Penyakit Glaukoma Sebabkan Kebutaan

Penyakit Glaukoma Sebabkan Kebutaan

 

Penyakit Glaukoma Sebabkan Kebutaan, Glaukoma sebenarnya mengacu pada sekelompok penyakit yang mempengaruhi saraf optik mata. Saat serat saraf mati, dampak pertamanya pada penglihatan perifer/arah samping seseorang, penyakit glaukoma sembuh. Inilah sebabnya mengapa kehilangan penglihatan dapat meluas sebelum masalah terdeteksi, sedangkan kerusakan yang terlanjur terjadi seringkali bersifat permanen.

Penyakit Glaukoma Sebabkan Kebutaan

Penyakit Glaukoma Sebabkan Kebutaan

Glukoma sendiri memiliki dua tipe yang perlu dikenali yakni glaukoma akut dan glaukoma kronik. Glaukoma akut biasanya terjadi secara mendadak, dengan gejala mata nyeri yang berat atau sakit kepala, mata buram, melihat pelangi di sekitar lampu, mual dan muntah.

Glaukoma adalah kelainan mata yang merupakan penyebab kebutaan nomor dua di Indonesia, setelah katarak. Penyebab glaukoma umumnya karena tekanan bola mata terlampau tinggi.Tekanan pada bola mata normalnya di bawah 21, bila berada di atas ukuran tersebut bisa mengakibatkan perubahan pada saraf penglihatan.

Pada orang normal, pandangan matanya mempunyai luas yang besar sekali, bisa melihat kemana-mana. Glaukoma mengakibatkan pandangan menjadi kecil, bisa sampai menciut sekecil lubang kunci. Tergolong parah apabila lapang pandangnya kurang dari 10 derajat. Semakin lama semakin menciut akhirnya buta total. Nah, glaukoma tergolong kebutaan absolut; buta yang sama sekali tidak bisa melihat cahaya.

Jenis Glaukoma

Dua jenis glukoma yang disebabkan oleh tekanan pada mata adalah glaukoma sudut terbuka dan sudut tertutup. Glukoma sudut terbuka adalah jenis glaukoma yang paling umum. Jenis ini juga disebut sebagai glaukoma kronis karena muncul dan berkembang secara perlahan-lahan. Glukoma sudut tertutup jauh lebih jarang terjadi dan dikenal sebagai glaukoma akut karena terjadi secara tiba-tiba. Glukoma sudut tertutup merupakan kondisi darurat karena dapat menyebabkan kebutaan permanen dengan cepat.

Faktor-faktor yang dapat memicu glukoma adalah peradangan dan infeksi parah pada mata, penyakit yang mendasari seperti diabetes, serta efek samping dari penggunaan obat-obatan steroid. Selain itu, risiko glukoma juga meningkat seiring dengan usia seseorang, terutama jika berada di atas 40 tahun.

Gejala Glaukoma

Glukoma bisa menyerang siapa saja. Penanganan dini sebelum parah adalah jalan satu-satunya cara untuk menghindari kerusakan penglihatan serius akibat glukoma. Jika mempunyai ciri-ciri berikut ini, sebaiknya Anda rutin memeriksakan kesehatan mata:

  • Ada keluarga Anda yang menderita glukoma.
  • Tekanan bola mata tinggi (mata Anda cepat lelah).
  • Anda menderita miopia atau rabun jauh.
  • Anda menderita diabetes atau kencing manis.
  • Anda menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi darah buruk)
  • Pernah mengalami kecelakaan/operasi pada mata sebelumnya
  • Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama

Penyebab Penyakit Glukoma

Penyakit glukoma biasanya dialami oleh orang yang usianya di atas 40 tahun. Namun, saat ini, orang muda dewasa bahkan anak-anak pun dapat mengalami hal ini. Berikut beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya glukoma:

  • Faktor keturunan: glukoma cenderung diwariskan. Apabila orangtua Anda terdiagnosis menderita glaukoma, maka Anda berpeluang besar menderita penyakit ini.
  • Penyakit diabetes: Glukoma akan dialami oleh para diabetesi.
  • Cedera, infeksi, dan peradangan pada mata: Apabila mata Anda mengalami cedera atau radang, segera diobati. Jika tidak, hal itu akan menyebabkan glukoma.
  • Penyumbatan pada pembuluh darah di mata
  • Pernah melakukan operasi mata

Karena Penyakit glaukoma menyebabkan saraf optik terganggu, maka diagnosis akan fokus pada hal tersebut. Dokter mata akan memeriksa daya penglihatan pasien dan struktur bagian dalam mata. Sebuah prosedur untuk memeriksa tekanan mata juga akan dilakukan. Prosedur ini disebut tonometri. Dokter juga akan melakukan tes bidang visual untuk memeriksa apakah penglihatan tepi pasien telah berkurang.

Penyakit Glaukoma Sebabkan Kebutaan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyembuhan Glaukoma Mata

Penyembuhan Glaukoma Mata

 

Penyembuhan Glaukoma Mata, Glaukoma mata adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Penyembuhan Glaukoma Mata

Penyembuhan Glaukoma Mata

Faktor-faktor yang dapat memicu glaukoma adalah peradangan dan infeksi parah pada mata, penyakit yang mendasari seperti diabetes, serta efek samping dari penggunaan obat-obatan steroid. Selain itu, risiko glaukoma juga meningkat seiring dengan usia seseorang, terutama jika berada di atas 40 tahun.

Penyembuhan Glaukoma Mata

Glaukoma harus didiagnosis dan diobati sedini mungkin. Jika kondisi ini diabaikan, maka penyakit ini akan terus berkembang dan penderitanya bisa mengalami kebutaan. Kerusakan mata yang ditimbulkan oleh glaukoma tidak dapat diobati hingga sepenuhnya sembuh seperti keadaan normal. Namun tujuan pengobatan kondisi ini adalah untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata.

Penyembuhan glaukoma mata bisa ditangani dengan obat tetes mata, obat-obatan yang diminum, pengobatan laser, atau prosedur operasi.

  1. Penyembuhan Glaukoma Mata dengan Pengobatan Laser

Pengobatan laser dapat diterapkan untuk glaukoma sudut terbuka dan tertutup. Pada glaukoma sudut terbuka, pengobatan laser dapat memperlancar aliran pembuangan cairan mata, sedangkan pada glaukoma sudut tertutup, prosedur ini mampu menghilangkan penyumbatan cairan. Setelah prosedur laser, obat tetes mata biasanya masih perlu digunakan.

  1. Penyembuhan Glaukoma Mata dengan Obat Tetes Mata

Umumnya obat tetes mata sering menjadi bentuk penanganan pertama untuk glaukoma sudut terbuka yang disarankan oleh dokter.  Obat tetes ini berguna melancarkan pembuangan cairan mata dan mengurangi produksinya.

Beberapa jenis obat tetes mata untuk penyembuhan glaukoma mata adalah:

  • Obat-obatan penghambat alfa, seperti apraclonidine dan brimonidine.
  • Obat-obatan penghambat beta, seperti timolol dan levobunolol.
  • Obat-obatan prostaglandin analoge, seperti travoprost dan bimatoprost.
  • Obat-obatan penghambat carbonic anydrase, seperti dorzolamide dan brinzolamide.

Untuk efek yang lebih maksimal, obat-obatan tetes mata di atas bisa dikombinasikan untuk menurunkan tingkat tekanan di dalam mata.

Beberapa potensi efek samping penggunaan obat tetes mata penyembuhan glaukoma mata adalah:

  • Iritasi pada mata
  • Mata merah
  • Mata terasa kering dan/atau gatal
  • Sensasi menyengat pada mata

Sangat penting bagi Anda untuk tidak menggunakan obat tetes mata tanpa bertanya lebih dahulu pada dokter karena dikhawatirkan beberapa jenis obat tetes penyembuhan glaukoma memiliki efek samping yang dapat memengaruhi kinerja paru-paru atau pun jantung.

  1. Penyembuhan Glaukoma Mata dengan Obat-Obatan Glaukoma Yang Diminum

Untuk melengkapi kinerja obat tetes atau jika obat tetes terbukti kurang efektif, dokter akan meresepkan obat untuk penyembuhan glaukoma mata dalam bentuk pil. Obat yang diminum adalah penghambat carbonic anhydrase seperti dorzolamide dan brinzolamide.

Beberapa efek samping pil untuk penyembuhan glaukoma mata adalah:

  • Sering buang air kecil
  • Masalah pada daya ingat
  • Sakit perut
  • Kesemutan pada tangan dan kaki
  • Depresi
  • Batu ginjal

Selain dengan cara penyembuhan glaukoma mata di atas, Anda juga bisa melakukan penyembuhan glaukoma mata dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Penyembuhan glaukoma mata paling ampuh dan efektif serta tanpa efeksamping. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam S-Lutena.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Penyembuhan Glaukoma Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Glaukoma

Faktor Penyebab Glaukoma

 

Faktor Penyebab Glaukoma, Glaukoma adalah sebuah penyakit yang merusak mata, yang disebabkan karena adanya tekanan pada bagian dalam mata. Penyakit ini menyebabkan kerusakan pada bagian optik mata. Hal ini biasanya disebabkan karena adanya tekanan yang terus terjadi pada bagian optik mata. Optik yang berfungsi mengirimkan sinyal gambar dari mata ke otak, akan terganggu dan akibatnya dapat menyebabkan gangguan yang lebih parah atau buta permanen. Tekanan pada bagian mata menyebabkan cairan mata tidak beredar ke semua bagian mata.

Faktor Penyebab Glaukoma

Faktor Penyebab Glaukoma

Pada dasarnya glaukoma sama sekali tidak memperlihatkan gejala khusus. Hal inilah yang membuat deteksi dini pada glaukoma sangat sulit untuk dilakukan. Deteksi dini glaukoma juga harus dilakukan bersama ahli mata atau spesialis. Pemeriksaan perlu dilakukan selama satu atau dua tahun sekali.

Faktor Penyebab Glaukoma

Faktor penyebab glaukoma dilihat dari jenis glaukoma dan masalah tekanan yang terjadi pada bagian mata. Berikut ini faktor penyebab glaukoma berdasarkan jenisnya :

  1. Glaukoma Sudut Terbuka

Faktor penyebab glaukoma dikarenakan sudut aliran yang terjadi pada bagian kornea dan iris tetap terbuka ketika seharusnya sudut tersebut tertutup. Hal ini menyebabkan cairan mata yang keluar sangat sedikit dan cairan yang seharusnya keluar akhirnya masuk ke bagian mata lagi. Jika gejala ini sudah terjadi maka biasanya ditunjukkan dengan rasa sakit pada bagian mata dan sering diremehkan sehingga terlambat untuk ditangani.

Faktor penyebab glaukoma sudut terbuka yang paling utama adalah terjadinya penekanan pada bagian dalam mata yang menyebabkan kerusakan pada optik. Tekanan dapat disebabkan karena cairan yang terus menumpuk pada bagian iris dan kornea mata.

  1. Glaukoma Sudut Tertutup

Faktor penyebab glaukoma terjadi karena bagian iris mata menonjol ke depan, sehingga menyebabkan cairan pada mata tidak dapat keluar. Sudut ini biasanya dibentuk pada bagian kornea dan iris yang membuat cairan mata tidak bisa keluar. Tekanan inilah yang menyebabkan glaukoma. Kondisi ini paling sering terjadi pada orang dengan sudut mata yang terlalu sempit.

Faktor Penyebab Glaukoma Umum

Selain berbagai macam masalah tekanan yang terjadi pada bagian optik mata, maka ada beberapa hal yang bisa menyebabkan gangguan glaukoma seperti dibawah ini:

  • Gangguan peredaran darah. Faktor penyebab glaukoma terjadinya gangguan pengaturan aliran darah ataupun penyumbatan pembuluh darah ke saraf optik mata. Gangguan aliran ini bisa disebabkan oleh faktor penyakit seperti diabetes, hipertensi atau endapan plak arteri yang dipicu oleh timbunan kolesterol.
  • Overdosis vitamin C. Walaupun vitamin C merupakan jenis vitamin yang larut dalam air dan kelebihan asupannya dapat dibuang melalui urine, namun menurut salah satu penelitian yang pernah dipublikasikan, kelebihan suplai vitamin C juga dapat memicu terjadinya gangguan pada syaraf mata.
  • Tekanan tinggi. Walaupun tekanan bola mata atau tekanan intraokuler mampu menyebabkan kerusakan saraf optik mata, namun menurut beberapa sumber dikatakan bahwa tekanan intraokuler yang normal juga dapat memicu faktor penyebab glaukoma. Tekanan intraokuler yang telalu tinggi ini dapat terjadi akibat ketidakseimbangan produksi cairan dan pembuangannya dalam bola mata.
  • Katarak. Katarak yang terlalu parah dan tidak mendapatkan penanganan segera merupakan salah satu faktor penyebab glaukoma sekunder, seperti penurunan penglihatan perifer atau sekeliling pinggiran luar dan penglihatan malam hari.
  • Gangguan fungsi hormonal terutama yang berkaitan dengan hormon steroid atau cortisone yang berguna untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh. Selain gangguan fungsi hormonal ini, penggunaan steroid sintesis jangka panjang seperti yang digunakan oleh olahragawan juga berpotensi menyebabkan glaukoma.

Faktor usia atau umur juga merupakan salah satu faktor penyebab glaukoma. Hal ini terjadi karena dipicu oleh penurunan syaraf optik dan lensa mata karena kelainan mata presbiopi. Kelainan mata presbiopi pada usia tua ini akan memicu daya akomodasi mata yang bekerja secara maksimum, sehingga menimbulkan tekanan intraokuler yang tinggi dan mampu menyebabkan kerusakan saraf optik mata. Oleh karenanya, melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara teratur dan segera ketika pandangan terasa kabur, remang dan sempit, harus segera dilakukan untuk meminimalkan resiko glaukoma yang terjadi. Semoga bermanfaat.

Faktor Penyebab Glaukoma

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pencegahan Glaukoma Mata

Pencegahan Glaukoma Mata

 

Pencegahan Glaukoma Mata, Glaukoma merupakan suatu kondisi yang membuat penderitanya mengalami gangguan penglihatan. Menurut Badan Kesehatan Dunia PBB atau WHO, glaukoma merupakan penyebab kebutaan kedua terbesar di seluruh dunia setelah katarak.

Pencegahan Glaukoma Mata

Pencegahan Glaukoma Mata

Penyebab glaukoma adalah meningkatnya tekanan di dalam mata (tekanan intraokular), baik akibat produksi cairan mata yang berlebihan, maupun akibat terhalangnya saluran pembuangan cairan tersebut. Tekanan ini dapat merusak serabut saraf retina atau jaringan saraf yang melapisi bagian belakang mata dan saraf optik yang menghubungkan mata ke otak juga. Hingga kini, belum jelas kenapa produksi cairan mata bisa berlebihan atau kenapa saluran pembuangannya bisa tersumbat.

Glaukoma bisa menyerang siapa saja. Penanganan dini sebelum parah adalah jalan satu-satunya cara untuk menghindari kerusakan penglihatan serius akibat glaukoma.

Pencegahan Glaukoma Mata

Ada beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk bisa terhindar dari glaukoma. Berikut ini adalah pencegahan glaukoma mata yang perlu Anda lakukan sejak dini :

  1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Pencegahan glaukoma mata dengan mengontrok kadar gula darah. Kadar gula darah sangat penting untuk melindungi mata dari tekanan pada lensa yang berlebihan. Tekanan lensa inilah yang akan menyebabkan glaukoma dan umumnya memang jarang disadari. Karena itu hal penting yang harus Anda lakukan adalah memiliki pola kebiasaan makan makan yang baik. Hindari terlalu sering mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat komplek, gula berlebihan dan biji-bijian. Beberapa makanan yang harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas misalnya seperti nasi, pasta, sereal, kentang dan roti putih.

  1. Olahraga

Pencegahan glaukoma mata dengan perbanyak olahraga. Melakukan berbagai jenis olahraga akan membantu menurunkan resiko tekanan pada mata berlebihan. Terlebih bagi yang selalu bekerja di depan layar komputer. Latihan atau olahraga juga bisa melindungi tubuh dari penyakit glaukoma akibat kondisi metabolisme yang buruk seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.

  1. Melindungi Mata

Pencegahan glaukoma mata dengan melindungi mata. Biasakan untuk melindungi mata apabila sedang melakukan olahraga atau pekerjaan yang bisa meningkatkan resikocedera mata. Anda bisa menggunakan kacamata khusus yang memang bisa melindungi area mata agar tidak terkena zat asing maupun tekanan berlebihan. Pada awalnya mungkin tidak nyaman tapi memang sangat diperlukan.

  1. Hindari Makanan Mengandung Lemak Trans

Pencegahan glaukoma mata dengan menghindari makanan yang mengandung lemak trans. Kebiasaan mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung lemak trans akan membuat kesehatan mata Anda beresiko tinggi terkena glaukoma. Lemak akan membuat sistem lensa mata menjadi lebih buruk terutama jenis lemak yang didapatkan dengan cara dibakar dan digoreng. Karena itu hindari semua jenis makanan yang mengandung lemak atau makan dalam jumlah yang sangat terbatas saja.

  1. Pemeriksaan Mata

Pencegahan glaukoma mata dengan periksa mata secara rutin. Pemeriksaan mata seharusnya memang sudah dilakukan sejak awal. Meskipun glaukoma bisa terjadi pada usia lebih dari 42 tahun namun ada beberapa kasus dimana usia muda terserang glaukoma. Karena itu pemeriksaan secara teratur harus dilakukan untuk mengetahui gejala sejak awal. Bahkan orang yang memiliki riwayat glaukoma dalam keluarga harus melakukan pemeriksaan secara teratur. Pencegahan Glaukoma Mata

  1. Kurangi Karbohidrat dan Gula

Cara pencegahan glaukoma mata lain yang bisa dilakukan adalah mengurangi semua jenis asupan makanan yang mengandung karbohidrat dan gula tinggi. Karbohidrat dan gula berperan penting dalam meningkatkan kadar gula dalam darah sehingga, membuat kebutuhan insulin sangat tinggi. Jika kondisi ini terus terjadi maka bisa menyebabkan diabetes. Bahaya diabetes akan membuat kesehatan mata menurun karena meningkatkan penumpukan kadar gula dalam lensa mata. Pencegahan Glaukoma Mata

  1. Hindari Stres

Pencegahan glaukoma mata dengan menghindari stress. Stress akan membuat tekanan lensa mata jauh lebih kuat dan besar. Akibatnya maka lensa dan retina mata tidak bisa bekerja dengan baik. Tekanan mata juga membuat tekanan pada lensa mata mengalami perubahan. Jika kondisi ini terus terjadi maka bisa menyebabkan glaukoma. Untuk cara mengatasi stres maka bisa mencoba untuk yoga, olahraga atau rekreasi. Pencegahan Glaukoma Mata

  1. Konsumsi Makanan Menyehatkan Mata

Pencegahan glaukoma mata dengan mengkonsumsi makanan yang menyehatkan mata. Berbagai jenis kebutuhan nutrisi manusia untuk mata memang sangat penting, terutama untuk menghindari semua jenis penyakit mata termasuk glaukoma.

Selain pencegahan glaukoma mata di atas, Anda juga bisa melakukan pencegahan glaukoma mata dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi, mencegah penyakit glaukoma.

S-Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia.

Super Lutein sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata. Pencegahan Glaukoma Mata

Pencegahan Glaukoma Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Glaukoma Bawaan

Glaukoma Bawaan

 

Glaukoma bawaan yang menimpa sebagian kecil orang. Jenis glaukoma ini diderita sejak lahir dan gejalanya dapat dilihat dari ukuran bola mata sang bayi yang sangat besar dan sensitif terhadap cahaya. Glaukoma kongenital merupakan glaukoma bawaan yang jarang terjadi, dimana cairan di dalam bola mata tidak dapat dialirkan dengan baik, sehingga tekanan di dalam bola mata meningkat. Jika tidak ditangani, maka keadaan ini bisa meusak saraf penglihatan dan menyebabkan kebutaan total.

Glaukoma Bawaan

Glaukoma Bawaan

Gejala Glaukoma Bawaan

Pada glaukoma bawaan, mata yang terkena glaukoma bisa membesar karena sklera dan kornea mata meregang akibat tekanan intraokuler yang meningkat. Bola mata yang membesar ini tidak terjadi pada glaukoma orang dewasa. Kornea mata terkadang tampak keruh dan mata bisa tampak merah. Mata bayi bisa berair dan terasa nyeri saat melihat cahaya terang. Jika tidak diatasi maka kekeruhan pada kornea akan semakin berat, sehingga bisa terjadi kerusakan pada saraf mata, dan bisa menyebabkan kebutaan.

Penyebab Glaukoma Bawaan

Glaukoma bawaan atau glaukoma kongenital atau disebut juga glaukoma infantil primer, terjadi pada bayi dan anak-anak yang masih kecil. Kelainan ini hanya bisa mengenai satu mata dengan prosentase 40% anak atau kedua mata dengan presentase 60% anak. Kelainan ini disebut kelainan primer karena tidak disebabkan oleh kelainan yang lain.

Pada glaukoma bawaan, tekanan di dalam bola mata maeningkat melebihi batas normal. Tekanan ini juga meningkat pada bayi setelah mengalami cedera atau operasi mata (misalnya pasca operasi katarak). Glaukoma bawaan terjadi akibat adanya gangguan pada perkembangan saluran aliran cairan dari mata. Penyakit glaukoma bawaan ini seringkali bersifat diturunkan.

Diagnosis Glaukoma Bawaan

Untuk menegakkan diagnosis glaukoma kongenital perlu dilakukan pemeriksan degan menggunakan oftalmoskop. Pemeriksaan mata yang biasa dilakukan:

  • Pemeriksaan retina
  • Pengukuran tekanan intraokuler dengan menggunakan tonometri
  • Pemeriksaan lapang pandang
  • Pemeriksaan ketajaman penglihatan
  • Pemeriksaan refraksi
  • Respon refleks pupil
  • Pemeriksaan slit lamp.

Diagnosa glaukoma bawaan primer dibuat setelah menyingkirkan keadaan-keadaan lain yang mungkin menyebabkan glaukoma atau bisa menyebabkan gejala-gejala yang mirip dengan glaukoma.

Pengobatan Glaukoma Bawaan

Jika tidak diobati, bola mata akan membesar dan hampir dapat dipastikan akan terjadi kebutaan. Pembedahan yang segera dilakukan setelah bayi lahir akan memberikan peluang terbaik untuk menurunkan tekanan didalam bola mata dan untuk mempertahankan fungsi penglihatan. Pembedahan dilakukan dengan membuat sistem drainase yang baru.

Selain dengan cara pembedahan glaukoma kongenital di atas, Anda juga bisa mencegah dan mengobati glaukoma bawaan dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia. Super Lutein sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Glaukoma Bawaan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Glaukoma Tanpa Operasi

Pengobatan Glaukoma Tanpa Operasi

 

Pengobatan Glaukoma Tanpa Operasi

Pengobatan Glaukoma Tanpa Operasi

Pengobatan Glaukoma Tanpa Operasi, Glaukoma adalah penyebab kebutaan kedua terbesar di dunia setelah katarak. Diperkirakan 66 juta penduduk dunia sampai tahun 2010 akan menderita gangguan penglihatan karena glaukoma. Penyakit glaukoma ini termasuk berbahaya, lebih bahaya daripada katarak karena kebutaan yang disebabkan oleh glaukoma tidak bisa disembuhkan, sedangkan kebutaan yang disebabkan oleh katarak masih bisa diobati dengan operasi atau Obat Terapi Mata Alami.

Penderita glaukoma sering tidak menyadari adanya gangguan penglihatan sampai terjadi kerusakan penglihatan yang sudah lanjut. Diperkirakan 50% penderita glaukoma tidak menyadari mereka menderita penyakit tersebut sampai mereka mengalami kerusakan mata yang parah.

Pengobatan Glaukoma Tanpa Operasi

Setiap penyakit yang timbul, maka ada obat penyembuhnya atau cara mengobatinya. Demikian pula untuk pengobatan glaukoma tanpa operasi. Berikut adalah beberapa pengobatan glaukoma tanpa operasi yang dapat dilakukan :

  1. Pengobatan Glaukoma Tanpa Operasi Dengan Menurunkan Kadar Insulin

Pengobatan glaukoma tanpa operasi adalah dengan menurunkan kadar insulin. Orang yang memiliki tingkat insulin yang tinggi dapat menyebabkan tekanan darah naik. Studi menunjukan resistensi insulin sering terjadi pada orang yang diabetes, obesitas dan tekanan darah tinggi. Mengobati glaukoma mata, Perbanyak lah memakan roti, beras, kentang, pasta untuk menurunkan kadar insulin pada tubuh Anda.

  1. Pengobatan Glaukoma Tanpa Operasi Dengan Memakan Suplemen Omega 3 Lemak Hewani

Pengobatan glaukoma tanpa operasi adalah dengan memakan suplemen. Omega 3 mengandung DHA yang dapat menbantu dan melindungi fungsi Retina Mata. Selain itu juga mampu mencegah degenerasi makula yang dapat menyebabkan kebutaan, mengobati glaukoma mata. Omega 3 dapat ditemukan pada ikan segar baik ikan laut, danau maupun kolam.

  1. Pengobatan Glaukoma Tanpa Operasi Dengan Mendapat Banyak Lutein dan Zeaxanthin

Pengobatan glaukoma tanpa operasi dengan lutein. Pasti istilah ini sangat asing bukan? Sebenarnya Lutein merupakan karotenoid yang dapat ditemukan pada sayuran hijjau. yang mampu menjadi zat antioksidan serta melindungi mata dari radikal bebas. Contoh makanan yang mengandung Lutein antara lain bayam, brokoli, dll. Sama hal nya dengan Lutein, Zeaxanthin juga membantu melindungi mata. Contoh makanan yang mengandung Zeaxathin adalah kuning telur. Namun usahakan memakan kuning telur yang setengah matang agar zar Karotenoidnya tidak rusak ketika digoreng.

  1. Mengobati Glaukoma Tanpa Operasi Dengan Memakan Buah Berwarna Gelap

Makanlah buah blueberry atau chanbery. Mungkin buah ini agak langka kalau diwilayah indonesia. Namun buah yang berwarna gelap mampu membalikan degenerasi makula, mengobati glaukoma. mereka mampu memperkuat kapiler yang membawa nutrisi ke otot mata dan ke saraf mata, mengobati glaukoma mata. Dengan memakan buah tersebut tekanan pada mata akan turun dan ini merupakan cara mengobati glaukoma tanpa operasi.

  1. Pengobatan Glaukoma Tanpa Operasi Dengan Mengurangi Lemak

Diet tinggi lemak juga berkontribusi besar terhadap degenerasi makula, sehingga dapat menurunkan tekanan pada mata dan pengobatan glaukoma tanpa operasi.

  1. Pengobatan Glaukoma Tanpa Operasi Dengan Olah Raga

Pengobatan glaukoma tanpa operasi adalah dengan olahraga. Nah kalau istilah yang satu ini sudah tidak diragukan lagi. dia mampu mejadi penawar alami bagi setiap penyakit. Lakukanlah Aerobik dan olah raga lainnya secara teratur karena dapat meurunkan Kadar insulin. sehingga mata menjadi sehat dan mengurangi resiko tekanan mata atau Glaukoma.

Selain pengobatan glaukoma mata tanpa operasi di atas, Anda juga bisa mencegah dan pengobatan glaukoma tanapa operasi dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia. Super Lutein sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Pengobatan Glaukoma Tanpa Operasi

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Glaukoma Pada Anak

Gejala Glaukoma Pada Anak

 

Gejala Glaukoma Pada Anak, Glaukoma merupakan sekelompok gangguan yang terjadi pada mata yang mengakibatkan kerusakan pada saraf optik, yang pada akhirnya akan menyebabkan hilangnya penglihatan. Tingkat tekanan yang tinggi atau yang abnormal pada mata (tekanan intraokular) dapat menyebabkan kerusakan pada organ mata.

Gejala Glaukoma Pada Anak

Gejala Glaukoma Pada Anak

Faktor-faktor yang dapat memicu glaukoma adalah peradangan dan infeksi parah pada mata, penyakit yang mendasari seperti diabetes, serta efek samping dari penggunaan obat-obatan steroid. Selain itu, risiko glaukoma juga meningkat seiring dengan usia seseorang, terutama jika berada di atas 40 tahun.

Glaukoma ini bisa saja terjadi pada anak. Glaukoma yang terjadi pada anak umumnya disebabkan faktor bawaan (glaukoma kongenital). Karena telah dialami sejak lahir, manifestasinya terkadang tidak dapat dikenali sejak dini oleh orangtua sebab selain anak belum dapat menyampaikan perasaan/keluhannya dengan baik, si kecil pun belum memiliki pengalaman dengan penglihatannya. Lain hal dengan orang dewasa yang sebelumnya berpenglihatan normal. Mereka akan tahu penglihatannya semakin memburuk karena pernah mengalami penglihatannya yang baik dan akan mengaitkannya dengan gejala-gejala lain seperti muntah, sakit kepala hebat, dan pandangan mengabur.

Gejala Glaukoma Pada Anak

Orangtua harus mengetahui dan paham mengenai gejala glaukoma pada anak agar anak segera mendapat penanganan. Berikut beberapa gejala glaukoma pada anak yang perlu anda ketahui dan waspadai, antara lain :

  • Gejala glaukoma pada anak yaitu Mata membesar karena terjadinya tekanan di mata
  • Gejala glaukoma pada anak yaitu Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya (photophobia)
  • Gejala glaukoma pada anak yaitu Memiliki penampilan berawan pada mata
  • Gejala glaukoma pada anak yaitu Timbulnya mata berair
  • Gejala glaukoma pada anak yaitu Timbulnya gerakan dendeng dari mata
  • Gejala glaukoma pada anak yaitu Juling, yang merupakan kondisi mata yang menyebabkan salah satu mata untuk masuk ke dalam, ke luar atau ke atas.

Orangtua harus segera memeriksakannya ke dokter mata bila melihat gejala glaukoma pada anak seperti tersebut di atas. Tindakan medis untuk mengatasi glaukoma kongenital umumnya adalah operasi dan juga terapi yang memadai. Terapi dilakukan dengan pemberian obat-obatan, baik secara oral maupun obat tetes untuk jangka waktu sementara; yaitu sebelum dan sesudah operasi untuk mengupayakan kontrol tekanan bola mata yang maksimal.  Sekali lagi, tekanan bola mata merupakan salah satu faktor yang menentukan kapasitas penglihatan anak di kemudian hari. Namun harus diakui, walaupun tekanan bola mata dapat dikontrol dengan baik, hampir 50% anak glaukoma tidak dapat mencapai penglihatan yang baik. Gejala Glaukoma Pada Anak

Penyebab Glaukoma Pada Anak

Penyebab glaukoma pada anak adalah adanya tekanan bola mata yang abnormal/tinggi, suplai makanan menjadi terganggu maka organ-organ yang ada di dalam mata termasuk persarafan juga mundur karena kekurangan makanan. Artinya, kesehatan dan integritasnya mundur, maka akhirnya fungsinya mundur. Kemunduran fungsi utama pada mata adalah merusak pandangan atau lapang penglihatan. Tak heran, banyak penderita glaukoma masih tetap bisa melihat hanya saja dalam batas-batas tertentu. Tentu saja keadaan ini akan sangat mempengaruhi kualitas hidupnya. Misal, ia kesulitan berjalan layaknya orang normal karena keterbatasan penglihatan.

Pengobatan Glaukoma Pada Anak

Sangat penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami penurunan daya lihat yang mungkin saja disebabkan oleh glaukoma. Kerusakan mata yang ditimbulkan oleh glaukoma tidak dapat diobati, namun tujuan pengobatan kondisi ini adalah untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata. Secara umum, glaukoma bisa ditangani dengan obat tetes, obat-obatan yang diminum, terapi laser, serta prosedur operasi.

Selain dengan cara tersebut, Anda juga bisa cara mengobati dan mencegah gejala glaukoma pada anak dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi, mencegah penyakit glaukoma.

S-Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia.

Super Lutein sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata. Gejala Glaukoma Pada Anak

Gejala Glaukoma Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tips Mencegah Glaukoma

Tips Mencegah Glaukoma

 

Tips Mencegah Glaukoma, Glaukoma adalah penyakit yang menyebabkan resiko kebutaan. Karena itu penyakit ini sangat menakutkan. Penderita glaukoma banyak yang merasa lebih depresi, ketika mendapatkan diagnosis. Terkadang gejala yang tidak muncul pada tahap awal menyebabkan keterlambatan penanganan. Tingkat keparahan glaukoma akan berjalan secara bertahap dalam dalam waktu yang pelan maupun cepat. Semua itu tergantung dari kondisi tekanan pada lensa mata. Karena itulah perlindungan kesehatan mata agar tidak terkena glaukoma harus dilakukan sejak awal.

Tips Mencegah Glaukoma

Tips Mencegah Glaukoma

Penderita glaukoma sering tidak menyadari adanya gangguan penglihatan sampai terjadi kerusakan penglihatan yang sudah lanjut. Diperkirakan 50% penderita glaukoma tidak menyadari mereka menderita penyakit tersebut sampai mereka mengalami kerusakan mata yang parah. Glaukoma bisa menyerang siapa saja. Penanganan dini sebelum parah adalah jalan satu-satunya cara untuk menghindari kerusakan penglihatan serius akibat glaukoma.

Tips Mencegah Glaukoma Mata

Tips Mencegah Glaukoma, Untungnya, pola makan sehat bisa membantu memperlambat efek dari penyakit glaukoma. Ya, dengan makanan tertentu seseorang bisa menjaga fungsi penglihatan matanya. Berikut beberapa tips mencegah glaukoma :

  1. Mengatur Pola Makan

Tips mencegah glaukoma adalah mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, vitamin A, vitamin C, vitamin E, dan vitamin B kompleks. Pasalnya, nutrisi ini akan membantu melindungi fungsi mata Anda. Sementara itu, makanan yang bisa dikonsumsi ialah aneka biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan segar, dan sayuran.

  1. Mengurangi Konsumsi Kopi

Tips mencegah glaukoma dengan menghindari meminum kopi. Kandungan kafein yang tinggi bisa meningkatkan tekanan darah sehingga meningkatkan tekanan intraokular (IOP).

  1. Perbanyak Makan Wortel dan Sayuran Hijau

Menkonsumsi wortel dan sayuran berdaun hijau tua merupakan tips mencegah glaukoma lainnya. Penurunan risikonya hampir sebesar 60%.

  1. Minum Teh Hijau

Tips mencegah glaukoma dengan minum teh hijau. Minum teh hijau dapat membantu melindungi kesehatan mata Anda. Sebuah studi menemukan bahwa retina dan humor aqueous menyerap antioksidan yang ada di dalam teh hijau.

  1. Berolahraga dan Mengurangi Stres

Berolahraga dan mengurangi stres penting untuk orang-orang yang ingin menghambat perkembangan.

  1. Meditasi

Meditasi juga bisa dijadikan cara untuk memperlambat serangan dan tips mencegah glaukoma. Itu karena meditasi bisa membuat tubuh rileks dan mengurangi stres.

Selain tips mencegah glaukoma mata di atas, Anda juga bisa cara mengobati dan tips mencegah glaukoma mata dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi, mencegah penyakit glaukoma.

S-Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia.

Super Lutein sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Tips Mencegah Glaukoma

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Penyakit Glaukoma

Penyebab Penyakit Glaukoma

 

Penyebab Penyakit Glaukoma, Penyakit glaukoma adalah penyakit mata dimana tekanan cairan dalam bola mata menjadi terlalu tinggi, sehingga merusak serat lembut saraf optik yang membawa sinyal penglihatan dari mata ke otak. Kerusakan ini tidak dapat disembuhkan dan dapat menyebabkan kebutaan pada tahapan yang parah.

Penyebab Penyakit Glaukoma

Penyebab Penyakit Glaukoma

Yang mengkhawatirkan, penyakit glaukoma ini seringkali timbul tanpa gejala sampai pada fase terakhir, kecuali glaukoma jenis akut (tekanan bola mata tiba-tiba meninggi sehingga mata terasa sakit sekali). Karena itu deteksi dini glaukoma sangat penting, konsultasikan ke dokter spesialis mata anda mengenai glaukoma untuk pendeteksian dini.

Pada fase lanjut glaukoma, gejala-gejala berikut mungkin timbul: Hilangnya pengelihatan sisi samping (perifer). Sakit kepala Pengelihatan kabur Melihat pelangi bila melihat sumber cahaya terang (misalnya lampu)

Penyebab Penyakit Glaukoma

Peningkatan tekanan didalam mata adalah faktor utama yang menjurus ke kerusakan penyebab glaukoma (glaucomatous damage) pada syaraf mata (optik). Glaucoma dengan tekanan normal didalam mata (normal intraocular pressure) didiskusikan dibawah dalam bagian tipe-tipe berbeda dari glaukoma. Syaraf optik yang berlokasi dibelakang mata adalah syaraf penglihatan utama untuk mata. Syaraf ini memancarkan balik gambar-gambar yang kita lihat ke otak untuk interpretasi.

Mata adalah kokoh dan bulat seperti bola basket. Kesehatan dan bentuknya dipelihara oleh suatu tekanan didalam mata (the intraocular pressure), yang umumnya berkisar antara 8 dan 22 mm (millimeters) air raksa (mercury). Ketika tekanan terlalu rendah, mata menjadi lebih lunak, dimana suatu tekanan terlalu tinggi menyebabkan mata menjadi lebih keras. Ternyata syaraf optik adalah bagian yang paling rentan dari mata terhadap tekanan tinggi karena serabut-serabut lembut didalam syaraf ini mudah rusak.

Bagian depan mata diisi dengan suatu cairan bening yang disebut aqueous humor, yang menyediakan makanan kepada struktur-struktur dibagian depan mata. Cairan ini diproduksi secara terus menerus oleh badan ciliary (ciliary body), yang mengelilingi lensa mata. Aqueous humor kemudian mengalir melalui pupil dan meninggalkan mata melalui kanal kecil (tiny channels) yang disebut trabecular meshwork.

Kanal-kanal ini berlokasi pada apa yang disebut filtering, atau drainage angle dari mata. Angle adalah dimana kornea yang bening, yang menutup bagian depan mata, dipasang pada dasar (root or periphery) dari iris, yang adalah bagian berwarna dari mata. Kornea menutupi iris dan pupil, yang ada di depan lensa. Pupil adalah pembukaan yang kecil, bulat dan nampak hitam dipusat dari iris. Cahaya lewat melalui pupil, terus melalui lensa, dan menuju ke retina dibelakang mata.

Faktor penyebab penyakit glaukoma lainnya antara lain :

  1. Masalah Gizi

Masalah gizi merupakan salah satu penyebab penyakit glaukoma. Tidak ada bukti yang jelas menunjukkan kekurangan vitamin menjadi penyebab penyakit glaukoma pada manusia. Ini mengikuti, kemudian, bahwa suplemen vitamin lisan bukanlah pengobatan yang dianjurkan untuk glaukoma. Kafein meningkatkan tekanan intraokular pada mereka dengan glaukoma, tetapi tidak muncul untuk mempengaruhi individu normal. Oleh karna itu masalah gizi dapat menjadi penyebab penyakit glaukoma.

  1. Genetika

Penyebab penyakit glaukoma berikutnya adalah faktor genetik. Riwayat keluarga yang positif merupakan faktor risiko penyebab glaukoma. Risiko relatif memiliki glaukoma primer sudut terbuka (POAG) yang meningkat sekitar 2-4 kali lipat untuk individu yang memiliki saudara dengan glaukoma. Penyebab Penyakit Glaukoma, khususnya glaukoma primer sudut terbuka, terkait dengan mutasi pada beberapa gen yang berbeda, meskipun sebagian besar kasus glaukoma tidak melibatkan mutasi genetik. Ketegangan normal glaukoma, yang terdiri dari sepertiga dari POAG, ini juga terkait dengan mutasi genetik.

Berbagai langka bawaan/genetik malformasi mata berhubungan dengan penyebab penyakit glaukoma. Kadang-kadang, kegagalan trimester atrofi kehamilan normal ketiga dari hyaloid kanal dan tunika vasculosa lentis dikaitkan dengan anomali lainnya. Sudut tertutup yang diinduksi hipertensi okular dan neuropati optik glaukoma juga dapat terjadi dengan anomali ini, dan dimodelkan pada tikus.

  1. Faktor Penyebab Penyakit Glaukoma Lainnya

Faktor-faktor lain dapat yang dapat menjadi penyebab penyakit glaukoma, yang dikenal sebagai “glaucomas sekunder”, termasuk penggunaan jangka panjang steroid (steroid-induced glaukoma), kondisi yang sangat membatasi aliran darah ke mata, seperti retinopathy diabetes parah dan pusat oklusi vena retina (glaukoma neovascular); trauma okular (sudut resesi glaukoma), dan uveitis (uveitic glaukoma). Dalam sebuah studi besar di Inggris, pasien glaukoma memiliki 29% peningkatan kejadian hipertensi sistemik dibandingkan dengan usia dan kontrolnya, penyebab glaukoma.

Itulah beberapa informasi mengenai penyebab penyakit glaukoma. Terimakasih telah membaca artikel mengenai penyebab penyakit glaukoma. Semoga artikel mengenai penyebab penyakit glaukoma diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Penyebab Penyakit Glaukoma

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Glaukoma Waspadai !

Penyakit Glaukoma Waspadai !

 

Penyakit glaukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta.

Penyakit Glaukoma Waspadai !

Penyakit Glaukoma Waspadai !

Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Jenis-Jenis Penyakit Glaukoma

  1. Glaukoma sudut terbuka

Pada jenis ini, saluran tempat mengalirnya humor aqueus terbuka, tetapi cairan dari bilik anterior mengalir terlalu lambat. Secara bertahap tekanan akan meningkat (hampir selalu pada kedua mata) dan menyebabkan kerusakan saraf optikus serta penurunan fungsi penglihatan yang progresif.

  1. Glukoma sudut tertutup

Pada jenis ini terjadi jika saluran tempat mengalirnya humor aqueus terhalang oleh iris. Setiap hal yang menyebabkan pelebaran pupil (misalnya cahaya redup, tetes mata pelebar pupil yang digunakan untuk pemeriksaan mata atau obat tertentu), bisa menyebabkan penyumbatan aliran cairan karena terhalang oleh iris. Iris bisa menggeser ke depan dan secara tiba-tiba menutup saluran humor aqueus, sehingga terjadi peningkatan tekanan di dalam mata secara mendadak.

  1. Glaukoma Mata Kongenitalis

Pada jenis ini sudah ada sejak lahir dan terjadi akibat gangguan perkembangan pada saluran humor aqueus. Glaukoma penyakit mata kongenitalis seringkali diturunkan. Untuk mengatasi glaukoma mata kongenitalis perlu dilakukan pembedahan.

  1. Glaukoma Mata Sekunder (Secondary Glaukoma)

Glaukoma penyakit mata sekunder disebabkan oleh kondisi lain seperti katarak, diabetes, trauma, arthritis maupun operasi mata sebelumnya. Obat tetes mata atau tablet yang mengandung steroid juga dapat meningkatkan tekanan pada mata. Karena itu tekanan pada mata harus diukur teratur bila sedang menggunakan obat-obatan tersebut.

Penyebab Penyakit Glaukoma

Tekanan berlebih dalam bola mata terjadi karena ketidakseimbangan produksi cairan dan pembuangannya dalam bola mata. Terdapat berbagai tipe glaukoma yang berbeda.

Sebagian besar kasus glaukoma adalah dari jenis glaukoma primer sudut-terbuka yang biasanya menyerang manula dan paruh baya. Glaucoma berkembang secara perlahan dan tidak menyakitkan, sehingga anda mungkin tidak menyadari bahwa penglihatan Anda memburuk. Penglihatan perifer (sekeliling pinggiran luar) dan penglihatan malam hari akan terpengaruh terlebih dahulu sebelum penglihatan sentral anda.

Glaukoma akut sudut tertutup biasanya menyerang manula dan wanita setengah baya etnik Cina di Singapura. Tipe glaucoma ini timbul seketika dengan tekanan cairan yang meningkat cepat dan drastis dalam mata. Hal ini mengakibatkan rasa nyeri dan warna kemerahan pada mata, pusing dan mual. Gejala glaukoma penyakit mata lainnya yang menyertai termasuk penglihatan buram dan melihat lingkaran warna warni disekeliling cahaya.

Glaukoma kronik sudut tertutup berkembang secara bertahap dan sering kali tidak diketahui dalam waktu yang lama. Tipe ini disebabkan oleh penyumbatan saluran pengeringan cairan dalam bola mata secara perlahan, mengakibatkan peningkatan tekanan mata yang berkepanjangan.

Glaukoma sekunder disebabkan oleh peradangan bola mata atau ketika katarak menjadi terlalu parah dan bengkak. Tumor, cidera dan operasi dapat juga menjadi menyebabkan glaukoma penyakit mata jenis sekunder.

Cara Mencegah Penyakit Glaukoma

Sebagian besar faktor resiko penyakit-glaukoma adalah usia, resiko keturunan dan etnik tidak dapat dicegah. Namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit glaukoma penyakit mata ini, diantaranya :

  • Periksa kesehatan mata secara teratur.
  • Segera periksakan mata jika pandangan terasa kabur, remang dan sempit.
  • Waspada jika memiliki penyakit hipertensi atau diabetes.
  • Waspada jika di dalam keluarga ada yang memiliki riwayat penyakit ini.
  • Jika divonis menderita penyakit ini, harus disiplin berobat agar tidak menjadi buta.

Namun jika Anda ingin mengobati penyakit glaukoma Anda secara alami tanpa efek samping kami punya solusinya. Obat glukoma ampuh dari Jepang S-Lutena. S-Lutena kaya akan lutein dan zeaxanthin. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam super lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Penyakit Glaukoma Waspadai !

Posted in Uncategorized | Leave a comment