Apa itu Penyakit Glaukoma?

Apa itu Penyakit Glaukoma?

 

Apa itu penyakit glaukomaApa itu penyakit Glaukoma? Glaukoma merupakan sebuah tekanan bola mata meningkat sehingga mengakibatkan kerusakan saraf optik, yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Tekanan abnormal tinggi di dalam mata Anda biasanya, tidak selalu menyebabkan kerusakan ini.

Sebelum mengenal apa itu penyakit Glaukoma, anda perlu mengetahui bahwa glaukoma adalah salah satu penyebab utama kebutaan di Amerika Serikat. Glaukoma dapat merusak penglihatan anda secara bertahap Anda mungkin tidak melihat adanya kehilangan penglihatan sampai penyakit ini pada stadium lanjut. Jenis yang paling umum dari glaukoma, glaukoma primer sudut terbuka, tidak memiliki tanda-tanda nyata atau gejala kecuali kehilangan penglihatan secara bertahap.

Apa itu Penyakit Glaukoma Mata?

Apa itu Penyakit Glaukoma?

Jenis yang paling umum dari glaukoma adalah glaukoma sudut terbuka dan tertutup. Kedua glaukoma tersebut mempunyai gejala berikut ini.

  • Terjadi penyempitan pada bagian tepi lapang pandang
  • Sakit kepala ringan
  • Sakit mata
  • Mual dan muntah (menyertai sakit mata yang parah)
  • Tiba-tiba mengalami gangguan visual, seringkali dalam cahaya rendah
  • penglihatan kabur
  • Halo di sekitar lampu
  • Kemerahan pada mata

Secara umum, apa itu penyakit glaukoma sudah bisa dipahami bukan? ini memang bukanlah penyakit yang sederhana, karena menyakut mata yang merupakan jendela dunia. Jadi bagi kita yang sehat, bersyukurlah dengan cara memberi nutrisi mata yang baik. salah satu yang kami rekomendasikan adalah pebanyak makan buah dan sayur yang banyak mengandung lutein.

Risiko Penyebab Glaukoma

Tekanan mata internal yang tinggi (tekanan intraokuler). Jika tekanan mata internal Anda (intraocular pressure) lebih tinggi dari normal, Anda pada peningkatan risiko mengembangkan glaukoma, meskipun tidak semua orang dengan tekanan intraokular tinggi mengembangkan penyakit.

Umur. Anda berada di risiko yang lebih tinggi glaukoma jika Anda lebih tua dari usia 60, terutama jika Anda Meksiko-Amerika. Anda mungkin berada pada risiko yang lebih tinggi dari sudut tertutup glaukoma jika Anda lebih tua dari usia 40.

Riwayat keluarga glaukoma. Jika Anda memiliki riwayat keluarga glaukoma, Anda memiliki risiko lebih besar terkena itu.

Kondisi medis. Beberapa kondisi dapat meningkatkan resiko terkena glaukoma, termasuk diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan hipotiroidisme. Sehingga apa itu penyakit glaukoma juga tergantung kondisi medis.

Apa itu Penyakit Glaukoma Mata?

Apa itu Penyakit Glaukoma?

Kondisi mata lainnya. Cedera mata parah dapat menyebabkan peningkatan tekanan mata. Kondisi mata lain yang dapat menyebabkan peningkatan risiko glaukoma termasuk tumor mata, terlepasnya retina, radang mata dan dislokasi lensa. Beberapa jenis operasi mata juga dapat memicu glaukoma. Juga, menjadi rabun jauh atau rabun dekat dapat meningkatkan resiko terkena glaukoma.

Itulah beberapa hal penting yang perlu ketahui mengenai apa itu penyakit glaukoma mata. Semoga artikel apa itu penyakit glaukoma mata dapat bermanfaat untuk anda..

 

Apa itu Penyakit Glaukoma?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Jenis Glaukoma, Apa Saja ?

Jenis Glaukoma, Apa Saja ?

Jenis Glaukoma – Glaukoma adalah penyakit mata yang disebabkan oleh peningkatan tekanan cairan di dalam mata. Glaukoma akut terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini harus segera diatasi untuk menyelamatkan penglihatan. Pada jenis glaukoma kronis peningkatan tekanan di dalam mata terjadi dalam masa beberapa bulan atau tahun tanpa terjadi gejala apa-apa. Kalau tidak diobati, glaukoma kronis akhirnya mengakibatkan kebutaan total. Glaukoma dapat juga disebabkan oleh penyakit mata lainnya.

Jenis Glaukoma, Apa Saja ?

Jenis Glaukoma, Apa Saja ?

Terdapat 4 jenis glaukoma :

  • Ø Glaukoma sudut terbuka
  • Ø Glaukoma sudut tertutup
  • Ø Glaukoma Sekunder
  • Ø Glaukoma Kongenital
  1. 1.     Glaukoma Sudut-Terbuka Primer (Primary Open-Angle Glaucoma)

Jenis Glaukoma Sudut Terbuka Primer adalah tipe yang yang paling umum dijumpai. Glaukoma jenis ini bersifat turunan, sehingga risiko tinggi bila ada riwayat dalam keluarga. Biasanya terjadi pada usia dewasa dan berkembang perlahan-lahan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Seringkali tidak ada gejala sampai terjadi kerusakan berat dari syaraf optik dan penglihatan terpengaruh secara permanen. :Pemeriksaan mata teratur sangatlah penting untuk deteksi dan penanganan dini.

      Jenis Glaukoma Sudut-Terbuka Primer biasanya membutuhkan pengobatan seumur hidup untuk menurunkan tekanan dalam mata dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

  1. 2.     Glaukoma Sudut-Tertutup Akut (Acute Angle-Closure Glaucoma)

Jenis Glaukoma Sudut-Tertutup Akut terjadi tekanan disudut bilik mata depan. Serangan menimbulkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan kerusakan permanen bila tidak segera diobati. Lebih sering ditemukan karena keluhannya yang mengganggu. Gejalanya adalah sakit mata hebat, pandangan kabur dan terlihat warna-warna di sekeliling cahaya. Beberapa pasien bahkan mual dan muntah-muntah.

Jenis Glaukoma Sudut-Tertutup Akut termasuk yang sangat serius dan dapat mengakibatkan kebutaan dalam waktu yang singkat. Bila Anda merasakan gejala-gejala tersebut segera hubungi dokter spesialis mata Anda.

  1. 3.     Glaukoma Sekunder (Secondary Glaukoma)

Jenis Glaukoma Sekunder disebabkan oleh kondisi lain seperti katarak, diabetes, trauma, arthritis maupun operasi mata sebelumnya. Obat tetes mata atau tablet yang mengandung steroid juga dapat meningkatkan tekanan pada mata. Karena itu tekanan pada mata harus diukur teratur bila sedang menggunakan obat-obatan tersebut

  1. 4.     Glaukoma Kongenital (Congenital Glaukoma)

Jenis Glaukoma Kongenital ditemukan pada saat kelahiran atau segera setelah kelahiran, biasanya disebabkan oleh sistem saluran pembuangan cairan di dalam mata tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya tekanan bola mata meningkat terus dan menyebabkan pembesaran mata bayi, bagian depan mata berair dan berkabut dan peka terhadap cahaya.

Jenis Glaukoma, Apa Saja ?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Gejala sakit mata glaukoma

Gejala Sakit Mata Glaukoma

Gejala sakit mata glaukomaGejala sakit mata glaukoma yang dirasakan pertama kali antara lain : bila memandang lampu neon/sumber cahaya maka akan timbul warna pelangi  di sekitar neon tersebut, mata terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur lama kelamaan akan kembali normal, rasa ingin mengedip terus-menerus dengan menekan kedipan berlebihan. Hal inilah yang membuat para penderita glaukoma tidak menyadari bahwa ia sudah menderita penyakit mata yang kronis.

Jika mempunyai gejala sakit mata glaukoma berikut ini, sebaiknya Anda rutin memeriksakan kesehatan mata:

  • Ada keluarga Anda yang menderita glaukoma.
  • Tekanan bola mata tinggi (mata Anda cepat lelah).
  • Anda menderita miopia atau rabun jauh.
  • Anda menderita diabetes atau kencing manis.
  • Anda menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi darah buruk)
  • Pernah mengalami kecelakaan/operasi pada mata sebelumnya
  • Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama.
Gejala sakit mata glaukoma

Gejala sakit mata glaukoma

Jika anda terkena penyakit glaucoma, anda akan mengalami gejala sakit mata glaukoma seperti berikut ini, diantaranya :

  1. 1.     Glaukoma sudut terbuka :

Pada glaukoma sudut terbuka, saluran tempat mengalirnya humor aqueus terbuka, tetapi cairan dari bilik anterior mengalir terlalu lambat. Secara bertahap tekanan akan meningkat (hampir selalu pada kedua mata) dan menyebabkan kerusakan saraf optikus serta penurunan fungsi penglihatan yang progresif. Glaukoma sudut terbuka sering terjadi setelah usia 35 tahun, tetapi kadang terjadi pada anak-anak.

Pada awalnya, peningkatan tekanan di dalam mata tidak menimbulkan gejala sakit mata glaukoma. Lama-lama timbul gejala sakit mata glaukoma berupa :

  • penyempitan lapang pandang tepi
  • sakit kepala ringan
  • gangguan penglihatan yang tidak jelas (misalnya melihat lingkaran di sekeliling cahaya lampu atau sulit beradaptasi pada kegelapan).
    Pada akhirnya akan terjadi penyempitan lapang pandang yang menyebabkan penderita sulit melihat benda-benda yang terletak di sisi lain ketika penderita melihat lurus ke depan (disebut penglihatan terowongan).

Glaukoma sudut terbuka mungkin baru menimbulkan gejala sakit mata glaukoma setelah terjadinya kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.

  1. 2.     Glaukoma sudut tertutup
    Glaukoma sudut tertutup terjadi jika saluran tempat mengalirnya humor aqueus terhalang oleh iris. Iris bisa menggeser ke depan dan secara tiba-tiba menutup saluran humor aqueus, sehingga terjadi peningkatan tekanan di dalam mata secara mendadak.

Serangan bisa dipicu oleh pemakaian tetes mata yang melebarkan pupil, atau bisa juga timbul tanpa adanya pemicu. Glaukoma akut lebih sering terjadi pada malam hari karena pupil secara alami akan melebar di bawah cahaya yang redup.

Serangan lanjutan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan secara mendadak dan nyeri mata yang berdenyut. Penderita juga mengalami mual dan muntah. Kelopak mata membengkak, mata berair dan merah. Pupil melebar dan tidak mengecil jika diberi sinar yang terang. Sebagian besar gejala akan menghilang setelah pengobatan, tetapi serangan tersebut bisa berulang. Setiap serangan susulan akan semakin mengurangi lapang pandang penderita.

Gejala sakit mata glaukoma tersebut berlangsung hanya beberapa jam sebelum terjadinya serangan lebih lanjut.

  1. 3.      Glaukoma sekunder
    Glaukoma sekunder terjadi jika mata mengalami kerusakan akibat :
  • infeksi
  • peradangan
  • tumor
  • katarak yang meluas
  • penyakit mata yang mempengaruhi pengaliran humor aqueus dari bilik anterior.
  1. 4.     Glaukoma kongenitalis

Glaukoma kongenitalis sudah ada sejak lahir dan terjadi akibat gangguan perkembangan pada saluran humor aqueus. Glaukoma kongenitalis seringkali diturunkan. Untuk mengatasi glaukoma kongenitalis perlu dilakukan pembedahan.

Bila anda mengalami salah satu gejala sakit mata glaukoma diatas, segeralah konsultasi dengan dokter anda.

Gejala Sakit Mata Glaukoma

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Glaukoma dan Pencegahannya

Glaukoma dan Pencegahannya

 

 

Glaukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Glaukoma akut terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini harus segera diatasi untuk menyelamatkan penglihatan. Pada tingkat kronis peningkatan tekanan di dalam mata terjadi dalam masa beberapa bulan atau tahun tanpa terjadi gejala apa-apa. Kalau tidak diobati, akan mengakibatkan kebutaan total.

Penyakit ini  adalah salah satu penyakit mata yang tidak ditandai dengan gejala secara langsung. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, namun yang paling berisiko adalah mereka yang berusia 35 tahun ke atas. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemeriksaan mata secara rutin untuk melakukan pencegahan dini terhadap penyakit ini. Pencegahan sangat penting dilakukan agar kita mengetahui sejak dini kemungkinan terjadiny penyakit ini. Karena pada dasarnya pencegahan jauh lebih baik dari pada mengobati. Sebelum kita mengetahui beberapa cara yang dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penyakit ini, ada baiknya kita mengetahui jenis-jenis dari penyakit ini. Terdapat 4 jenis penyakit glaukoma, yaitu :

Glaukoma dan Pencegahannya

Glaukoma dan Pencegahannya

v Glaukoma sudut terbuka

v Glaukoma sudut tertutup

v Glaukoma kongenitalis

v Glaukoma sekunder

Semuanya ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata dan karenanya semuanya bisa menyebabkan kerusakan saraf optikus yang progresif.

Cara Pencegahan:

Sebagian besar faktor resiko seperti usia, resiko keturunan dan etnik tidak dapat dicegah. Namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit ini, diantaranya :

* Periksa kesehatan mata secara teratur.
* Segera periksakan mata jika pandangan terasa kabur, remang dan sempit.
* Waspada jika memiliki penyakit hipertensi atau diabetes.
* Waspada jika di dalam keluarga ada yang memiliki riwayat penyakit ini.
* Jika divonis menderita penyakit ini, harus disiplin berobat agar tidak menjadi buta.

Glaukoma dan Pencegahannya

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Jenis Glaukoma, Apa Itu ?

Jenis Glaukoma, Apa Itu ?

 

 

Jenis Glaukoma – Glaukoma adalah penyakit mata yang disebabkan oleh peningkatan tekanan cairan di dalam mata. Glaukoma akut terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini harus segera diatasi untuk menyelamatkan penglihatan. Pada glaukoma kronis peningkatan tekanan di dalam mata terjadi dalam masa beberapa bulan atau tahun tanpa terjadi gejala apa-apa. Kalau tidak diobati, glaukoma kronis akhirnya mengakibatkan kebutaan total. Glaukoma dapat juga disebabkan oleh penyakit mata lainnya.

Terdapat 4 jenis glaukoma. Berikut ini adalah jenis glaukoma, diantaranya :

  • Ø Glaukoma sudut terbuka
  • Ø Glaukoma sudut tertutup
  • Ø Glaukoma Sekunder
  • Ø Glaukoma Kongenital
  1. 1.     Glaukoma Sudut – Terbuka Primer (Primary Open-Angle Glaucoma)

Glaukoma Sudut-Terbuka Primer adalah tipe yang yang paling umum dijumpai. Jenis Glaukoma ini bersifat turunan, sehingga risiko tinggi bila ada riwayat dalam keluarga. Biasanya terjadi pada usia dewasa dan berkembang perlahan-lahan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Seringkali tidak ada gejala sampai terjadi kerusakan berat dari syaraf optik dan penglihatan terpengaruh secara permanen. Pemeriksaan mata teratur sangatlah penting untuk deteksi dan penanganan dini.

Jenis Glaukoma, Apa Itu ?

   Jenis Glaukoma Sudut – Terbuka Primer biasanya membutuhkan pengobatan seumur hidup untuk menurunkan tekanan dalam mata dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

  1. 2.     Glaukoma Sudut-Tertutup Akut (Acute Angle-Closure Glaucoma)

Glaukoma Sudut-Tertutup Akut terjadi tekanan disudut bilik mata depan. Serangan menimbulkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan kerusakan permanen bila tidak segera diobati. Lebih sering ditemukan karena keluhannya yang mengganggu. Gejalanya adalah sakit mata hebat, pandangan kabur dan terlihat warna-warna di sekeliling cahaya. Beberapa pasien bahkan mual dan muntah-muntah.

Glaukoma Sudut- Tertutup Akut termasuk yang sangat serius dan dapat mengakibatkan kebutaan dalam waktu yang singkat. Bila Anda merasakan gejala-gejala tersebut segera hubungi dokter spesialis mata Anda.

  1. 3.     Glaukoma Sekunder (Secondary Glaukoma)

Jenis Glaukoma Sekunder ini disebabkan oleh kondisi lain seperti katarak, diabetes, trauma, arthritis maupun operasi mata sebelumnya. Obat tetes mata atau tablet yang mengandung steroid juga dapat meningkatkan tekanan pada mata. Karena itu tekanan pada mata harus diukur teratur bila sedang menggunakan obat-obatan tersebut

  1. 4.     Glaukoma Kongenital (Congenital Glaukoma)

Glaukoma Kongenital ditemukan pada saat kelahiran atau segera setelah kelahiran, biasanya disebabkan oleh sistem saluran pembuangan cairan di dalam mata tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya tekanan bola mata meningkat terus dan menyebabkan pembesaran mata bayi, bagian depan mata berair dan berkabut dan peka terhadap cahaya.

Jenis – Jenis Glaukoma

Posted in Uncategorized | Tagged , | Leave a comment

Pengobatan Penyakit Glaukoma

Pengobatan Penyakit Glaukoma

Pengobatan Penyakit Glaukoma – Setiap penyakit yang timbul, maka ada obat penyembuhnya. Demikian pula untuk pengobatan penyakit glaukoma. Meski tidak ada cara untuk pengobatan penyakit glaukoma, namun kehilangan/kerusakan pandangan dapat dikontrol atau dicegah. Berikut adalah beberapa cara pencegahan dan pengobatan penyakit glaukoma yang dapat dilakukan :

  1. 1.     Tetes mata

Pengobatan penyakit glukoma yang pertama dilakukan dengan menggunakan obat tetes mata. Cara ini merupakan yang paling umum dan harus dilakukan secara teratur. Sebagian pasien dapat mendapatkan respon yang bagus dari suatu obat sementara yang lainnya bisa tidak mendapatkan respon, namun pemilihan pengobatan penyakit glaukoma harus disesuaikan dengan kebutuhan pasien dan tipe glaukomanya.

  1. 2.     Laser (laser trabeculoplasty)

Pengobatan penyakit glaukoma dengan cara ini dilakukan jika obat tetes mata tidak menghentikan kerusakan penglihatan. Pada kebanyakan kasus, meski telah dilakukan tindakan laser ini, obat tetes mata tetap harus diberikan. Tindakan laser ini tidak memerlukan pasien untuk dirawat di rumah sakit.

Pengobatan Penyakit Glaukoma

Terapi laser untuk membuat lubang pada iris akan membantu mencegah serangan berikutnya dan seringkali bisa menjadi pengobatan penyakit glaukoma secara permanen. Jika glaukoma tidak dapat diatasi dengan terapi laser, dilakukan pembedahan untuk membuat lubang pada iris.

  1. 3.     pembedahan (trabeculectomy)

pengobatan penyakit glaukoma ini dilakukan jika tetes mata dan penanganan dengan laser gagal untuk dapat mengontrol tekanan bola mata. Sebuah saluran dibuat untuk memungkinkan cairan mata mengalir keluar. Tindakan ini dapat menyelamatkan sisa penglihatan yang ada tapi tidak memperbaiki pandangan.

Secara medis, apabila obat-obatan atau prosedur laser tidak dapat mengendalikan tekanan pada mata pasien, maka akan dilakukan tindakan operasi untuk membuat saluran baru yang akan memudahkan cairan mata keluar dari mata. Operasi adalah langkah akhir apabila sudah tidak ada cara lain yang bisa dicoba.

Jika Anda ingin menghindari operasi dan mencari cara lain sebelum operasi, Anda bisa menggunakan pengobatan penyakit glaukoma yang alami.

  1. Pengobatan secara Herbal

Tanaman yang banyak digunakan sebagai pengobatan penyakit glaukoma herbal, diantaranya :

  • Ø ekstrak daun kitolod

Dari pengalaman empiris terbukti bahwa obat tetes mata herbal yang kami berikan dapat menyembuhkan glaukoma yang masih baru.

Mekanisme yang melandasi kerja ekstrak daun kitolod  ini dalam menyembuhkan glaukoma memang masih merupakan misteri dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Dugaan kami, ekstrak daun kitolod  ini bisa menurunkan tekanan intraokuler dengan menurunkan laju produksi cairan mata dan meningkatkan laju pengeluarannya.

  • Ø Kulit Buah Manggis

Zat XAMTHONES yang dihasilkan dari Kulit Manggis  berfungsi sebagai super antioksidan untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh, meningkatkan sistem imun dalam tubuh agar tidak mudah terjangkit suatu penyakit, membunuh bakteri atau virus penyebab penyakit, serta memperbaiki struktur sel jaringan tubuh dan memperlancar peredaran darah ke seluruh tubuh termasuk ke saraf mata yang terhambat akibat penyakit Glaukoma yang menyebabkan kebutaan.

  • Ø Daun sirsak

Ekstrak daun sirsak di dalam Obat Herbal Glaukoma – Zat Anti Kanker yang dihasilkan dari Daun Sirsak telah terbukti 10.000 kali lebih efektif dalam melawan kanker dibandingkan adriamycin dan kemoterapi yang biasa digunakan penderita kanker. Berdasarkan penelitian laboratorium pada tahun 1970, daun sirsak (Graviola) terbukti secara efektif mampu membunuh sel-sel jahat dalam tubuh dari 12 tipe kanker yang berbeda. Selain itu daun sirsak memiliki beberapa kandungan zat gizi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, diantaranya mangostin, garsinon, flavonoid, epicatechin, spingomyolinase, gartanin, vitamin B1, B2, C, kalsium, potassium, sodium, dan zat besi.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai pengobatan penyakit glaukoma. Semoga artikel pengobatan penyakit gluakoma diatas dapat bermanfaat untuk anda …

Pengobatan Penyakit Glaukoma

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Gejala Glaukoma, Bagaimanakah ?

Gejala Glaukoma, Bagaimanakah ?

Gejala Glaukoma – Gejala glaukoma yang dirasakan pertama kali antara lain : bila memandang sumber cahaya maka akan timbul warna pelangi  di sekitar sumber cahaya tersebut, mata terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur lama kelamaan akan kembali normal, rasa ingin mengedip terus dengan menekan kedipan berlebihan. Hal inilah yang membuat para penderita glaukoma tidak menyadari bahwa ia sudah menderita penyakit mata yang kronis. Penyakit mata glaukoma ini dapat diderita kedua mata dari si penderita dan jalan satu-satunya untuk mengatasi penyakit ini adalah dengan operasi. Jika mempunyai gejala glaukoma seperti ini, sebaiknya Anda rutin memeriksakan kesehatan mata:

Jika anda terkena penyakit glaucoma, anda akan mengalami gejala glaukoma seperti berikut :

Gejala Glaukoma, Bagaimanakah ?

Gejala Glaukoma, Bagaimanakah ?

  1. 1.     Glaukoma sudut terbuka :

Pada glaukoma sudut terbuka, saluran tempat mengalirnya humor aqueus terbuka, tetapi cairan dari bilik anterior mengalir terlalu lambat.

Glaukoma sudut terbuka sering terjadi setelah usia 35 tahun, tetapi kadang terjadi pada anak-anak. Penyakit ini cenderung diturunkan dan paling sering ditemukan pada penderita diabetes atau miopia. Glaukoma sudut terbuka lebih sering terjadi dan biasanya penyakit ini lebih berat jika diderita oleh orang kulit hitam.

Pada awalnya, peningkatan tekanan di dalam mata tidak menimbulkan gejala glaukoma. Lama-lama timbul gejala berupa :

  • penyempitan lapang pandang tepi
  • sakit kepala ringan
  • gangguan penglihatan yang tidak jelas.Pada akhirnya akan terjadi penyempitan lapang pandang yang menyebabkan penderita sulit melihat benda-benda yang terletak di sisi lain ketika penderita melihat lurus ke depan.

Glaukoma sudut terbuka mungkin baru menimbulkan gejala glaukoma setelah terjadinya kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.

  1. 2.     Glaukoma sudut tertutup Glaukoma sudut tertutup terjadi jika saluran tempat mengalirnya humor aqueus terhalang oleh iris. Setiap hal yang menyebabkan pelebaran pupil, bisa menyebabkan penyumbatan aliran cairan karena terhalang oleh iris. Iris bisa menggeser ke depan dan secara tiba-tiba menutup saluran humor aqueus, sehingga terjadi peningkatan tekanan di dalam mata secara mendadak. Gejala Glaukoma akut lebih sering terjadi pada malam hari karena pupil secara alami akan melebar di bawah cahaya yang redup.

Gejala glaukoma tersebut berlangsung hanya beberapa jam sebelum terjadinya serangan lebih lanjut.

Serangan lanjutan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan secara mendadak dan nyeri mata yang berdenyut. Penderita juga mengalami mual dan muntah. Kelopak mata membengkak, mata berair dan merah. Pupil melebar dan tidak mengecil jika diberi sinar yang terang. Sebagian besar gejala glaukoma akan menghilang setelah pengobatan, tetapi serangan tersebut bisa berulang.

  1. 3.      Glaukoma sekunder Glaukoma sekunder terjadi jika mata mengalami kerusakan akibat :
  • infeksi
  • peradangan
  • tumor
  • katarak yang meluas
  • penyakit mata yang mempengaruhi pengaliran humor aqueus dari bilik anterior.

Penyebab yang paling sering ditemukan adalah uveitis. Penyebab lainnya adalah penyumbatan vena oftalmikus, cedera mata, pembedahan mata dan perdarahan ke dalam mata. Beberapa obat juga bisa menyebabkan peningkatan tekanan intraokuler.

  1. 4.     Glaukoma kongenitalis

Glaukoma kongenitalis sudah ada sejak lahir dan terjadi akibat gangguan perkembangan pada saluran humor aqueus. Glaukoma kongenitalis seringkali diturunkan. Untuk mengatasi glaukoma kongenitalis perlu dilakukan pembedahan.

Bila anda mengalami salah satu gejala diatas, segeralah konsultasi dengan dokter anda, atau periksakan mata satu tahun sekali bila dalam keluarga anda, ada yang menderita glaukoma. Karena mencegah lebih baik dari pada sudah terdeteksi menderita penyakit tersebut.

Memiliki masalah kanker ? Kami punya solusi

Hubungi:

Bayu

0877 7502 1207

0812 9127 3877

0858 8020 3081

Pin BB 2637A5A7

Gejala Glaukoma, Bagaimanakah ?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Glaukoma dan Pencegahannya

Glaukoma dan Pencegahannya

Glaukoma dan Pencegahannya

Glaukoma dan Pencegahannya

Glaukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala  yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja. Penanganan dini sebelum parah adalah jalan satu-satunya cara untuk menghindari kerusakan penglihatan serius akibat glaucoma.

Dari beberapa penyebab penyakit ini, hipertensi okular ( peningkatan tekanan dalam mata ) merupakan faktor risiko yang paling penting dalam kebanyakan glaucomas, tetapi dalam beberapa populasi, hanya 50 % dari orang dengan glaukoma primer sudut terbuka benar-benar memiliki tekanan okular tinggi.

Glaukoma akut terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini harus segera diatasi untuk menyelamatkan penglihatan. Pada glaukoma kronis peningkatan tekanan di dalam mata terjadi dalam masa beberapa bulan atau tahun tanpa terjadi gejala apa-apa. Kalau tidak diobati, pada akhirnya akan mengakibatkan kebutaan total. Penyakit ini  dapat juga disebabkan oleh penyakit mata lainnya.

Penyakit glaukoma adalah salah satu penyakit mata yang tidak ditandai dengan gejala secara langsung. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, namun yang paling berisiko adalah mereka yang berusia 35 tahun ke atas. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemeriksaan mata secara rutin untuk melakukan pencegahan dini terhadap penyakit ini.

Terdapat 4 jenis dari penyakit ini, diantaranya :

v Glaukoma sudut terbuka

v Glaukoma sudut tertutup

v Glaukoma kongenitalis

v Glaukoma sekunder

Keempat jenis penyakit ini ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata dan karenanya semuanya bisa menyebabkan kerusakan saraf optikus yang progresif.

Cara Pencegahan:

Sebagian besar faktor resiko penyakit ini seperti usia, resiko keturunan dan etnik tidak dapat dicegah. Namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit glaucoma, diantaranya :

  • Periksa kesehatan mata secara teratur.
  • Segera periksakan mata jika pandangan terasa kabur, remang dan sempit.
  • Waspada jika memiliki penyakit hipertensi atau diabetes.
  • Waspada jika di dalam keluarga ada yang memiliki riwayat penyakit ini.
  • Jika divonis menderita penyakit ini, harus disiplin berobat agar tidak menjadi buta.

terimakasih telah membaca artikel ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk anda…

Glaukoma dan Pencegahannya

Posted in Uncategorized | Tagged , | Leave a comment

Penyebab Glaukoma & Pengertiannya

Penyebab Glaukoma & PengertiannyaPenyebab Glaukoma & Pengertiannya

Obat GlaukomaPenyebab glaukoma berikut pengertiannya akan dibahas pada artikel ini. Glaukoma adalah penyakit saraf utama penglihatan yang menyerang saraf optik. Saraf optik menerima impuls saraf cahaya yang dihasilkan dari retina dan mengirimkan ini ke otak di mana kita mengenalinya sebagai sinyal-sinyal penglihatan. Glaukoma ditandai dengan pola tertentu yaitu kerusakan progresif pada saraf optik yang umumnya dimulai dengan kehilangan penglihatan halus (peripheral vision). Jika glaukoma tidak didiagnosis dan diobati, dapat berkembang menjadi hilangnya penglihatan sentral dan kebutaan. Continue reading

Posted in Penyakit Glukoma | Tagged | Leave a comment

Obat Tradisional Mata Glaukoma

Obat Tradisional Mata GlaukomaObat Tradisional Mata Glaukoma

 

 

 

Obat GlaukomaObat tradisional glaukoma bisa dimanfaatkan untuk saat ini. Kita semua tahu, bahwa glaukoma adalah penyakit yang sangat serius dan mempengaruhi saraf optik. Tekanan dalam mata meningkat, merusak saraf dan menyebabkan kehilangan penglihatan dan kebutaan. Orang lebih dari 65 tahun beresiko dan orang-orang dengan diabetes juga mempunyai risiko yang sama terhadap glaukoma.

Kondisi ini tidak menimbulkan gejala yang begitu serius. Oleh karena itu, orang yang menderita glaukoma tidak mengetahui sampai mereka benar-benar mempunyai penyakit glaukoma. Continue reading

Posted in Penyakit Glukoma | Tagged , | Leave a comment