Cara Pencegahan Penyakit Glaukoma

Cara Pencegahan Penyakit Glaukoma

Cara Pencegahan Penyakit Glaukoma – Cara pencegahan penyakit glaukoma secara alami harus dilakukan sejak dini, karena penyakit mata ini sangat berbahaya. Glaukoma dapat menyebabkan kerusakan mata secara permanen dan risiko kebutaan. Gejala penyakit ini sering tidak muncul di awal, sehingga penderita glukoma umumnya terlambat untuk mendapatkan penanganan oleh tim medis.

Cara Pencegahan Penyakit Glaukoma

Cara Pencegahan Penyakit Glaukoma

Parah atau tidaknya glaukoma ditentukan oleh kondisi tekanan pada lensa mata penderita. Semakin parah penyakit mata ini, tentunya tindakan medis yang diambil lebih serius. Jadi, menjaga kesehatan mata sangat penting untuk dilakukan sedini mungkin, untuk mencegah gangguan pada mata seperti glaukoma.

Rutin memeriksakan kondisi mata ke dokter, merupakan tindakan pencegahan glaukoma yang paling efektif. Sayangnya, banyak orang merasa malas untuk melakukan hal ini. Bagi seseorang yang berusia di atas 40 tahun, harus melakukan pemeriksaan mata dengan rutin dan berkala.

Faktor Penyebab Glaukoma

  • Rabun jauh (miopia).
  • Tekanan kuat pada bola mata.
  • Kadar gula darah terlalu tinggi.
  • Penyempitan pada pembuluh darah di otak.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Faktor penuaan.
  • Penggunaan steroid (cortisone) secara terus-menerus pada jangka panjang.
  • Faktor genetik/ keturunan.

Gejala Glaukoma

Glaukoma mata menyerang saraf mata secara perlahan sehingga sulit disadari. Dalam kondisi akut, tekanan bola mata meninggi secara mendadak dan menyebabkan pusing, sakit di sekeliling mata dan wajah, serta penglihatan menjadi berkurang. Pada penderita akut biasanya akan melihat pelangi di sekitar lampu dan merasakan mual.

Glukoma bisa menyerang siapa saja. Bagi Anda yang beresiko tinggi, sejak usia 35 tahun disarankan untuk memeriksakan mata Anda secara teratur, berikut adalah yang mempunyai resiko terkena mata glukoma :

  • Riwayat glukoma di dalam keluarga (ada salah satu keluarga yang terkena)
  • Tekanan bola mata tinggi
  • Miopia (rabun jauh)
  • Diabetes (kencing manis)
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi buruk)
  • Kecelakaan/operasi pada mata sebelumnya
  • Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama

Cara Pencegahan Penyakit Glaukoma

Ada beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk bisa terhindar dari glaukoma. Berikut ini adalah cara pencegahan penyakit glaukoma yang perlu Anda lakukan sejak dini :

  1. Pemeriksaan Mata

Pemeriksaan mata seharusnya memang sudah dilakukan sejak awal. Meskipun glaukoma bisa terjadi pada usia lebih dari 42 tahun namun ada beberapa kasus dimana usia muda terserang glaukoma. Karena itu pemeriksaan secara teratur harus dilakukan untuk mengetahui gejala sejak awal. Bahkan orang yang memiliki riwayat glaukoma dalam keluarga harus melakukan pemeriksaan secara teratur.

  1. Melindungi Mata Dari Paparan Sinar UV

Pastinya setiap orang tidak menyadari bahwa paparan sinar matahari dapat menyebabkan glaukoma jika secara langsung mengenai mata.

Jadi perlu di biasakan untuk memberikan perlindungan pada mata jika Anda sedang melakukan aktivitas secara langsung di bawah sinar matahari.

  1. Sering Mengkonsumsi Buah Berwarna Gelap atau Abu-Abu

Mungkin sebagian orang belum tahu bahwa semua jenis buah yang memiliki warna gelap atau abu-abu ternyata sangat baik untuk menjaga kesehatan mata termasuk mencegah penyakit mata glaukoma.

Buah-buahannya bisa berupa buah blueberry, cranberry dan semua jenis golongan buah berry. Dan buah-buahan ini bisa membuat sistem syaraf dan otot pada bagian mata bisa bekerja secara maksimal.

  1. Mengkonsumsi Makanan Tinggi Karotenoid

Biasanya makanan yang mengandung zat karotenoid sangat identik dengan makanan yang berwarna kuning. Selain sumber makanan Karotenoid juga memiliki banyak cadangan vitamin A yang sangat baik untuk mata.

Dan kaya akan antioksidan yang bisa mencegah semua penyakit degenerasi makula dan menjaga kesehatan lensa mata. Makanan yang tinggi karotenoid bisa berupa jeruk, pepaya, nanas, ubi jalar, dan wortel.

  1. Melakukan Pemeriksaan Mata Secara Teratur

Orang yang sudah berusia lebih dari 40 tahun maka harus melakukan pemeriksaan mata secara teratur. Dari langkah ini di perlukan untuk mengatasi semua jenis gejala yang mungkin muncul paling awal.

Ketika glaukoma di ketahui sejak dini mungkin Anda bisa untuk memutuskan melakukan kegiatan program diet yang sehat untuk mata. Tak hanya itu melakukan pemeriksaan mata juga bisa mencegah terjadinya kerusakan mata yang lebih lanjut.

  1. Sering Mengkonsumsi Buah Berwarna Gelap atau Abu-Abu

Mungkin sebagian orang belum tahu bahwa semua jenis buah yang memiliki warna gelap atau abu-abu ternyata sangat baik untuk menjaga kesehatan mata termasuk mencegah penyakit mata glaukoma.

Buah-buahannya bisa berupa buah blueberry, cranberry dan semua jenis golongan buah berry. Dan buah-buahan ini bisa membuat sistem syaraf dan otot pada bagian mata bisa bekerja secara maksimal.

  1. Mengendalikan Kadar Gula Darah

Untuk Anda yang mempunyai gangguan penyakit yang berhubungan dengan kadar gula dalam darah seperti diabetes, maka sebaiknya harus selalu mewaspadai dengan penyakit mata glaukoma.

Saat kadar gula darah tinggi maka sebaiknya membuat lensa mata dan retina mengalami gangguan. Tubuh tidak bisa membuat insulin yang cukup untuk mengolahnya semua kadar gula dalam darah. Maka akan berdampak kerusakan pada bagian lensa dan retina.

  1. Olahraga

Melakukan berbagai jenis olahraga akan membantu menurunkan resiko tekanan pada mata berlebihan. Terlebih bagi yang selalu bekerja di depan layar komputer. Latihan atau olahraga juga bisa melindungi tubuh dari penyakit glaukoma akibat kondisi metabolisme yang buruk seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.

  1. Hindari Stres

Stres ternyata juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan mata. Stress akan membuat tekanan lensa mata jauh lebih kuat dan besar. Akibatnya maka lensa dan retina mata tidak bisa bekerja dengan baik. Tekanan mata juga membuat tekanan pada lensa mata mengalami perubahan. Jika kondisi ini terus terjadi maka bisa menyebabkan glaukoma. Untuk cara mengatasi stres maka bisa mencoba untuk yoga, olahraga atau rekreasi. Cara Pencegahan Penyakit Glaukoma

Cara Pencegahan Penyakit Glaukoma

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Glaukoma Pada Bayi

Ciri-Ciri Glaukoma Pada Bayi

 

Ciri-Ciri Glaukoma Pada Bayi – Sebagai salah satu penyebab kebutaan terbesar kedua setelah katarak, glaukoma ternyata dapat menimpa pada bayi. Penyebab terbesar kasus glaukoma pada bayi adalah kelainan anatomi. Penyebab utamanya adalah kelainan anatomi seperti faktor turunan, cacat bawaan, dan komplikasi dari penyakit mata yang lain

Kelainan anatomis yang dimaksud yaitu ditandai dengan adanya gangguan pada sudut tempat keluarnya cairan pada bola mata karena mengalami sumbatan. Akibatnya, tekanan yang tinggi membuat bola mata menjadi tumbuh semakin besar, sehingga sering disebut mata sapi.

Ciri-ciri Glaukoma Pada Bayi

Ciri-ciri Glaukoma Pada Bayi

Istilah penyakit glaukoma pada bayi biasa disebut dengan buphthalmos. Penyakit glaukoma pada bayi terjadi karena peningkatan tekanan bola mata yang tinggi. Penyakit glaukoma pada bayi ditemukan pada saat kelahiran atau segera setelah kelahiran, biasanya disebabkan oleh sistem saluran pembuangan cairan di dalam mata tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya tekanan bola mata meningkat terus dan menyebabkan pembesaran mata bayi, bagian depan mata berair dan berkabut dan peka terhadap cahaya.

Glaukoma pada bayi dapat diklasifikasikan menjadi 3 yaitu :

  • Penyakit glaukoma pada bayi primer yang menunjukkan kelainan perkembangan terbatas pada sudut kamera anterior. Glaukoma kongenital primer dibagi menjadi tiga yaitu glaukoma kongenital primer yang terjadi pada tahun pertama kelahiran, glaukoma kongenital primer yang terjadi pada usia lebih dari 1 tahun sampai 3 tahun dan glaukoma juvenil yang terjadi pada usia lebih dari 3 tahun sampai usia remaja.
  • Penyakit glaukoma pada bayi yang berhubungan dengan anomali perkembangan segmen anterior yaitu sindrom Axenfeld, anomali Peter dan sindrom Rieger. Disini perkembangan iris dan kornea juga abnormal. Penyakit glaukoma kongenital ini biasanya diwariskan secara dominan, walaupun dilaporkan ada kasus-kasus sporadik. Glaukoma kongenital timbul pada sekitar 50% dari mata dengan kelainan tersebut dan sering belum muncul sampai usia anak lebih tua atau dewasa muda.
  • Penyakit glaukoma pada bayi yang berhubungan dengan kelainan lain termasuk aniridia, sindrom Sturge-Weber, neurofibromatosis, sindrom Lowe dan rubella kongenital.

Ciri-Ciri Glaukoma Pada Bayi

Berikut beberapa ciri-ciri glaukoma pada bayi yang perlu anda ketahui dan waspadai, antara lain :

  • Ciri-ciri glaukoma pada bayi yaitu mata seperti membesar dikarenakan tekanan di dalam mata
  • Ciri-ciri glaukoma pada bayi yaitu memiliki penampilan berawan pada mata.
  • Ciri-ciri glaukoma pada bayi yaitu mata berair.
  • Ciri-ciri glaukoma pada bayi yaitu juling, yang merupakan kondisi mata yang menyebabkan salah satu mata untuk masuk ke dalam, ke luar atau ke atas.

Orangtua harus segera memeriksakannya ke dokter mata bila melihat ciri-ciri glaukoma pada bayi seperti tersebut di atas. Tindakan medis untuk mengatasi glaukoma kongenital umumnya adalah operasi dan juga terapi yang memadai. Terapi dilakukan dengan pemberian obat-obatan, baik secara oral maupun obat tetes untuk jangka waktu sementara; yaitu sebelum dan sesudah operasi untuk mengupayakan kontrol tekanan bola mata yang maksimal.

Sekali lagi, tekanan bola mata merupakan salah satu faktor yang menentukan kapasitas penglihatan anak di kemudian hari. Namun harus diakui, walaupun tekanan bola mata dapat dikontrol dengan baik, hampir 50% anak glaukoma tidak dapat mencapai penglihatan yang baik.

Diagnosa Glaukoma Pada Bayi

Untuk mendiagnosa penyakit glaukoma pada bayi perlu dilakukan pemeriksaan mata. Karena pemeriksaan mata sulit dilakukan pada bayi atau anak-anak, sehingga untuk melakukan pemeriksaan ini membutuhkan bantuan anestesi. Pemeriksaan mata yang bisa dilakukan antara lain :

  • Pengukuran tekanan bola mata
  • Pemeriksaan semua bagian mata
  • Pemeriksaan ketajaman penglihatan, dan
  • Respon refleks pupil

Diagnosa penyakit glaukoma pada bayi dibuat setelah menyingkirkan keadaan-keadaan lain yang mungkin menyebabkan glaukoma atau bisa menyebabkan gejala-gejala yang mirip dengan penyakit glaukoma pada bayi.

Mengobati Penyakit Glaukoma Pada Bayi

Untuk cara ampuh mengobati Penyakit Glaukoma Pada Bayi dapat diobati dengan mengkonsumsi suplemen mata S-Lutena. Cara mengobati penyakit glaukoma paling ampuh dan efektif serta tanpa efeksamping. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam S-Lutena.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata. S.LutenaAman untuk siapa saja, termasuk ibu menyusui dan bayi sekalipun.

Mengapa harus Suplemen S.Lutena ?

Obat Glaukoma MataPeranan S.Lutena Suplemen sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S-Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S.Lutena Suplemen juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Super lutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb. Ciri-Ciri Glaukoma Pada Bayi

Ciri-Ciri Glaukoma Pada Bayi

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengobati Glaukoma Akut

Cara Mengobati Glaukoma Akut

 

Cara Mengobati Glaukoma Akut – Glaukoma dapat menyebabkan kerusakan mata secara permanen dan risiko kebutaan. Gejala penyakit ini sering tidak muncul di awal, sehingga penderita glukoma umumnya terlambat untuk mendapatkan penanganan oleh tim medis.

Parah atau tidaknya glaukoma ditentukan oleh kondisi tekanan pada lensa mata penderita. Semakin parah penyakit mata ini, tentunya tindakan medis yang diambil lebih serius. Jadi, menjaga kesehatan mata sangat penting untuk dilakukan sedini mungkin, untuk mencegah gangguan pada mata seperti glaukoma.

Rutin memeriksakan kondisi mata ke dokter, merupakan tindakan pencegahan glaukoma yang paling efektif. Sayangnya, banyak orang merasa malas untuk melakukan hal ini. Bagi seseorang yang berusia di atas 40 tahun, harus melakukan pemeriksaan mata dengan rutin dan berkala.

Cara Mengobati Glaukoma Akut

Cara Mengobati Glaukoma Akut

Cara mengobati glaukoma akut merupakan metode penyembuhan yang terbukti mampu mengurangi dampak kerusakan yang terjadi pada jaringan mata menjadi lebih baik. Glaukoma adalah penyakit yang berhubungan dengan kelainan optik mata yang bisa menyebabkan kebutaan permanen. Kondisi tersebut diakibatkan adanya tekanan fluida secara berat karena pengendapan cairan mata yang mengganggu saraf dimana saraf telah kehilangan fungsinya menyebarkan darah berisi oksigen ke jaringan organ mata.

Berikut cara mengobati glaukoma akut :

  1. Biji Kemangi

Bila pada umumnya daun kemangilah yang digunakan untuk lalapan sekaligus obat, kali ini biji kemangi pun dapat Anda manfaatkan secara maksimal. Bahan satu ini sangat baik untuk masalah glaukoma pada mata.

Caranya: Sediakan sebutir biji kemangi yang telah tua dan lalu Anda bisa memasukkannya ke mata secara pelan-pelan. Cobalah tutup mata Anda sejenak sebelum dibuka kembali. Setelah itu biji bakal keluar sendiri yang dianggap sebagai tahi mata. Walau cara ini cukup ngeri untuk dilakukan, namun sebenarnya cara ini adalah cara alami tradisional yang layak dicoba karena sangat efektif.

  1. Daun Turi

Daun turi rupanya juga tak kalah efektif dalam memberikan pengobatan ampuh tanpa efek samping terhadap kondisi glaukoma. Selain bunganya, daunnya juga bisa digunakan secara efisien dan aman bagi mata. Anda bisa membuktikannya sendiri bahwa cara penggunaannya pun sangat sederhana.

Caranya: Sediakan daun turi sekitar 10-15 gram, tapi pastikan bahwa daun tersebut masih muda. Lalu, tak lupa juga sediakanlah adas sebanyak 4-5 gram bersama juga kapur sirih dengan takaran yang sama dengan adas. Untuk penggunaan, silakan Anda campurkan ketiga bahan tersebut dengan meremasnya, lalu tempelkanlah ramuan ke bagian alis sehari 2 kali. Tunggu sekitar setengah jam untuk hasil optimal.

  1. Mentimun

Untuk mengobati dan mengurangi risiko bahaya glaukoma, ada obat lainnya yang bisa Anda andalkan, yakni mentimun. Mentimun kerap digunakan untuk masker mata demi menghilangkan kerutan di sekitar mata atau bahkan menghilangkan mata panda dan juga kantung mata. Rupanya, mentimun juga bisa digunakan untuk obat gangguan kesehatan mata serius.

Caranya: Iris mentimun yang sudah Anda sediakan seperti ketika hendak bermasker ria. Pejamkan mata, rileks, lalu tempelkan irisan mentimun pada mata. Ada efek adem yang akan diberikan oleh mentimun sehingga mata akan menjadi lebih santai. Tak hanya bisa meringankan gejala glaukoma, kekeringan pada mata juga bakal dicegah lebih baik.

  1. Kacang Kenari

Untuk mengobati glaukoma, mata Anda membutuhkan nutrisi penting dan salah satunya adalah asam lemak omega-3. Kandungan satu ini bisa didapat dari kacang kenari, jadi Anda jelas dapat memanfaatkan kacang tersebut untuk menyembuhkan glaukoma. Jagalah kesehatan retina mata Anda dengan bahan alami satu ini.

Anda perlu tahu bahwa asam lemak omega-3 adalah obat yang tepat karena mampu menjadi pencegah rusaknya lensa mata. Asam lemak tersebut penting bagi tubuh tak hanya untuk kinerja otak saja. Fungsi retina juga membutuhkan nutrisi omega-3 untuk tetap bekerja dengan normal dan sempurna karena omega-3 mampu memberikan perlindungan bagi retina.

  1. Salmon

Ikan salmon juga merupakan bahan makanan yang bisa dijadikan obat tradisional atau obat alami tanpa efek samping berbahaya. Seperti yang kita tahu, salmon sangat kaya akan asam lemak omega-3 yang juga kerap dianjurkan untuk dikonsumsi demi fungsi otak yang lebih baik. Untuk menjaga kesehatan mata dan mengatasi glaukoma, jenis ikan ini pun sangat berguna.

Seperti kacang kenari, Anda bisa mengonsumsi ikan salmon sesering mungkin karena dapat memberikan perlindungan bagi fungsi retina mata Anda. Lensa mata akan selalu terjaga fungsi serta kesehatannya dengan mengonsumsi makanan yang mengandung omega-3 tinggi seperti ikan salmon ini.

  1. Cokelat Hitam

Tak banyak juga yang tahu bahwa cokelat hitam adalah bahan alami yang tak sekadar berfungsi sebagai pereda stres. Kandungan flavonoid di dalamnya sangat tinggi sehingga memang baik untuk merawat mata yang tengah terkena glaukoma. Ada perlindungan natural yang diberikan oleh cokelat hitam pada pembuluh darah mata.

Perlindungan tersebut datang untuk bagian retina serta kornea mata Anda. Jadi, tidak usah khawatir lagi karena Anda bisa memanfaatkan cokelat hitam dengan mengonsumsinya sering-sering. Penglihatan akan dibantu menjadi makin baik hari lepas hari dan bahkan juga akan meningkatkan ketajamannya.

  1. Biji Bunga Matahari

Anda pasti sudah pernah mendengar bahwa biji bunga matahari sangat bagus untuk kesehatan mata. Bahan ini pun dapat digunakan sebagai salah satu cara pencegahan glaukoma sejak dini jika Anda khawatir akan kesehatan mata Anda. Mata akan selalu terjaga kesehatannya dan bahkan masalah glaukoma dapat berkurang risiko gejalanya berkat kandungan-kandungan baik nan bermanfaat dari bahan alami ini.

Vitamin B2, vitamin E, selenium, serta zinc ada di dalam biji bunga matahari yang akan menjadikan mata jauh-jauh dari segala penyakit serius. Katarak serta gangguan penglihatan akibat faktor penuaan pun bisa dihindari dengan mengonsumsi biji bunga matahari secara rutin. Bagi yang memiliki sensitivitas terhadap cahaya secara berlebihan pun dapat ditangani dengan bahan ini.

Itulah beberapa cara mengobati glaukoma akut. Semoga bermanfaat …

Cara Mengobati Glaukoma Akut

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

Pantangan Bagi Penderita Glaukoma

Pantangan Bagi Penderita Glaukoma

 

Pantangan Bagi Penderita Glaukoma – Glaukoma adalah kondisi pada mata yang mengakibatkan kerusakan saraf yang menyebabkan gangguan penglihatan dan kebutaan. Umumnya glaukoma disebabkan karena tingginya tekanan dalam bola mata. Saraf mata adalah sekumpulan serat saraf yang menghubungkan retina ke otak. Saat saraf mata rusak, sinyal yang bertugas ntuk meneruskan apa yang Anda lihat ke otak terganggu. Secara perlahan, hal ini menyebabkan hilangnya penglihatan.

Ada beberapa jenis glaukoma. Glaukoma dibagi menjadi glaukoma sudut terbuka, glaukoma sudut tertutup, glaucoma tekanan normal, pigmentary glaucoma, glaukoma kongenital dan glaukoma sekunder. Jenis yang paling sering terjadi yaitu glaukoma sudut terbuka.

Seberapa umumkah glaukoma ?

Glaukoma merupakan penyakit mata yang sering terjadi. Glaukoma dapat terjadi di semua usia namun lebih sering terjadi pada usia lebih dari 60 tahun. Glaukoma merupakan salah satu penyebab kebutaan. Anda dapat mengurangi kemungkinan tersebut dengan mengontrol faktor risiko Anda. Hubungi dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Apa saja tanda-tanda dan gejala glaukoma ?

Gejala dan tanda Anda tergantung dari jenis glaukoma yang Anda derita. Berikut ini adalah beberapa gejala dan tandanya:

  • Glaukoma sudut terbuka: awalnya tidak timbul gejala. Gejala yang dapat terjadi saat muncul yaitu Anda akan melihat bintik buta yang berupa area kecil pada penglihatan tepi atau pusat Anda. Keluhan yang muncul dapat berupa seperti penglihatan seperti dalam terowongan atau melihat titik kehitaman yang melayang mengikuti gerakan bola mata.
  • Glaukoma sudut tertutup: gejala yang muncul dapat berupa sakit kepala berat, nyeri mata, mual dan muntah, penglihatan kabur, lingkaran halo di sekitar cahaya dan mata merah
  • Glaukoma kongenital: glaukoma ini terjadi pada bayi baru lahir. Anda dapat mengetahuinya dalam 1 tahun pertama kehidupan. Kontrol ke dokter spesialis anak secara teratur merupakan hal yang penting
  • Glaukoma sekunder: jenis glaukoma ini disebabkan oleh penyakit lain. Gejala dan tandanya mirip dengan glaukoma lain

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Pantangan Bagi Penderita Glaukoma

Pantangan bagi Penderita Glaukoma

Agar tidak terjadi kondisi tekanan bola mata yang tinggi tersebut, berikut ini saya uraikan beberapa tindakan yang harus dilakukan  atau beberapa pantangan bagi penderita glaukoma.

  1. Sinar Matahari

Banyak orang tidak akan mengira jika sinar matahari termasuk pantangan yang harus dihindari oleh para penderita glaukoma. Berdasarkan pengalaman kami, melihat ke langit ketika matahari sedang bersinar terik akan langsung mempengaruhi kondisi mata bagi penderita glaukoma. Apalagi jika kondisi tekanan bola mata sedang tinggi, mata akan langsung nyeri dan ketika melihat ke sekeliling, pandangan akan kabur. Kita akan seperti melihat kapas yang menghalangi pandangan saat melihat objek. Untuk mengatasi hal ini saya biasanya menyarankan agar para penderita glaukoma memakai kaca mata hitam atau topi ketika akan keluar ruangan.

  1. Obat-obatan yang Dijual Bebas

Obat-obatan yang dijual bebas di warung-warung seperti obat batuk, flu, pilek, dan sebagainya, biasanya mengandung kontraindikasi dengan penyakit glaukoma. Setelah meminum obat-obatan tersebut biasanya tekanan bola mata penderita glaukoma akan meningkat. Jika Anda akan mengkonsumsi obat-obatan tersebut, Anda harus melihat secara teliti kontraindikasinya. Jika dalam keterangan obat tersebut ditulis bahwa ada kontraindikasi bagi penderita glaukoma, jangan sekali-kali mengkonsumsi obat tersebut. Selain itu, jika Anda atau kerabat Anda  berobat ke dokter, berterus teranglah dan beritahukan kepada dokter bahwa Anda menderita glaukoma. Dengan informasi itu, dokter akan mencari obat alternatif yang tidak memiliki kontraindikasi dengan glaukoma.

  1. Rokok dan Alkohol

Rokok dan alkohol juga merupakan pemicu naiknya tekanan bola mata. Bahkan rokok terkenal sangat bahaya bagi penderita glaukoma. Oleh karena itu, penderita glaukoma harus bisa menghentikan konsumsi rokok dan alkohol. Saya rasa itu adalah cara paling bijak bagi penderita glaukoma yang masih ingin menyelamatkan penglihatannya.

  1. Kopi

Terkait dengan pantangan sebelumnya, yaitu rokok, kopi ini juga merupakan teman setia para perokok. Seperti halnya rokok, kopi juga bisa memicu tingginya tekanan bola mata. Kondisi yang sangat ditakuti oleh para penderita glaukoma. Jadi kopi juga harus dihindari. Dari hasil curhatan para penderita glaukoma, banyak sekali yang kesulitan berhenti dari kopi dan rokok. Akan tetapi, saya kira Anda akan bisa berpikir mana yang lebih penting dalam kondisi yang mendesak seperti ini.

  1. Makanan yang Dikemas dalam Kaleng

Berdasarkan pengalaman salah satu penderita glaukoma yang menjalani perawatan di Singapura, dokter  di Singapore melarang hal ini. Mungkin karena makanan yang dikemas dalam kaleng diberi pengawet dan kaleng lebih mudah rusak dan mengkontaminasi bahan makanan. Jadi untuk para penderita glaukoma, kita nurut saja dengan nasihat dari dokter di Singapura tersebut.

  1. Air Hujan

Air hujan adalah hal yang juga harus dihindari oleh para penderita glaukoma. Berdasarkan pengalaman penderita glaukoma, kalau terkena air hujan, mata biasanya akan langsung terasa sakit. Kandungan karbon, asam nitrat, garam, dan asam sulfat dalam air hujan mungkin yang menjadi penyebab air hujan berdampak buruk bagi penderita glaukoma (ilmugeografi. com). Para penderita glaukoma harus berhati-hati agar mata tidak terkena air hujan

  1. Air Kolam Renang

Berdasarkan pengalaman, air kolam renang juga memicu naiknya tekanan bola mata bagi para penderita glaukoma. Mungkin kandungan kaporit yang biasanya digunakan untuk menjaga kebersihan kolamlah yang menjadi penyebabnya. Bahkan kita yang dalam kondisi sehat pun, air kolam renang menyebabkan rasa kurang nyaman di badan setelah kita berenang. Apalagi untuk yang sudah menderita glaukoma.

Itulah pantangan bagi penderita glaukoma. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir dan menekan resiko bahaya penyakit glaukoma itu sendiri yang bisa bekembang menjadi semakin parah.

Pantangan Bagi Penderita Glaukoma

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Perawatan Setelah Operasi Glaukoma

Perawatan Setelah Operasi Glaukoma

 

Perawatan Setelah Operasi Glaukoma – Jangan meremehkan penyakit mata glaukoma, apalagi jika Anda memiliki jenis glaukoma sudut-tertutup akut (Acute Angle-Closure Glaucoma). Jenis glaukoma ini lebih serius dan bisa menjadikan kebutaan dalam waktu yang tidak lama. Karena itu, dibutuhan operasi mata yang tepat untuk menanganinya.

Glaukoma sudut-tertutup atau bisa disebut juga dengan glaukoma sudut-sempit merupakan keadaan mata ketika sudut antara iris dan kornea mata terlalu kecil. Hal ini menyebabkan iris memblokir pengeluaran cairan dari dalam bola mata sehingga akan meningkatkan tekanan di dalam mata. Hal ini mungkin agak sulit dibayangkan. Dokter Anda mungkin lebih bisa menjelaskannya secara mudah apalagi dengan gambar.

Untuk jenis glaukoma sudut-tertutup, mungkin akan mengalami gejala yang bisa dilihat dan lebih hebat dari jenis sudut-terbuka primer. Gejala yang ditunjukkan bisa seperti pandangan kabur atau tidak jelas, keluhan sakit pada mata yang tidak tertahankan, pusing hingga mual dan muntah.

Dalam hal ini, jelas operasi glaukoma mata harus dilakukan. Prosedur operasi glaukoma mata penggunaan laser bisa menjadi pilihan. Laser akan menghasilkan sinar terfokus yang dapat membuat luka bakar yang sangat kecil atau lubang pada jaringan mata Anda. Tentu saja Anda akan mendapatkan anestesi sebelumnya, jadi mata Anda akan mati rasa.

Perawatan Setelah Operasi Glaukoma

Perawatan Setelah Operasi Glaukoma

Operasi glalukoma mata saat ini adalah pilihan yang mungkin banyak dipilih sebagai penyembuhan glaukoma. Meskipun ada mitos bahwa setelah operasi glaukoma mata beberapa orang akan mengembangkan katarak, namun hal ini tidak sepenuhnya benar. Kalau pun timbul katarak, pengobatan katarak bisa dilakukan tanpa perlu dikhawatirkan.

Pengobatan laser dapat diterapkan untuk mengobati glaukoma sudut terbuka dan tertutup. Pada glaukoma sudut terbuka, pengobatan laser dapat memperlancar aliran pembuangan cairan mata, sedangkan pada glaukoma sudut tertutup, prosedur ini mampu menghilangkan penyumbatan cairan. Setelah prosedur laser, obat tetes mata biasanya masih perlu digunakan.

Bagaimana perawatan setelah operasi glaukoma ?

Seperti dikutip dari salah satu website, secara umum setelah menjalani operasi mata glaukoma, seseorang sudah bisa menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasanya meskipun mungkin ada beberapa larangan pada awalnya untuk berjaga-jaga Anda mengalami masalah tiba-tiba pasca operasi.

Minum beberapa jenis obat-obatan mungkin masih diperlukan untuk masa penyembuhan Ladies, tapi itu tidak akan banyak berpengaruh terhadap kegiatan harian Anda. Pengobatan operasi laser mata glaukoma hampir semuanya efektif sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk Anda bisa kembali beraktivitas.

Operasi laser untuk glaukoma membantu menurunkan tekanan intraokular (TIO) di dalam bola mata dan kemungkinan terjadinya lagi kasus glaukoma juga tergantung pada jenis operasi laser, jenis glaukoma, usia, ras, dan berbagai faktor lainnya. Tapi hal ini jarang terjadi untuk terulang kembali, apalagi saat ini sudah banyak kemajuan teknologi dan perkembangan pengobatan untuk glaukoma.

Anda juga sebenarnya tidak perlu menghindari makanan tertentu atau menghindari berkegiatan berat seperti olahraga. Tapi bukan berarti Ladies bisa sembarangan ya, mengonsumsi makanan yang baik untuk mata dan menjaga gaya hidup sehat tetap harus dilakukan untuk menghindari Anda terserang penyakit lain.

Komplikasi

Permasalahan paling umum setelah menjalani trabekulektomi adalah luka pada lubang yang dapat menghalangi keluarnya cairan dari mata dan mengganggu fungsi bleb. Jika bleb tidak berfungsi, operasi lain mungkin akan diperlukan. Mitomycin  sering digunakan untuk mencegah luka. Mitomycin lebih umum digunakan dibanding 5‐fluorouracil, namun tidak dapat digunakan  setelah operasi. 5‐fluorouracil dapat digunakan pada  saat operasi  atau disuntikkan pada jaringan tipis (conjunctiva) yang melapisi mata setelah operasi, untuk menghindari luka.

Komplikasi lainnya yang dapat terjadi setelah operasi:

  • Pandangan kabur
  • Perdarahan pada mata
  • Kehilangan penglihatan sentral secara tiba‐tiba dan permanen. Hal ini tergantung seberapa banyak penglihatan yang hilang sebelum operasi
  • Infeksi mata
  • Tekanan tinggi pada  mata,  menyebabkan  malignant  Kasus  ini  jarang ditemukan

Komplikasi jangka panjang setelah trabekulektomi meliputi:

  • katarak yang lebih parah dibanding sebelum operasi
  • Perubahan saraf di belakang mata yang berkaitan dengan glaukoma
  • Mata sayu (sedikit penurunan kelopak mata adalah hal yang normal)

Bagi anda pasien mata glaukoma yang saat ini disarankan operasi, anda tidak perlu khawatir karena efek operasi glaukoma tersebut jarang terjadi karena tentunya dokter akan selalu berusaha maksimal supaya operasi yang dilakukan tidak menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

Biaya Operasi Glaukoma

Bagi Anda yang mungkin tertarik atau sudah mantap ingin melakukan operasi glaukoma, sudahkah turut mempertimbangkan biayanya juga? Beberapa jenis operasi glaukoma bakal menjadi rujukan utama yang diberikan dokter untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit tertentu yang memang obat-obatan saja tidaklah cukup. Untungnya, penyakit semacam glaukoma ini masih bisa mendapatkan penanganan di Indonesia yang biayanya tak bisa dibilang murah.

Setiap penderita glaukoma perlu menyiapkan biaya sebesar Rp 4-15 juta untuk membayar operasi. Meski demikian, perlu diketahui bahwa kisaran harga akan berbeda-beda pada setiap rumah sakit. Angka tersebut hanyalah kisaran harga relatif dan juga masih tergantung pada jenis tindakan yang diberikan oleh dokter alias jenis metode operasi seperti yang sudah dijelaskan. Perawatan Setelah Operasi Glaukoma

Perawatan Setelah Operasi Glaukoma

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Glaukoma Akut

Pencegahan Glaukoma Akut

 

Pencegahan Glaukoma Akut secara alami harus dilakukan sejak dini, karena penyakit mata ini sangat berbahaya. Glaukoma dapat menyebabkan kerusakan mata secara permanen dan risiko kebutaan. Gejala penyakit ini sering tidak muncul di awal, sehingga penderita glukoma umumnya terlambat untuk mendapatkan penanganan oleh tim medis.

Parah atau tidaknya glaukoma ditentukan oleh kondisi tekanan pada lensa mata penderita. Semakin parah penyakit mata ini, tentunya tindakan medis yang diambil lebih serius. Jadi, menjaga kesehatan mata sangat penting untuk dilakukan sedini mungkin, untuk mencegah gangguan pada mata seperti glaukoma.

Rutin memeriksakan kondisi mata ke dokter, merupakan tindakan pencegahan glaukoma yang paling efektif. Sayangnya, banyak orang merasa malas untuk melakukan hal ini. Bagi seseorang yang berusia di atas 40 tahun, harus melakukan pemeriksaan mata dengan rutin dan berkala.

Penyebab glaukoma

Salah satu penyebab terhambatnya aliran aqueous humour adalah trabecular meshwork yang terblokir. Hingga kini, faktor yang mendasari penyempitan saluran tersebut masih belum diketahui.

Berikut ini sejumlah faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko seseorang terkena glaukoma, di antaranya:

  • Berusia di atas 60 tahun.
  • Pernah mengalami cedera pada mata atau menjalani operasi mata.
  • Pernah terdiagnosis mengalami tekanan mata tinggi atau hipertensi okular.
  • Menderita penyakit mata yang lain (misalnya rabun jauh).
  • Memiliki anggota keluarga yang juga menderita glaukoma.
  • Menggunakan obat kortikosteroid, terutama tetes mata, pada jangka waktu lama.
  • Menderita penyakit anemia sel sabit, diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung.
  • Mengalami defisiensi estrogen di usia dini (pada wanita).
Pencegahan Glaukoma Akut

Pencegahan Glaukoma Akut

Gejala glaukoma akut

  • Mata mendadak terasa nyeri
  • Mata merah
  • Penglihatan terganggu bahkan sampai tidak dapat melihat
  • Terkadang disertai mual, muntah
  • Melihat gambaran pelangi sewaktu melihat bola lampu

Pencegahan Glaukoma Akut

Ada beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk bisa terhindar dari glaukoma. Berikut ini adalah langkah alami yang perlu Anda lakukan sejak dini :

  1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Kadar gula darah sangat penting untuk melindungi mata dari tekanan pada lensa yang berlebihan. Tekanan lensa inilah yang akan menyebabkan glaukoma dan umumnya memang jarang disadari. Karena itu hal penting yang harus Anda lakukan adalah memiliki pola kebiasaan makan makan yang baik. Hindari terlalu sering mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat komplek, gula berlebihan dan biji-bijian. Beberapa makanan yang harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas misalnya seperti nasi, pasta, sereal, kentang dan roti putih.

  1. Olahraga

Melakukan berbagai jenis olahraga akan membantu menurunkan resiko tekanan pada mata berlebihan. Terlebih bagi yang selalu bekerja di depan layar komputer. Latihan atau olahraga juga bisa melindungi tubuh dari penyakit glaukoma akibat kondisi metabolisme yang buruk seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.

  1. Melindungi Mata

Biasakan untuk melindungi mata apabila sedang melakukan olahraga atau pekerjaan yang bisa meningkatkan resikocedera mata. Anda bisa menggunakan kacamata khusus yang memang bisa melindungi area mata agar tidak terkena zat asing maupun tekanan berlebihan. Pada awalnya mungkin tidak nyaman tapi memang sangat diperlukan.

  1. Hindari Makanan Mengandung Lemak Trans

Kebiasaan mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung lemak trans akan membuat kesehatan mata Anda beresiko tinggi terkena glaukoma. Lemak akan membuat sistem lensa mata menjadi lebih buruk terutama jenis lemak yang didapatkan dengan cara dibakar dan digoreng. Karena itu hindari semua jenis makanan yang mengandung lemak atau makan dalam jumlah yang sangat terbatas saja.

  1. Pemeriksaan Mata

Pemeriksaan mata seharusnya memang sudah dilakukan sejak awal. Meskipun glaukoma bisa terjadi pada usia lebih dari 42 tahun namun ada beberapa kasus dimana usia muda terserang glaukoma. Karena itu pemeriksaan secara teratur harus dilakukan untuk mengetahui gejala sejak awal. Bahkan orang yang memiliki riwayat glaukoma dalam keluarga harus melakukan pemeriksaan secara teratur.

  1. Kurangi Karbohidrat dan Gula

Cara lain yang bisa dilakukan adalah mengurangi semua jenis asupan makanan yang mengandung karbohidrat dan gula tinggi. Karbohidrat dan gula berperan penting dalam meningkatkan kadar gula dalam darah sehingga, membuat kebutuhan insulin sangat tinggi. Jika kondisi ini terus terjadi maka bisa menyebabkan diabetes. Bahaya diabetes akan membuat kesehatan mata menurun karena meningkatkan penumpukan kadar gula dalam lensa mata.

  1. Hindari Stres

Stres ternyata juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan mata. Stress akan membuat tekanan lensa mata jauh lebih kuat dan besar. Akibatnya maka lensa dan retina mata tidak bisa bekerja dengan baik. Tekanan mata juga membuat tekanan pada lensa mata mengalami perubahan. Jika kondisi ini terus terjadi maka bisa menyebabkan glaukoma. Untuk cara mengatasi stres maka bisa mencoba untuk yoga, olahraga atau rekreasi.

  1. Konsumsi Makanan Menyehatkan Mata

Berbagai jenis kebutuhan nutrisi manusia untuk mata memang sangat penting, terutama untuk menghindari semua jenis penyakit mata termasuk glaukoma. Beberapa sayuran yang bisa Anda konsumsi secara teratur, antara lain bayam, ikan salmon , wortel, ubi jalar, alpukat, kenari dan brokoli.

  1. Buat Mata Santai

Melihat komputer, layar gadget, atau menyetir dalam waktu yang panjang ternyata akan membuat mata menjadi sangat lelah. Ketika mata lelah maka tekanan pada lensa terus dipaksa agar bisa mendapatkan fokus maksimal. Sekarang Anda harus mencoba untuk membuat mata menjadi lebih santai dan sesering mungkin.

Meskipun glaukoma merupakan penyakit yang sangat berbahaya, namun ternyata masih ada berbagai cara alami untuk mencegahnya. Anda bisa melakukan semua pencegahan ini dari usia muda. Bagi yang memang sudah memiliki kelainan mata maka usahakan untuk terus melakukan pemeriksaan secara berkala. Pencegahan Glaukoma Akut

Pencegahan Glaukoma Akut

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Obat Glaukoma Tradisional

Obat Glaukoma Tradisional

 

Obat Glaukoma Tradisional – Glaukoma adalah gangguan penglihatan yang disebabkan oleh meningkatnya tekanan bola mata, meningkatnya tekanan di dalam bola mata ini disebabkan oleh ketidak-seimbangan antara produksi cairan dan pembuangan cairan dalam bola mata. Apabila tidak segera ditangani, tekanan yang tinggi dalam bola mata bisa merusak jaringan-jaringan syaraf halus yang ada di retina dan di belakang bola mata.

Glaukoma adalah penyebab kebutaan kedua terbesar di dunia setelah katarak. Diperkirakan 66 juta penduduk dunia sampai tahun 2010 akan menderita gangguan penglihatan karena glaukoma. Penyakit glaukoma ini termasuk berbahaya, lebih bahaya daripada katarak karena kebutaan yang disebabkan oleh glaukoma tidak bisa disembuhkan, sedangkan kebutaan yang disebabkan oleh katarak masih bisa diobati dengan operasi atau Obat Glaukoma Tradisional.

Penderita glaukoma sering tidak menyadari adanya gangguan penglihatan sampai terjadi kerusakan penglihatan yang sudah lanjut, diperkirakan 50% penderita glaukoma tidak menyadari mereka menderita penyakit tersebut sampai mereka mengalami kerusakan mata yang parah.

Gejala

Gejala yang dirasakan pertama kali antara lain : bila memandang lampu neon/sumber cahaya maka akan timbul warna pelangi di sekitar neon tersebut, mata terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur lama kelamaan akan kembali normal, rasa ingin mengedip terus-menerus dengan menekan kedipan berlebihan. Hal inilah yang membuat para penderita glaukoma tidak menyadari bahwa ia sudah menderita penyakit mata yang kronis.

Penyebab

  • Faktor usia
  • Tekanan bola mata tinggi (mata cepat lelah)
  • Menderita miopia atau rabun jauh
  • Menderita diabetes atau kencing manis
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi darah buruk)
  • Pernah mengalami kecelakaan/operasi pada mata sebelumnya
  • Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama

Obat Glaukoma Tradisional

Setiap penyakit yang timbul, maka ada obat penyembuhnya. Demikian pula dengan obat penyakit glaukoma. Berikut adalah Obat Glaukoma Tradisional yang dapat digunakan :

  1. Blueberry

Blueberry, memiliki berbagai vitamin, dan mereka sangat kaya akan antioksidan yang dapat membantu membalikkan stres oksidatif yang mendasari glaukoma. Menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam 2001 isu “Pengobatan Alternatif Review”, blueberry telah menunjukkan potensi untuk memperlambat perkembangan katarak pada orang tua. Kandungan antosianin yang tinggi dalam blueberry juga mungkin dapat melindungi retina dari kerusakan. Sebuah 2012 menemukan bahwa anthocyanin melindungi sel-sel retina dari kerusakan akibat penuaan dan cahaya. Studi lain yang dipublikasikan dalam 2012 isu “Investigasi Laboratorium,” menemukan bahwa ekstrak antosianin juga dilindungi sel retina dari kerusakan yang disebabkan oleh peradangan.

  1. Ekstrak Daun Kitolod
Obat Glaukoma Tradisional

Obat Glaukoma Tradisional

Ekstrak daun kitolod adalah salah satu obat glaukoma herbal. Dari pengalaman empiris terbukti bahwa obat tetes mata herbal yang kami berikan dapat menyembuhkan glaukoma yang masih baru. Mekanisme yang melandasi kerja ekstrak daun kitolod  ini dalam menyembuhkan glaukoma memang masih merupakan misteri dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Dugaan kami, ekstrak daun kitolod  ini bisa menurunkan tekanan intraokuler dengan menurunkan laju produksi cairan mata dan meningkatkan laju pengeluarannya.

  1. Biji Kemangi

Biji kemangi juga jadi salah satu bahan yang bisa menyebuhkan mata dari glukoma. Tidak hanya daunnya saja yang bisa digunakan tanaman kemangi juga memberikan manfaatnya untuk tubuh manusia dengan bijinya.

Caranya : ambil biji kemangi yang sudah tua 1 butir saja. Kemudian masukan biji kemangi kepada mata, lalu tutup mata anda sebentar, dan bua lagi sehingga biji keluar dengan sendirinya sebagai tahi mata. Mungkin cara ini cukup ekstrem, tapi menggunakan biji kemangi juga merupakan salah satu cara yang mujarab.

  1. Kulit Buah Manggis

Zat Xamthones yang dihasilkan dari Kulit Manggis  berfungsi sebagai super antioksidan untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh, meningkatkan sistem imun dalam tubuh agar tidak mudah terjangkit suatu penyakit, membunuh bakteri atau virus penyebab penyakit, serta memperbaiki struktur sel jaringan tubuh dan memperlancar peredaran darah ke seluruh tubuh termasuk ke saraf mata yang terhambat akibat penyakit Glaukoma yang menyebabkan kebutaan.

  1. Daun Turi

Daun turi rupanya juga tak kalah efektif dalam memberikan pengobatan ampuh tanpa efek samping terhadap kondisi glaukoma. Selain bunganya, daunnya juga bisa digunakan secara efisien dan aman bagi mata. Anda bisa membuktikannya sendiri bahwa cara penggunaannya pun sangat sederhana.

Caranya: Sediakan daun turi sekitar 10-15 gram, tapi pastikan bahwa daun tersebut masih muda. Lalu, tak lupa juga sediakanlah adas sebanyak 4-5 gram bersama juga kapur sirih dengan takaran yang sama dengan adas. Untuk penggunaan, silakan Anda campurkan ketiga bahan tersebut dengan meremasnya, lalu tempelkanlah ramuan ke bagian alis sehari 2 kali. Tunggu sekitar setengah jam untuk hasil optimal.

  1. Biji Bunga Matahari

Anda pasti sudah pernah mendengar bahwa biji bunga matahari sangat bagus untuk kesehatan mata. Bahan ini pun dapat digunakan sebagai salah satu cara pencegahan glaukoma sejak dini jika Anda khawatir akan kesehatan mata Anda. Mata akan selalu terjaga kesehatannya dan bahkan masalah glaukoma dapat berkurang risiko gejalanya berkat kandungan-kandungan baik nan bermanfaat dari bahan alami ini.

Vitamin B2, vitamin E, selenium, serta zinc ada di dalam biji bunga matahari yang akan menjadikan mata jauh-jauh dari segala penyakit serius. Glaukoma dan katarak serta gangguan penglihatan akibat faktor penuaan pun bisa dihindari dengan mengonsumsi biji bunga matahari secara rutin. Bagi yang memiliki sensitivitas terhadap cahaya secara berlebihan pun dapat ditangani dengan bahan ini.

Itulah 6 Obat Glaukoma Tradisional yang dapat Anda gunakan untuk mengobati glaukoma secara alami. Semoga bermanfaat…

Obat Glaukoma Tradisional

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Glaukoma Bisa Sembuh

Glaukoma Bisa Sembuh

 

Glaukoma Bisa Sembuh – Glaukoma Mata adalah penyebab kebutaan utama. Kadang-kadang glaukoma disebut pencuri penglihatan secara tiba – tiba karena merusak pandangan secara bertahap tanpa disadari oleh penderitanya hingga mencapai stadium lanjut. Jenis yang paling umum gaukoma primer adalah glukoma sudut terbuka, tidak terlihat tanda-tanda atau gejala kecuali kehilangan penglihatan secara bertahap. Diagnosis dini dan pengobatan glukoma dapat meminimalkan atau mencegah kerusakan saraf optik dan kehilangan pandangan akibat glukoma.

Gejala Glaukoma

Glaukoma mata menyerang saraf mata secara perlahan sehingga sulit disadari. Dalam kondisi akut, tekanan bola mata meninggi secara mendadak dan menyebabkan pusing, sakit di sekeliling mata dan wajah, serta penglihatan menjadi berkurang. Pada penderita akut biasanya akan melihat pelangi di sekitar lampu dan merasakan mual.

Glukoma bisa menyerang siapa saja. Bagi Anda yang beresiko tinggi, sejak usia 35 tahun disarankan untuk memeriksakan mata Anda secara teratur, berikut adalah yang mempunyai resiko terkena mata glukoma :

  • Riwayat glukoma di dalam keluarga (ada salah satu keluarga yang terkena)
  • Tekanan bola mata tinggi
  • Miopia (rabun jauh)
  • Diabetes (kencing manis)
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi buruk)
  • Kecelakaan/operasi pada mata sebelumnya
  • Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama
Glaukoma Bisa Sembuh

Glaukoma Bisa Sembuh

Penyebab Glaukoma

Penyebab glaukoma adalah meningkatnya tekanan di dalam mata (tekanan intraokular), baik akibat produksi cairan mata yang berlebihan, maupun akibat terhalangnya saluran pembuangan cairan tersebut. Tekanan ini dapat merusak serabut saraf retina atau jaringan saraf yang melapisi bagian belakang mata dan saraf optik yang menghubungkan mata ke otak juga. Hingga kini, belum jelas kenapa produksi cairan mata bisa berlebihan atau kenapa saluran pembuangannya bisa tersumbat.

Mereka yang berusia 40 tahun keatas, kemungkinan bisa mengidap penyakit Glukoma. Namun demikian, tidak dipungkiri bisa juga menyerang semua umur dan tanpa batasan jenis kelamin. Penyakit ini timbul pada orang-orang yang mempunyai bakat glaukoma atau diakibatkan penyakit mata lain.

Apabila dapat diatasi dengan baik sebelum terjadi kerusakan retina dan syaraf mata, biasanya ada harapan untuk pulih kembali. Penderita glaukoma memerlukan pengawasan seumur hidup. Lebih awal penyakit glaukoma diketahui dan diobati, lebih baik hasil yang dicapai.

Apakah Glaukoma Bisa Sembuh ?

Glaukoma bisa sembuh dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupun tidak. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

S.Lutena merupakan nutrisi herbal yang bagus untuk kesehatan mata secara total untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit pada mata termasuk untuk Pencegahan & Pengobatan Penyakit Glaukoma Mata. Fungsi dari super lutein adalah memperbaiki sistem metabolisme tubuh dan  sel-sel tubuh secara total agar berfungsi normal kembali.

Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam super lutein sangat diperlukan oleh mata begitu juga dilengkapi dengan DHA untuk memaksimalkan fungsi dari lutein dan zeaxanthin.

Lutein tergolong karetenoid, bersama dengan zeaxanthin termasuk kelas xantophil. Dari penelitian yang dilakukan oleh Landrum, keduanya diketahui, merupakan satu-satunya karetenoid yang terdapat di dalam jaringan tubuh manusia, yakni di mata.

Konsentrasi lutein dan zeaxanthin terbanyak terdapat di makula. Sedangkan Yeum dkk menemukan bahwa keduanya juga terdapat di dalam lensa, meski dalam jumlah yang lebih sedikit. Kemudian, Krinsky menyimpulkan bahwa lutein dan zeaxanthin berperan penting pada kesehatan mata, yakni sebagai antioksidan dan pelindung dari energi sinar biru. Serangkaian penelitian telah dilakukan untuk membuktikan simpulan itu, diantaranya penelitian terhadap primata yang memiliki makula mirip manusia.

Apa Keunggulan S.Lutena Suplemen Dari Suplemen Lain ?

  • Aman dan bisa dikonsumsi oleh siapa saja, termasuk ibu menyusui dan bayi
  • Membantu menyembuhkan penyakit tanpa menyebabkan ketergantungan
  • Dapat dikonsumsi bersamaan dengan obat dokter
  • Telah Terdaftar BPOM (Nomor Registrasi SI114302971) Dan HALAL

Mengapa harus Suplemen S.Lutena ?

Peranan S.Lutena Suplemen sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S-Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S.Lutena Suplemen juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Super lutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi, Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dll. Glaukoma Bisa Sembuh

Glaukoma Bisa Sembuh

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Glaukoma Akut Sudut Terbuka

Glaukoma Akut Sudut Terbuka

 

Glaukoma Akut Sudut Terbuka sering disebut sebagai “the silent thief of sight” karena penyakit ini sering muncul tanpa gejala, tanpa rasa sakit, dan tanpa adanya petunjuk bahwa ada sesuatu yang salah pada mata yang sakit. Mayoritas dari penyakit glaukoma kronik bahkan tidak menyadari bahwa mereka memiliki penyakit tersebut.

Glaukoma berkembang secara perlahan dan progresif, merusak penglihatan secara bertahap. Pada saat kehilangan lapang pandang mulai disadari oleh penderita, biasanya kerusakan yang ireversibelpada mata sudah terjadi, sehingga penanganannya hanya untuk mecegah hilangnya penglihatan yang lebih lanjut.

Glaukoma akut sudut terbuka dapat pula dideskripsikan sebagai suatu neuropati optik multifaktorial yang kronis dan progresif dengan karakteristik berupa hilangnya serat saraf optik. Glaukoma sudut terubuka tidak sama dan tidak harus diikuti dengan peningkatan terkanan intra okuler, tapi peningkatan tekanan intra okuler merupakan suatu faktor resiko yang berhubungan dengan perkembangan penyakit, dan bukan penyakitnya sendiri. Pasien dapat menderita neuropati optikus glaukoma tanpa disertai dengan peningkatan tekanan intraokuler. Kondisi ini dikenal juga sebagai “normal tension galukoma” atau “low tension glaukoma”.

Glaukoma Aakut Sudut Terbuka

Glaukoma Aakut Sudut Terbuka

Gejala Glaukoma Akut Sudut Terbuka

Sayangnya, dalam kebanyakan kasus luas, pasien bersifat asimtomatik (tidak menunjukkan gejala). Karena hilangnya penglihatan awal adalah penglihatan perifer dan medan penglihatan teratasi oleh mata yang lain, pasien tidak menyadari hilangnya penglihatan sampai kerusakan berat dan permanen telah terjadi, seringkali berdampak pada penglihatan sentral (fovea). Pada saat itu, hingga 90% serat sarat optik mungkin telah rusak dan tidak dapat diubah.

Glaukoma sudut terbuka dapat terdeteksi dengan memeriksa TIO dan medan penglihatan milik kerabat yang terkena. Kecurigaan dapat timbul dalam rangkaian pemeriksaan mata rutin oleh ahli optik atau GP, di mana diskus, TIO, atau medan penglihatan abnormal dapat ditemukan.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter.

Penyebab

Masalah utama dalam glaukoma adalah penyakit saraf optik. Prosesnya tidak sepenuhnya dipahami, tetapi ada kehilangan sel-sel ganglion retina dan aksonnya secara bertahan. Pada tahap awal, penyakit ini hanya memengaruhi penglihatan medan perifer tetapi seiring kemajuannya, juga memengaruhi penglihatan sentral dan berdampak pada kehilangan ketajaman penglihatan, yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan yang parah dan kehilangan penglihatan sepenuhnya.

Dalam glaukoma sudut terbuka, aliran dikurangi melalui jalinan trabekula (yang perannya menyerap aqueous humor). Ini adalah penyumbatan degeneratif yang terjadi tanpa rasa sakit.

Faktor-faktor risiko

Ada banyak faktor risiko untuk glaukoma akut sudut terbuka, seperti:

  • Usia—insidensi meningkat seiring usia, paling sering terjadi setelah usia 65 tahun (dan jarang terjadi, sebelum usia 40 tahun).
  • Riwayat keluarga—ada komponen yang jelas diwariskan pada banyak individu (TIO, fasilitas aliran keluar untuk cairan dan ukuran diskus yang karakteristiknya diwariskan). Namun, diperkirakan ada tingkat fenotipe (penetrance) dan ekspresivitas variabel gen yang tidak lengkap yang terlibat pada gangguan ini. Juga ada beberapa faktor yang diperkirakan bertanggung jawab terhadap pewarisan, sehingga risiko kerabat saat ini hanyalah perkiraan: 4% bagi anak-anak dan 10% bagi saudara kandung dari individu yang terkena.
  • Ras—tiga hingga empat kali lebih umum terjadi pada orang Afro-Karibia dimana penyakit ini cenderung terjadi lebih dini dan lebih parah.
  • Hipertensi okuler—ini adalah faktor risiko utama untuk terjadinya glaukoma, dengan sekitar 9% pasien terkena glaukoma dalam lima tahun jika tidak diobati.
  • Faktor lainnya—miopia (rabun jauh) dan penyakit retina (misalnya oklusi vena retina pusat, ablasi retina dan retinitis pigmentosa) dapat memengaruhi individu untuk terkena POAG. Diabetes dan hipertensi sistemik (dan kemungkinan juga hipotensi sistolik juga dapat menyebabkan risiko).

Gaya hidup dan pengobatan di rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi Glaukoma Akut Sudut Terbuka :

  • Makan diet sehat. Makan diet sehat dapat membantu Anda mempertahankan kesehatan, tetapi tidak akan mencegah memburuknya glaukoma. Beberapa vitamin dan nutrisi penting bagi kesehatan mata, termasuk yang ditemukan dalam sayuran berdaun hijau gelap dan ikan yang kaya akan asam lemak omega-3.
  • Berolahraga dengan aman. Olahraga rutin dapat mengurangi tekanan mata dalam glaukoma sudut terbuka. Konsultasikan pada dokter mengenai program olahraga yang tepat.
  • Batasi kafein. Minum minuman dengan jumlah besar kafein dapat meningkatkan tekanan mata.
  • Minum cairan dalam jumlah sedikit, namun sering. Minum cairan hanya dalam jumlah sedang kapanpun di siang hari. Minum satu liter atau lebih cairan apapun dalam waktu singkat dapat meningkatkan tekanan mata untuk sementara.
  • Tidur dengan kepala ditinggikan. Menggunakan bantal baji yang menjaga kepala Anda sedikit terangkat, sekitar 20 derajat, telah terbukti mengurangi tekanan mata intraokular saat Anda tidur.

Glaukoma akut sudut terbuka bisa sembuh dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupun tidak. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

Apa itu S.Lutena ?

S-Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S-Lutena  tidak hanya untuk  Pengobatan Glaukoma saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Pengobatan Herbal Glaukoma

Pengobatan Herbal Glaukoma

Fungsi utama S-Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S-Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di SUPER LUTEIN termasuk lutein, zeaxanthin, a(alpa)-carotene, b(beta)-Carotene, Lycopene dan Crocetin.

Mengapa harus S. Lutena ? Peranan  S-Lutena  sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

Adapun manfaat S-Lutena adalah :

  • Sebagai “alat” untuk detoksifikasi racun yang ada di dalam tubuh kita.
  • Memperbaiki, mengaktifkan dan memperbaharui sel tubuh (cell growth factor).
  • Membersihkan darah yang ada di dalam tubuh kita.
  • Sebagai antioksidan bagi tubuh kita

Prinsip utama dalam pengobatan S-Lutena adalah kesabaran dan ketelatenan dalam konsumsinya, tidak boleh tergesa-gesa. Kebanyakan orang mengharapkan kesembuhan instan hanya dengan mengkonsumsi beberapa kapsul saja, itu sebenarnya bukan hal yang mustahil semua tergantung dengan berat ringannya penyakit dan baik tidaknya metabolisme tubuh. Rata-rata dalam penyembuhan penyakit berat perlu waktu dan tidak boleh putus asa. Karena bila berhenti ditengah jalan akan sia – sia saja apa yang dilakukan selama ini.

Sudah banyak orang yang membuktikan khasiat dari S.Lutena. S Lutena Untuk Glaukoma Akut Sudut Terbuka !! Jadi tunggu apalagi ?! Kini Giliran ANDA !! Segera pesan S.Lutena SEKARANG JUGA !! Agar tidak KEHABISAN STOCK !!

Glaukoma Akut Sudut Terbuka

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Herbal Glaukoma

Pengobatan Herbal Glaukoma

 

Pengobatan Herbal Glaukoma – Glaukoma adalah jenis gangguan penglihatan yang ditandai dengan terjadinya kerusakan pada saraf optik yang biasanya diakibatkan oleh adanya tekanan di dalam mata. Gejala-gejala glaukoma dapat berupa:

  • Nyeri pada mata
  • Sakit kepala
  • Melihat bayangan lingkaran di sekeliling cahaya
  • Mata memerah
  • Mual atau muntah
  • Mata berkabut (khususnya pada bayi)
  • Penglihatan yang makin menyempit hingga pada akhirnya tidak dapat melihat obyek sama sekali

Glaukoma harus didiagnosis dan diobati sedini mungkin. Jika kondisi ini diabaikan, maka penyakit ini akan terus berkembang dan penderitanya bisa mengalami kebutaan permanen.

Kerusakan mata yang ditimbulkan oleh glaukoma memang tidak dapat diobati secara total (penglihatan tidak bisa sepenuhnya normal kembali). Namun tujuan pengobatan kondisi ini adalah untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata.

Adakah pengobatan herbal glaukoma yang dapat di gunakan sebagai jalan alternatif mengobati glaukoma secara alami ? Setiap penyakit yang timbul, maka ada obat penyembuhnya. Demikian pula dengan Pengobatan Herbal Glaukoma. Berikut adalah beberapa buah yang dapat dijadikan sebagai Pengobatan Herbal Glaukoma, antara lain :

  1. Blueberry

Blueberry, memiliki berbagai vitamin, dan mereka sangat kaya akan antioksidan yang dapat membantu membalikkan stres oksidatif yang mendasari glaukoma. Menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam 2001 isu “Pengobatan Alternatif Review”, blueberry telah menunjukkan potensi untuk memperlambat perkembangan katarak dan glaukoma pada orang tua. Kandungan antosianin yang tinggi dalam blueberry juga mungkin dapat melindungi retina dari kerusakan. Sebuah 2012 menemukan bahwa anthocyanin melindungi sel-sel retina dari kerusakan akibat penuaan dan cahaya. Studi lain yang dipublikasikan dalam 2012 isu “Investigasi Laboratorium,” menemukan bahwa ekstrak antosianin juga dilindungi sel retina dari kerusakan yang disebabkan oleh peradangan.

  1. Ekstrak Daun Kitolod

Ekstrak daun kitolod adalah salah satu jalan pengobatan herbal glaukoma. Dari pengalaman empiris terbukti bahwa obat tetes mata herbal yang kami berikan dapat menyembuhkan glaukoma yang masih baru. Mekanisme yang melandasi kerja ekstrak daun kitolod  ini dalam menyembuhkan glaukoma memang masih merupakan misteri dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Dugaan kami, ekstrak daun kitolod  ini bisa menurunkan tekanan intraokuler dengan menurunkan laju produksi cairan mata dan meningkatkan laju pengeluarannya.

  1. Biji Kemangi

Biji kemangi juga jadi salah satu bahan yang bisa menyebuhkan mata dari glukoma. Tidak hanya daunnya saja yang bisa digunakan tanaman kemangi juga memberikan manfaatnya untuk tubuh manusia dengan bijinya.

Cara pengobatan herbal glaukoma : ambil biji kemangi yang sudah tua 1 butir saja. Kemudian masukan biji kemangi kepada mata, lalu tutup mata anda sebentar, dan bua lagi sehingga biji keluar dengan sendirinya sebagai tahi mata. Mungkin cara ini cukup ekstrem, tapi menggunakan biji kemangi juga merupakan salah satu cara yang mujarab.

  1. Kulit Buah Manggis

Zat Xamthones yang dihasilkan dari Kulit Manggis  berfungsi sebagai super antioksidan untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh, meningkatkan sistem imun dalam tubuh agar tidak mudah terjangkit suatu penyakit, membunuh bakteri atau virus penyebab penyakit, serta memperbaiki struktur sel jaringan tubuh dan memperlancar peredaran darah ke seluruh tubuh termasuk ke saraf mata yang terhambat akibat penyakit Glaukoma yang menyebabkan kebutaan.

  1. Daun Turi

Tidak hanya bunga turi yang memiliki manfaat bagi kehidupan manusia, tetapi daun turi juga memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan manusia. Daun turi bisa dirubah menjadi Pengobatan Herbal Glaukoma yang bisa menyembuhkan dengan aman dan tanpa efek samping yang buruk. Menggunakan bunga turi untuk menyembuhkan penyakit glukoma merupakan salah satu cara yang efisien.

  1. Biji Bunga Matahari

Anda pasti sudah pernah mendengar bahwa biji bunga matahari sangat bagus untuk kesehatan mata. Bahan ini pun dapat digunakan sebagai salah satu cara pencegahan glaukoma sejak dini jika Anda khawatir akan kesehatan mata Anda. Mata akan selalu terjaga kesehatannya dan bahkan masalah glaukoma dapat berkurang risiko gejalanya berkat kandungan-kandungan baik nan bermanfaat dari bahan alami ini.

Vitamin B2, vitamin E, selenium, serta zinc ada di dalam biji bunga matahari yang akan menjadikan mata jauh-jauh dari segala penyakit serius. Glaukoma dan katarak serta gangguan penglihatan akibat faktor penuaan pun bisa dihindari dengan mengonsumsi biji bunga matahari secara rutin. Bagi yang memiliki sensitivitas terhadap cahaya secara berlebihan pun dapat ditangani dengan bahan ini.

  1. Kale

Merupakan salah satu jenis sayuran, kale adalah sayuran yang penuh dengan nutrisi dan mampu menjadi obat bagi glaukoma dan gangguan penglihatan lainnya tanpa efek samping. Dengan kandungan zeaxathin serta lutein, mata akan selalu terjaga kesehatannya dan inilah yang memang dibutuhkan oleh penderita glaukoma.

Selain dari kedua kandungan tersebut, Anda pun akan memperoleh vitamin K, vitamin A, vitamin C, kalsium, hingga zat besi dari kale. Jika ingin menambah nutrisi demi kesembuhan mata Anda yang terkena glaukoma, Anda bisa mengonsumsi kale apabila bisa dengan mudah memperolehnya. Sayuran bernutrisi lengkap ini sebaiknya dicoba untuk dikonsumsi karena bisa menjadi obat tradisional sederhana yang super ampuh.

Pengobatan Herbal Glaukoma

Pengobatan Herbal Glaukoma

  1. Lutein

Tubuh manusia tak membentuk lutein, sehingga untuk mencukupi keperluan asupannya kita harus mengkonsumsi sayur-sayuran, buah-buahan dan suplemen yang mengandung lutein. Lutein terdapat pada sayuran berwarna hijau tua seperti bayam. Lutein penting bagi orang-orang yang sudah usia lanjut, karena pertambahan usia membuat fungsi penglihatan berkurang, kondisi ini disebut dengan degrenerasi makular. Dengan mengkonsumsi lutein akan sangat membantu mencegah terjadinya glaukoma dan berbagai jenis penyakit mata lainnya.

Itulah 8 Pengobatan Herbal Glaukoma yang dapat Anda gunakan untuk mengobati glaukoma secara alami. Semoga bermanfaat…

Pengobatan Herbal Glaukoma

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment