Mengobati Sakit Glaukoma Dengan S-Lutena

Mengobati Sakit Glaukoma Dengan S-Lutena

 

 

Mengobati Sakit Glaukoma – Glaukoma merupakan penyakit mata yang tidak ditandai dengan gejala secara langsung, penyakit ini diakibatkan oleh cairan yang keluar mengalami hambatan dan akan menekan bola mata yang terdapat di belakang bola mata sehingga aliran darah ke saraf menjadi mati, dan akan mengakibatkan penglihatan semakin berkurang & kebutaan.

Penyakit glaukoma merupakan penyebab kabutaan no 2 di Indonesia.Karena itulah bila terjadi masalah glaukoma sebaiknya Anda langsung melakukan pengobatan yang mampu mengobati dengan tuntas namun tidak beresiko untuk kesehatan yang lain. Memilih pengobatan sangat perlu untuk besikap selaktif, jangan sampai pengobatan yang dilakukan justru menambah penyakit yang diderita.

Mengobati Sakit Glaukoma Dengan S-Lutena

Mengobati Sakit Glaukoma Dengan S-Lutena

GEJALA GLAUKOMA

Glaukoma bisa menyerang siapa saja. Penanganan dini sebelum parah adalah jalan satu-satunya cara untuk menghindari kerusakan penglihatan serius akibat glaukoma. Jika Anda yang punya ciri-ciri berikut ini, sebaiknya Anda rutin memeriksakan mata. Bila memandang lampu neon/sumber cahaya maka akan timbul warna pelangi di sekitar neon tersebut, mata terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur lama kelamaan akan kembali normal, rasa ingin mengedip terus-menerus dengan menekan kedipan berlebihan. Hal inilah yang membuat para penderita glaukoma tidak menyadari bahwa ia sudah menderita penyakit mata yang kronis. Penyakit mata glaukoma ini dapat diderita kedua mata dari si penderita.

  • Tekanan bola mata tinggi (mata Anda cepat lelah).
  • Anda menderita miopia atau rabun jauh.
  • Anda menderita diabetes atau kencing manis.
  • Anda menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi darah buruk)
  • Pernah mengalami kecelakaan/operasi pada mata sebelumnya
  • Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama

MENGOBATI SAKIT GLAUKOMA DENGAN S-LUTENA

Glaukoma termasuk penyakit mata yang harus diperhatikan dan dirawat secara serius, sebab pada taraf tertentu glaukoma bisa mengantarkan pada mata buta. Glaukoma secara berkelanjutan akan merusak retina seseorang, dan juga menekan syaraf mata sehingga tidak bisa bekerja dengan normal. Tentu saja bagi penderita glaukoma membutuhkan pengobatan yang cepat dan aman.

Orang dewasa di atas usia 40 tahunan lebih berpeluang mengalami glaukoma. Sebab kondisi organ mata telah mengalami penurunan. Untuk itu dianjurkan kepada semua pembaca sejak dini merawat kesehatan mata. Menjauhi penggunaan mata yang dapat membuat sakit atau bekerja berlebihan.

Mengobati sakit glaukoma sebaiknya menggunakan obat yang aman dan mempercepat penyembuhan sebaiknya dibuat dari bahan alamiah. Mengobati Sakit Glaukoma tersebut dapat menggunakan suplemen alami bernama S-Lutena.

S-Lutena adalah satu-satunya ekstrak yang terdapat di dunia yang memiliki tingkat kemurnian paling tinggi. Proses pembuatannya menggunakan Ionized Purifiying “cara proses berteknologi tinggi”. S-Lutena merupakan suplemen kesehatan yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) dengan memiliki manfaat sebanding dengan konsumsi sayuran berwarna merah, kuning, oranye dan berdaun hijau gelap.

merupakan terobosan baru nutrisi alami dari negeri Jepang yang terbukti ampuh mengobati sakit glaukoma. S-Lutena sangat alami dan aman, karena terdiri dari sayur mayur, buah-buahan, dan ikan scoot. S Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh. Sudah lebih dari 1.8 juta orang yang mengkonsumsi dan merasakan manfaatnya.

Mengobati Sakit Glaukoma Dengan S-Lutena

Mengobati Sakit Glaukoma Dengan S-Lutena

Mungkin Anda selama ini mengenal 6 dasar kebutuhan dasar tubuh manusia dari mulai karbohidrat, protein, vitamin, mineral, lemak, dan serat. Nah di abad 21 ditemukanlah namanya fitokimia atau nutrisi seri ketujuh yang berupa karotenoid. Kita akan mudah menemukan suplemen karotenoid yang terpisah-pisah. S-Lutena ini memiliki 6 jenis karotenoid (Lutein, Zeaxanthin, Betakaroten, Alphakaroten, Lycopene dan Crocetin) dalam satu kapsul ditambah dengan Cassis Polyphenol, Vitamin E serta DHA yang dapat membantu dalam proses mengobati sakit glaukoma. Karotenoid merupakan nutrisi fitokimia yang sangat penting untuk kesehatan, yang banyak ditemukan pada sayuran berwarna cerah serta buah-buahan. S Lutena juga mengandung ekstrak bluberry dan kelompok vitamin B yang bermanfaat untuk mengobati sakit glaukoma.

S-lutena telah terbukti sangat ampuh untuk mengobati sakit glaukoma. Sekian tips mengobati sakit glaukoma dengan s-lutena. Semoga tips mengobati sakit glaukoma diatas dapat bermanfaat untuk anda . . . :)

Mengobati Sakit Glaukoma Dengan S-Lutena

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Glaukoma Pada Anak, Apa Penyebabnya ?

Glaukoma Pada Anak, Apa Penyebabnya ?

 

Glaukoma Pada Anak – Glaukoma adalah kelompok penyakit mata yang disebabkan oleh tingginya tekanan bola mata sehingga menyebabkan rusaknya saraf optik yang membentuk bagian-bagian retina di belakang bola mata. Saraf optik menyambung jaringan-jaringan penerima cahaya (retina) dengan bagian dari otak yang memproses informasi penglihatan.

PROSES GLAUKOMA PADA ANAK

Pada prinsipnya siapa saja dapat terkena glaukoma. Mulai dari bayi baru lahir sampai pada orang tua. Yang mengkhawatirkan, glaukoma seringkali timbul tanpa gejala sampai pada fase terakhir, kecuali glaukoma jenis akut (tekanan bola mata tiba-tiba meninggi sehingga mata terasa sakit sekali).

Glaukoma Pada anak terjadi akibat adanya peningkatan tekanan cairan di dalam mata. Kondisi ini harus segera diatasi untuk menyelamatkan penglihatan. Pada glaukoma kronis peningkatan tekanan di dalam mata terjadi dalam masa beberapa bulan atau tahun tanpa terjadi gejala apa-apa. Kalau tidak diobati, penyakit glaukoma pada anak akhirnya mengakibatkan kebutaan total.

JENIS GLAUKOMA PADA ANAK

  1. 1.      Glaukoma sudut terbuka

Glaukoma sudut terbuka sering terjadi setelah usia 35 tahun, tetapi kadang terjadi pada anak-anak. Penyakit glaukoma pada anak ini cenderung diturunkan dan paling sering ditemukan pada penderita diabetes atau miopia. Glaukoma sudut terbuka lebih sering terjadi dan biasanya penyakit ini lebih berat jika diderita oleh orang kulit hitam.

Glaukoma Pada Anak, Apa Penyebabnya ?

Glaukoma Pada Anak, Apa Penyebabnya ?

Glaukoma sudut terbuka sering terjadi setelah usia 35 tahun, tetapi kadang terjadi pada anak-anak. Penyakit ini cenderung diturunkan dan paling sering ditemukan pada penderita diabetes atau miopia. Glaukoma sudut terbuka lebih sering terjadi dan biasanya penyakit ini lebih berat jika diderita oleh orang kulit hitam.

  1. 2.      Glaukoma sudut tertutup

Setiap hal yang menyebabkan pelebaran pupil (misalnya cahaya redup, tetes mata pelebar pupil yang digunakan untuk pemeriksaan mata atau obat tertentu), bisa menyebabkan penyumbatan aliran cairan karena terhalang oleh iris. Iris bisa menggeser ke depan dan secara tiba-tiba menutup saluran humor aqueus, sehingga terjadi peningkatan tekanan di dalam mata secara mendadak.

Pengobatan glaukoma sudut tertutup :

  • Minum larutan gliserin dan air bisa mengurangi tekanan dan menghentikan serangan glaukoma. Bisa juga diberikan inhibitor karbonik anhidrase (misalnya asetazolamid).
  • Tetes mata pilokarpin menyebabkan pupil mengecil sehingga iris tertarik dan membuka saluran yang tersumbat. Untuk mengontrol tekanan intraokuler bisa diberikan tetes mata beta bloker.
  1. 3. Glaukoma kongenitalis

Glaukoma Pada anak ini sudah ada sejak lahir dan terjadi akibat gangguan perkembangan pada saluran humor aqueus. Glaukoma pada anak jenis ini seringkali diturunkan. Untuk mengatasi glaukoma pada anak jenis ini perlu dilakukan pembedahan.

Glaukoma Pada Anak, Apa Penyebabnya ?

Glaukoma Pada Anak, Apa Penyebabnya ?

  1. 4. Glaukoma sekunder

Penyebab yang paling sering ditemukan di gkaukoma pada anak ini adalah uveitis. Penyebab lainnya adalah penyumbatan vena oftalmikus, cedera mata, pembedahan mata dan perdarahan ke dalam mata. Beberapa obat (misalnya kortikosteroid) juga bisa menyebabkan peningkatan tekanan intraokuler.

Pengobatan glaukoma pada anak jenis ini tergantung kepada penyebabnya. jika penyebabnya adalah peradangan, diberikan kortikosteroid dan obat untuk melebarkan pupil. kadang dilakukan pembedahan.

FAKTOR RESIKO GLAUKOMA PADA ANAK

  1. Umur

Risiko glaucoma bertambah tinggi dengan bertambahnya usia.

Terdapat 2% dari populasi usia 40 tahun yang terkena glaucoma.

Angka ini akan bertambah dengan bertambahnya usia.

  1. 2. Riwayat anggota keluarga yang terkena glaucoma. Untuk glaukoma jenis tertentu, anggota keluarga penderita glaukoma mempunyai resiko 6 kali lebih besar untuk terkena glaucoma. Resiko terbesar adalah kakak-beradik kemudian hubungan orang tua dan anak-anak.
  2. Tekanan bola mata. Tekanan bola mata diatas 21 mmHg berisiko tinggi terkena glaucoma. Meskipun untuk sebagian individu, tekanan bola mata yang lebih rendah sudah dapat merusak saraf optik. Untuk mengukur tekanan bola mata dapat dilakukan dirumah sakit mata dan/atau dokter spesialis mata.
  3. Obat-obatan. Pemakai steroid secara rutin misalnya: Pemakai obat tetes mata yang mengandung steroid yang tidak dikontrol oleh dokter, obat inhaler untuk penderita asma, obat steroid untuk radang sendi dan pemakai obat yang memakai steroid secara rutin lainnya. Bila anda mengetahui bahwa anda pemakai obat-obatan steroid secara rutin, sangat dianjurkan memeriksakan diri anda ke dokter spesialis mata untuk pendeteksian glaucoma.
  4. Riwayat trauma (luka kecelakaan) pada mata.
  5. Penyakit lain. Riwayat penyakit diabetes (kencing manis), hipertensi dan migren.

Sekian artikel mengenai penyakit glaukoma pada anak. Semoga artikel mengenai penyakit glaukoma pada anak diatas dapat bermanfaat untuk anda … :)

 

Glaukoma Pada Anak, Apa Penyebabnya ?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Glaukoma Sudut Tertutup, Apa Itu ?

Glaukoma Sudut Tertutup, Apa Itu ?

Glaukoma Sudut Tertutup – Glaukoma adalah suatu keadaan tekanan intraokuler/tekanan dalam bola mata relatif cukup besar untuk menyebabkan kerusakan papil saraf optik dan menyebabkan kelainan lapang pandang. Berdasarkan Survei Kesehatan Indera Penglihatan tahun 1993-1996 yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia didapatkan bahwa glaukoma merupakan penyebab kebutaan nomer 2 sesudah katarak (prevalensi 0,16%). Katarak 1,02%, Glaukoma  0,16%, Refraksi 0,11% dan Retina 0,09%. Akibat dari kebutaan itu akan mempengaruhi kualitas hidup penderita terutama pada usia produktif, sehingga akan berpengaruh juga terhadap sumberdaya manusia pada umumnya dan khususnya Indonesia.

Kebutaan akibat glaukoma bersifat irreversibel/menetap tidak seperti kebutaan karena katarak yang dapat diatasi setelah dilakukan operasi pengambilan lensa katarak. Jadi usaha pencegahan kebutaan pada glaukoma bersifat prevensi/pencegahan kebutaan dengan jalan menemukan dan mengobati/ menangani penderita sedini mungkin. Sayangnya tidak mudah untuk menemukan glaukoma dalam stadium awal karena sebagian besar kasus glaukoma awal tidak memberikan gejala yang berarti bahkan asimptomatik, kalaupun ada gejala biasanya hanya berupa rasa tidak enak di mata, pegal-pegal di mata atau sakit kepala separoh yang ringan.  Gejala-gejala tersebut tidak menyebabkan penderita memeriksakan ke dokter atau paramedis. Disamping ketidaktahuan penderita tentang penyakitnya maka peranan tenaga medis dalam mendiagnosis glaukoma awal juga perlu mendapat perhatian, sehingga dapat menemukan glaukoma dalam stadium dini.

Glaukoma Sudut Tertutup, Apa Itu ?

Glaukoma Sudut Tertutup, Apa Itu ?

Penyakit glaukoma merupakan istilah untuk menggambarkan sekelompok gangguan pada mata yang menyebabkan terjadinya kerusakan pada sel sel saraf optik mata. Saraf optik bertugas menghantarkan informasi visual dari mata ke otak.

Glaukoma sudut tertutup terjadi ketika saluran keluar cairan bola mata tiba tiba tertutup. Perjalanan penyakitnya cepat, berat dan sangat nyeri. Glaukoma tipe ini merupakan suatu kondisi darurat akibat rasa sakit yang ditimbulkan.

Setiap hal yang menyebabkan pelebaran pupil (misalnya cahaya redup, tetes mata pelebar pupil yang digunakan untuk pemeriksaan mata atau obat tertentu), bisa menyebabkan penyumbatan aliran cairan karena terhalang oleh iris. Iris bisa menggeser ke depan dan secara tiba-tiba menutup saluran humor aqueus, sehingga terjadi peningkatan tekanan di dalam mata secara mendadak.

Serangan bisa dipicu oleh pemakaian tetes mata yang melebarkan pupil, atau bisa juga timbul tanpa adanya pemicu. Glaukoma akut lebih sering terjadi pada malam hari karena pupil secara alami akan melebar di bawah cahaya yang redup.

GEJALA GLAUKOMA SUDUT TERTUTUP

Berikut ini adalah beberapa gejala penyakit glaukoma sudut tertutup. Gejala glaukoma sudut tertutup, yaitu :

  1. Nyeri tiba tiba dan berat pada salah satu mata.
  2. Penurunan penglihatan atau penglihatan berkabut.
  3. Mual dan muntah.
  4. Melihat bayangan pelangi di sekitar cahaya.
  5. Mata merah.
  6. Mata terasa bengkak.

Gejala tersebut berlangsung hanya beberapa jam sebelum terjadinya serangan lebih lanjut. Serangan lanjutan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan secara mendadak dan nyeri mata yang berdenyut. Penderita juga mengalami mual dan muntah. Kelopak mata membengkak, mata berair dan merah. Pupil melebar dan tidak mengecil jika diberi sinar yang terang.

Glaukoma Sudut Tertutup, Apa Itu ?

Glaukoma Sudut Tertutup, Apa Itu ?

Sebagian besar gejala akan menghilang setelah pengobatan, tetapi serangan tersebut bisa berulang. Setiap serangan susulan akan semakin mengurangi lapang pandang penderita.

PENGOBATAN GLAUKOMA SUDUT TERTUTUP

Berikut ini adalah beberapa cara mengobati glaukoma sudut tertutup, yaitu :

  1. Minum larutan gliserin dan air bisa mengurangi tekanan dan menghentikan serangan glaukoma. Bisa juga diberikan inhibitor karbonik anhidrase (misalnya asetazolamid).
  2. Tetes mata pilokarpin menyebabkan pupil mengecil sehingga iris tertarik dan membuka saluran yang tersumbat. Untuk mengontrol tekanan intraokuler bisa diberikan tetes mata beta bloker.

Setelah suatu serangan, pemberian pilokarpin dan beta bloker serta inhibitor karbonik anhidrase biasanya terus dilanjutkan. Pada kasus yang berat, untuk mengurangi tekanan biasanya diberikan manitol intravena (melalui pembuluh darah).

Terapi laser untuk membuat lubang pada iris akan membantu mencegah serangan berikutnya dan seringkali bisa menyembuhkan penyakit secara permanen. Jika glaukoma tidak dapat diatasi dengan terapi laser, dilakukan pembedahan untuk membuat lubang pada iris.

Sekian artikel mengenai penyakit glaukoma sudut tertutup. Semoga artikel penyakit glaukoma sudut tertutup diatas dapat bermanfaat untuk anda… :)

Glaukoma Sudut Tertutup, Apa Itu ?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Glaukoma Sudut Terbuka

Glaukoma Sudut Terbuka, Apa Itu ?

 

 

Glaukoma Sudut Terbuka – Glaukoma merupakan istilah untuk menggambarkan sekelompok gangguan pada mata yang menyebabkan terjadinya kerusakan pada sel sel saraf optik mata. Saraf optik bertugas menghantarkan informasi visual dari mata ke otak. Pada banyak kasus, kerusakan saraf optik mata disebabkan oleh karena peningkatan tekanan di dalam bola mata atau terkanan intra okuler.

Berdasarkan etiologi, glaukoma dibagi menjadi 4 bagian yaitu glaukoma primer, glaukoma kongenital, glaukoma sekunder dan glaukoma absolut sedangkan berdasarkan mekanisme peningkatan tekanan intraokular glaukoma dibagi menjadi dua, yaitu glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup.

Pada sebagian besar kasus, glaukoma tidak disertai dengan penyakit mata lainnya (glaukoma primer). Glaukoma primer sudut terbuka merupakan bentuk yang tersering, bersifat kronik dan bersifat progressive, menyebabkan pengecilan lapangan pandang bilateral progressive asimptomatik yang muncul perlahan dan sering tidak terdeteksi sampai terjadi pengecilan lapangan pandang yang ekstensif.

Diagnosa glaukoma primer sudut terbuka jika pada pemeriksaan didapatkan adanya peningkatan tekanan intraokular, gambaran kerusakan diskus optikus dan defek lapangan pandang.  Adapun bentuk lain dari glaukoma yaitu glaukoma primer sudut tertutup, glaukoma sekunder sudut terbuka, glaukoma sekunder sudut tertutup, glaukoma kongenital dan glaukoma absolut.

Glaukoma Sudut Terbuka, Apa Itu ?

Glaukoma Sudut Terbuka, Apa Itu ?

Glaukoma sudut terbuka atau Open-angle (chronic) glaucoma adalah jenis glaukoma yang paling banyak ditemukan. Penyebab glaukoma tipe ini masih belum diketahui. Peningkatan tekanan bola mata berlangsung pelan pelan. Glaukoma sudut terbuka biasanya diturunkan dari orang tua ke anak anak mereka.

Glaukoma sudut terbuka sering terjadi setelah usia 35 tahun, tetapi kadang terjadi pada anak-anak. Penyakit ini cenderung diturunkan dan paling sering ditemukan pada penderita diabetes atau miopia. Glaukoma sudut terbuka lebih sering terjadi dan biasanya penyakit ini lebih berat jika diderita oleh orang kulit hitam.

GEJALA GLAUKOMA SUDUT TERBUKA

Penderita glaukoma sudut terbuka umumnya tidak merasakan gejala apa apa, mereka hanya mengalami penurunan tajam penglihatan terutama di bagian sisi luar lapang pandang. Glaukoma sudut terbuka mungkin baru menimbulkan gejala setelah terjadinya kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Lama-lama timbul gejala berupa :

  • penyempitan lapang pandang tepi
  • sakit kepala ringan
  • gangguan penglihatan yang tidak jelas (misalnya melihat lingkaran di sekeliling cahaya lampu atau sulit beradaptasi pada kegelapan).

Pada akhirnya akan terjadi penyempitan lapang pandang yang menyebabkan penderita sulit melihat benda-benda yang terletak di sisi lain ketika penderita melihat lurus ke depan (disebut penglihatan terowongan).

PENYEBAB GLAUKOMA SUDUT TERBUKA

Bagian depan  bola mata dipenuhi oleh cairan bening yang disebut humor aqueous. Cairan ini diproduksi di bagian belakang bola mata. Secara normal, cairan ini akan keluar dari mata melalui saluran yang disebut sudut bilik depan.

Glaukoma Sudut Terbuka, Apa Itu ?

Glaukoma Sudut Terbuka, Apa Itu ?

Segala sesuatu yang menyebabkan sumbatan di saluran pengeluaran cairan bola mata akan meningkatkan tekanan pada bola mata. Tekanan pada bola mata disebut dengan tekanan intra okuler atau TIO. Sebagian besar glaukoma disebabkan oleh peningkatan tekanan pada bola mata yang menyebabkan kerusakan pada serat serat saraf optik.

PENCEGAHAN GLAUKOMA SUDUT TERBUKA

Tidak ada cara untuk mencegah terjadinya glaukoma sudut terbuka, yang bisa dilakukan hanya mencegah makin memburuknya kehilangan penglihatan. Diagnosis dini dan penanganan yang tepat adalah kunci utama untuk mencegah kebutaan akibat glaukoma.

PENGOBATAN GLAUKOMA SUDUT TERBUKA

Untuk pengobatan glaukoma sudut terbuka, obat tetes mata biasanya bisa mengendalikan glaukoma sudut terbuka. Obat yang pertama diberikan adalah beta bloker (misalnya timolol, betaksolol, karteolol, levobunolol atau metipranolol), yang kemungkinan akan mengurangi pembentukan cairan di dalam mata. Juga diberikan pilokarpin untuk memperkecil pupil dan meningkatkan pengaliran cairan dari bilik anterior. Obat lainnya yang juga diberikan adalah epinefrin, dipivefrin dan karbakol (untuk memperbaiki pengaliran cairan atau mengurangi pembentukan cairan).

Jika glaukoma tidak dapat dikontrol dengan obat-obatan atau efek sampingnya tidak dapat ditolerir oleh penderita, maka dilakukan pembedahan untuk meningkatkan pengaliran cairan dari bilik anterior. Digunakan sinar laser untuk membuat lubang di dalam iris atau dilakukan pembedahan untuk memotong sebagian iris (iridotomi). Glaukoma Sudut-Terbuka Primer biasanya membutuhkan pengobatan seumur hidup untuk menurunkan tekanan dalam mata dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

Glaukoma Sudut Terbuka, Apa Itu ?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Apa itu Penyakit Glaukoma?

Apa itu Penyakit Glaukoma?

 

Apa itu penyakit glaukomaApa itu penyakit Glaukoma? Glaukoma merupakan sebuah tekanan bola mata meningkat sehingga mengakibatkan kerusakan saraf optik, yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Tekanan abnormal tinggi di dalam mata Anda biasanya, tidak selalu menyebabkan kerusakan ini.

Sebelum mengenal apa itu penyakit Glaukoma, anda perlu mengetahui bahwa glaukoma adalah salah satu penyebab utama kebutaan di Amerika Serikat. Glaukoma dapat merusak penglihatan anda secara bertahap Anda mungkin tidak melihat adanya kehilangan penglihatan sampai penyakit ini pada stadium lanjut. Jenis yang paling umum dari glaukoma, glaukoma primer sudut terbuka, tidak memiliki tanda-tanda nyata atau gejala kecuali kehilangan penglihatan secara bertahap.

Apa itu Penyakit Glaukoma Mata?

Apa itu Penyakit Glaukoma?

Jenis yang paling umum dari glaukoma adalah glaukoma sudut terbuka dan tertutup. Kedua glaukoma tersebut mempunyai gejala berikut ini.

  • Terjadi penyempitan pada bagian tepi lapang pandang
  • Sakit kepala ringan
  • Sakit mata
  • Mual dan muntah (menyertai sakit mata yang parah)
  • Tiba-tiba mengalami gangguan visual, seringkali dalam cahaya rendah
  • penglihatan kabur
  • Halo di sekitar lampu
  • Kemerahan pada mata

Secara umum, apa itu penyakit glaukoma sudah bisa dipahami bukan? ini memang bukanlah penyakit yang sederhana, karena menyakut mata yang merupakan jendela dunia. Jadi bagi kita yang sehat, bersyukurlah dengan cara memberi nutrisi mata yang baik. salah satu yang kami rekomendasikan adalah pebanyak makan buah dan sayur yang banyak mengandung lutein.

Risiko Penyebab Glaukoma

Tekanan mata internal yang tinggi (tekanan intraokuler). Jika tekanan mata internal Anda (intraocular pressure) lebih tinggi dari normal, Anda pada peningkatan risiko mengembangkan glaukoma, meskipun tidak semua orang dengan tekanan intraokular tinggi mengembangkan penyakit.

Umur. Anda berada di risiko yang lebih tinggi glaukoma jika Anda lebih tua dari usia 60, terutama jika Anda Meksiko-Amerika. Anda mungkin berada pada risiko yang lebih tinggi dari sudut tertutup glaukoma jika Anda lebih tua dari usia 40.

Riwayat keluarga glaukoma. Jika Anda memiliki riwayat keluarga glaukoma, Anda memiliki risiko lebih besar terkena itu.

Kondisi medis. Beberapa kondisi dapat meningkatkan resiko terkena glaukoma, termasuk diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan hipotiroidisme. Sehingga apa itu penyakit glaukoma juga tergantung kondisi medis.

Apa itu Penyakit Glaukoma Mata?

Apa itu Penyakit Glaukoma?

Kondisi mata lainnya. Cedera mata parah dapat menyebabkan peningkatan tekanan mata. Kondisi mata lain yang dapat menyebabkan peningkatan risiko glaukoma termasuk tumor mata, terlepasnya retina, radang mata dan dislokasi lensa. Beberapa jenis operasi mata juga dapat memicu glaukoma. Juga, menjadi rabun jauh atau rabun dekat dapat meningkatkan resiko terkena glaukoma.

Itulah beberapa hal penting yang perlu ketahui mengenai apa itu penyakit glaukoma mata. Semoga artikel apa itu penyakit glaukoma mata dapat bermanfaat untuk anda..

 

Apa itu Penyakit Glaukoma?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Jenis Glaukoma, Apa Saja ?

Jenis Glaukoma, Apa Saja ?

Jenis Glaukoma – Glaukoma adalah penyakit mata yang disebabkan oleh peningkatan tekanan cairan di dalam mata. Glaukoma akut terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini harus segera diatasi untuk menyelamatkan penglihatan. Pada jenis glaukoma kronis peningkatan tekanan di dalam mata terjadi dalam masa beberapa bulan atau tahun tanpa terjadi gejala apa-apa. Kalau tidak diobati, glaukoma kronis akhirnya mengakibatkan kebutaan total. Glaukoma dapat juga disebabkan oleh penyakit mata lainnya.

Jenis Glaukoma, Apa Saja ?

Jenis Glaukoma, Apa Saja ?

Terdapat 4 jenis glaukoma :

  • Ø Glaukoma sudut terbuka
  • Ø Glaukoma sudut tertutup
  • Ø Glaukoma Sekunder
  • Ø Glaukoma Kongenital
  1. 1.     Glaukoma Sudut-Terbuka Primer (Primary Open-Angle Glaucoma)

Jenis Glaukoma Sudut Terbuka Primer adalah tipe yang yang paling umum dijumpai. Glaukoma jenis ini bersifat turunan, sehingga risiko tinggi bila ada riwayat dalam keluarga. Biasanya terjadi pada usia dewasa dan berkembang perlahan-lahan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Seringkali tidak ada gejala sampai terjadi kerusakan berat dari syaraf optik dan penglihatan terpengaruh secara permanen. :Pemeriksaan mata teratur sangatlah penting untuk deteksi dan penanganan dini.

      Jenis Glaukoma Sudut-Terbuka Primer biasanya membutuhkan pengobatan seumur hidup untuk menurunkan tekanan dalam mata dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

  1. 2.     Glaukoma Sudut-Tertutup Akut (Acute Angle-Closure Glaucoma)

Jenis Glaukoma Sudut-Tertutup Akut terjadi tekanan disudut bilik mata depan. Serangan menimbulkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan kerusakan permanen bila tidak segera diobati. Lebih sering ditemukan karena keluhannya yang mengganggu. Gejalanya adalah sakit mata hebat, pandangan kabur dan terlihat warna-warna di sekeliling cahaya. Beberapa pasien bahkan mual dan muntah-muntah.

Jenis Glaukoma Sudut-Tertutup Akut termasuk yang sangat serius dan dapat mengakibatkan kebutaan dalam waktu yang singkat. Bila Anda merasakan gejala-gejala tersebut segera hubungi dokter spesialis mata Anda.

  1. 3.     Glaukoma Sekunder (Secondary Glaukoma)

Jenis Glaukoma Sekunder disebabkan oleh kondisi lain seperti katarak, diabetes, trauma, arthritis maupun operasi mata sebelumnya. Obat tetes mata atau tablet yang mengandung steroid juga dapat meningkatkan tekanan pada mata. Karena itu tekanan pada mata harus diukur teratur bila sedang menggunakan obat-obatan tersebut

  1. 4.     Glaukoma Kongenital (Congenital Glaukoma)

Jenis Glaukoma Kongenital ditemukan pada saat kelahiran atau segera setelah kelahiran, biasanya disebabkan oleh sistem saluran pembuangan cairan di dalam mata tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya tekanan bola mata meningkat terus dan menyebabkan pembesaran mata bayi, bagian depan mata berair dan berkabut dan peka terhadap cahaya.

Jenis Glaukoma, Apa Saja ?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Gejala sakit mata glaukoma

Gejala Sakit Mata Glaukoma

Gejala sakit mata glaukomaGejala sakit mata glaukoma yang dirasakan pertama kali antara lain : bila memandang lampu neon/sumber cahaya maka akan timbul warna pelangi  di sekitar neon tersebut, mata terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur lama kelamaan akan kembali normal, rasa ingin mengedip terus-menerus dengan menekan kedipan berlebihan. Hal inilah yang membuat para penderita glaukoma tidak menyadari bahwa ia sudah menderita penyakit mata yang kronis.

Jika mempunyai gejala sakit mata glaukoma berikut ini, sebaiknya Anda rutin memeriksakan kesehatan mata:

  • Ada keluarga Anda yang menderita glaukoma.
  • Tekanan bola mata tinggi (mata Anda cepat lelah).
  • Anda menderita miopia atau rabun jauh.
  • Anda menderita diabetes atau kencing manis.
  • Anda menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi darah buruk)
  • Pernah mengalami kecelakaan/operasi pada mata sebelumnya
  • Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama.