jenis glaukoma.
  • Waspada dengan gejala yang datang dan pergi tapi kronis. Seseorang yang menderita glaukoma sudut terbuka tak mengalami gejala sama sekali, tapi kemudian penglihatannya.

Umumnya glaukoma terbagi menjadi dua jenis yaitu glaukoma sudut tertutup atau glaukoma akut dan glaukoma sudut terbuka atau glaukoma kronis.

Pada glaukoma sudut tertutup, gejala berkembang dengan sangat cepat sehingga memerlukan penanganan medis untuk mengurangi tekanan dalam mata secepatnya. Gejala glaukoma sudut tertutup di antaranya adalah sakit mata dan sakit kepala yang parah, penglihatan menjadi samar, mata kemerahan, mual dan muntah, seperti melihat bayangan lingkaran pada lampu, dan penglihatan yang tiba-tiba terganggu pada kondisi cahaya redup.

Pada glaukoma sudut terbuka, gejala berbanding balik dengan glaukoma sudut tertutup. Penderitanya hampir tidak merasakan kerusakan pada mata mereka karena gejala berkembang secara perlahan-lahan. Ciri-ciri utama glaukoma sudut terbuka adalah menurunnya penglihatan tepi pada kedua mata secara perlahan-lahan, sebelum akhirnya menjadi sangat sempit atau tunnel vision.

Penyebab Glaukoma

Penyakit glukoma biasanya dialami oleh orang yang usianya di atas 40 tahun. Namun, saat ini, orang muda dewasa bahkan anak-anak pun dapat mengalami hal ini. Berikut beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya penyakit glaukoma mata :

  • Faktor keturunan: Penyakit glukoma cenderung diwariskan. Apabila orangtua Anda terdiagnosis menderita glaukoma, maka Anda berpeluang besar menderita penyakit ini.
  • Penyakit diabetes: Glukoma akan dialami oleh para diabetesi.
  • Cedera, infeksi, dan peradangan pada mata: Apabila mata Anda mengalami cedera atau radang, segera diobati. Jika tidak, hal itu akan menyebabkan glukoma.
  • Penyumbatan pada pembuluh darah di mata
  • Pernah melakukan operasi mata

Karena glaukoma menyebabkan saraf optik terganggu, maka diagnosis akan fokus pada hal tersebut. Dokter mata akan memeriksa daya penglihatan pasien dan struktur bagian dalam mata. Sebuah prosedur untuk memeriksa tekanan mata juga akan dilakukan. Prosedur ini disebut tonometri. Dokter juga akan melakukan tes bidang visual untuk memeriksa apakah penglihatan tepi pasien telah berkurang.

Cara Mencegah Glaukoma Mata

Sebagian besar faktor resiko glaukoma mata adalah usia, resiko keturunan dan etnik tidak dapat dicegah. Namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit glaukoma ini, diantaranya :

  • Periksa kesehatan mata secara teratur.
  • Segera periksakan mata jika pandangan terasa kabur, remang dan sempit.
  • Waspada jika memiliki penyakit hipertensi atau diabetes.
  • Waspada jika di dalam keluarga ada yang memiliki riwayat penyakit ini.
  • Jika divonis menderita penyakit ini, harus disiplin berobat agar tidak menjadi buta.

Namun jika Anda ingin mengobati glaukoma mata Anda secara alami tanpa efek samping kami punya solusinya. Obat glaukoma ampuh dari Jepang S-Lutena. S-Lutena kaya akan lutein dan zeaxanthin. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam super lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Glaukoma Mata Merah

Posted in Uncategorized | Leave a comment