GLAUKOMA MATA, APA PENYEBABNYA ?

 GLAUKOMA MATA, APA PENYEBABNYA ?

 

GLAUKOMA MATA – Glaukoma mata adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

 

Glaukoma mata Penyebab penyakit glaukoma mata bermacam-macam namun banyak pula jenis glaukoma mata yang tidak diketahui atau bisa ditarik sebuah kesimpulan mengenai penyebabnya. Glaukoma adalah penyakit saraf optik, di mana sel-sel saraf di bagian depan saraf optik (sel ganglion) mati. Proses ini disebut dengan ireversibel. Sebelumnya, diyakini bahwa glaukoma hampir selalu disebabkan oleh peningkatan tekanan intraokular. Namun, pada kasus selanjutnya diketahui bahwa glaukoma dapat terjadi pada pasien dengan tekanan mata normal dan bahkan rendah, sehingga kerusakan saraf optik sekarang menjadi kunci untuk diagnosis.

 

Untuk memahami penyebab penyakit mata glaukoma, penting untuk terlebih dahulu mempertimbangkan aqueous humor. Merupakan merupakan cairan berair yang beredar terus-menerus melalui bagian depan (anterior) chamber dari mata sehat dan merupakan fokus utama penelitian glaukoma. Di bawah ini, akan dibahas mengenai penyebab penyakit mata glaukoma yang patut untuk anda ketahui.

 

Penyebab Glaukoma Mata Sudut Terbuka

Penyebab penyakit mata glaukoma sudut terbuka belum mampu diketahui. Ini merupakan sebuah penyakit glaukoma yang banyak terjangkit pada manusia. Kerusakan yang terjadi hadir pada saraf optik serta dipicu dari banyak kasus. Kerusakan tersebut akan terjadi secara bertahap serta menimbulkan kerusakan parah pada akhirnya.

 

Penyebab Glaukoma Mata Sudut Tertutup

Orang dengan glaukoma sudut tertutup seringkali memiliki cacat struktural yang menyebabkan sudut sempit antara iris dan kornea mana aqueous humor beredar. Kondisi yang tiba-tiba melebarkan pupil dapat menyebabkan sudut ini menutup dan menunculkan kerusakan drainase. Penyebab penyakit mata glaukoma sudut tertutup biasanya terjadi karena beragam hal berikut.

Obat-obatan tertentu seperti antihistamin, antidepresan, beberapa obat asma (ipratropium nebulasi), dan beberapa obat anti-kejang (topiramate)

 

Penyebab Glaukoma Mata Sekunder

Ketika sebuah glaukoma mata hadir disebabkan oleh beragam penyakit, maka terjadilah glaukoma sekunder. Ini merupakan kondisi medis dan penyebab penyakit mata glaukoma jenis ini disebabkan oleh beragam hal seperti:

  1. Penyakit yang mempengaruhi aliran darah ke saraf optik seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan migren. Sehingga, orang-orang dengan penyakit tersebut sudah seharusnya memeriksakan kondisi mata dengan teratur agar mampu menemukan justifikasi di awal waktu.
  2. Cedera fisik di mata akibat kecelakaan, benturan ataupun sayatan pada mata.
  3. Rabun jauh yang ekstem
  4. Operasi mata, lasik dsb.
  5. Gangguan lain, termasuk leukemia, anemia, dan beberapa bentuk arthritis

 

Itulah beragam penyebab penyakit mata glaukoma yang patut untuk Anda ketahui. Semoga dengan mengetahui penyebab penyakit mata glaukoma, kita bisa menjaga dan terhindar dari glaukoma.

 

Mata merupakan indera yang sangat penting, karena mata adalah jendela dunia. Kita akan merasa sangat terganggu apabila mata kita mengalami gangguan. Tanpa mata yang sehat, dunia tidak akan terlihat indah lagi. Untuk itu, mari kita jaga indera penglihatan ciptaan Sang Maha Kuasa ini dengan sebaik-baiknya.

Sekia artikel mengenai penyebab penyakit glaukoma mata. Semoga artikel mengenai penyebab glaukoma mata diatas dapat bermanfaat untuk anda.

 

GLAUKOMA MATA, APA PENYEBABNYA ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

GLAUKOMA MATA DAN GEJALANYA

GLAUKOMA MATA DAN GEJALANYA

 

GLAUKOMA MATA – Glaukoma mata disebabkan saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

glaukoma mata

Gejala Glaukoma Mata

Ada dua jenis glaukoma mata yang umum yakni sudut-tertutup dan sudut-terbuka. Keduanya kerap terjadi pada pria dan wanita berusia di atas 40 tahun. Berikut penjelasan mengenai glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup :

1. Glukoma Sudut Terbuka
Pada jenis ini, saluran tempat mengalirnya humor aqueus terbuka, tetapi cairan dari bilik anterior mengalir terlalu lambat. Secara bertahap tekanan akan meningkat (hampir selalu pada kedua mata) dan menyebabkan kerusakan saraf optikus serta penurunan fungsi penglihatan yang progresif.
Hilangnya fungsi penglihatan dimulai pada tepi lapang pandang dan jika tidak diobati pada akhirnya akan menjalar ke seluruh bagian lapang pandang, menyebabkan kebutaan.
Pada awalnya, peningkatan tekanan di dalam mata tidak menimbulkan gejala. Lama-lama timbul gejala berupa :
• penyempitan lapang pandang tepi
• sakit kepala ringan
• gangguan penglihatan yang tidak jelas (misalnya melihat lingkaran di sekeliling cahaya lampu atau sulit beradaptasi pada kegelapan).
Pada akhirnya akan terjadi penyempitan lapang pandang yang menyebabkan penderita sulit melihat benda-benda yang terletak di sisi lain ketika penderita melihat lurus ke depan (disebut penglihatan terowongan).
Glukoma sudut terbuka mungkin baru menimbulkan gejala setelah terjadinya kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.
Untuk pengobatannya, obat tetes mata biasanya bisa mengendalikan glukoma sudut terbuka. Obat yang pertama diberikan adalah beta bloker (misalnya timolol, betaksolol, karteolol, levobunolol atau metipranolol), yang kemungkinan akan mengurangi pembentukan cairan di dalam mata.
Juga diberikan pilokarpin untuk memperkecil pupil dan meningkatkan pengaliran cairan dari bilik anterior. Obat lainnya yang juga diberikan adalah epinefrin, dipivefrin dan karbakol (untuk memperbaiki pengaliran cairan atau mengurangi pembentukan cairan).
Jika glukoma tidak dapat dikontrol dengan obat-obatan atau efek sampingnya tidak dapat ditolerir oleh penderita, maka dilakukan pembedahan untuk meningkatkan pengaliran cairan dari bilik anterior. Digunakan sinar laser untuk membuat lubang di dalam iris atau dilakukan pembedahan untuk memotong sebagian iris (iridotomi).
2. Glukoma Sudut Tertutup
Pada jenis ini terjadi jika saluran tempat mengalirnya humor aqueus terhalang oleh iris.
Setiap hal yang menyebabkan pelebaran pupil (misalnya cahaya redup, tetes mata pelebar pupil yang digunakan untuk pemeriksaan mata atau obat tertentu), bisa menyebabkan penyumbatan aliran cairan karena terhalang oleh iris. Iris bisa menggeser ke depan dan secara tiba-tiba menutup saluran humor aqueus, sehingga terjadi peningkatan tekanan di dalam mata secara mendadak.
Serangan bisa dipicu oleh pemakaian tetes mata yang melebarkan pupil, atau bisa juga timbul tanpa adanya pemicu. Glukoma akut lebih sering terjadi pada malam hari karena pupil secara alami akan melebar di bawah cahaya yang redup.
Seseorang harus belajar bagaimana mengidentifikasi gejala glaukoma agar mencegah komplikasi dan kerusakan yang tak bisa disembuhkan total.

 

GEJALA GLAUKOMA MATA
Ada beberapa gejala glaukoma mata yang bisa dipelajari antara lain :

1. Perhatikan sakit mata yang tiba-tiba atau sakit berat yang menyebabkan sensasi berdenyut pada satu atau kedua mata. Seringkali, nyeri itu dialami di kamar yang gelap atau di malam hari. Stres jug bisa mendorong gejala yang membuat orang salah melihatnya sebagai sakit kepala karena tegang.
2. Penglihatan kabur atau penglihatan menurun dari waktu ke waktu. Kadang-kdang, orang mengalami apa yang disebut dengan ‘efek halo’ di sekitar benda-benda tertentu, terutama pada lampu.
3. Mual dan muntah merupakan efek yang umum dari masalah penglihatan, terutama yang berkaitan dengan kedua jenis glaukoma.
4. Waspada dengan gejala yang datang dan pergi tapi kronis. Seseorang yang menderita glaukoma sudut terbuka tak mengalami gejala sama sekali, tapi kemudian penglihatannya.
5. Pemeriksaan mata secara teratur bisa mengidentifikasi glaukoma sebelum terjadi kerusakan permanen pada saraf atau penglihatan. Pemeriksaan mata disarankan setiap empat tahun untuk seseorang di bawah usia 45 tahun, dan tahunan bagi orang yang lebih dari 50 tahun.
6. Glaukoma mata bisa menyebabkan kehilangan penglihatan atau kebutaan. Jika ada infeksi mata atau kehilangan penglihatan, datangi dokter sesegera mungkin untuk mencegah komplikasi.

GLAUKOMA MATA DAN GEJALANYA

Posted in Uncategorized | Leave a comment

GLAUKOMA MATA, APA ITU ?

GLAUKOMA MATA, APA ITU ?

 

GLAUKOMA MATA – Glaukoma mata adalah kelompok penyakit mata yang disebabkan oleh tingginya tekanan bola mata sehingga menyebabkan rusaknya saraf optik yang membentuk bagian-bagian retina di belakang bola mata. Saraf optik menyambung jaringan-jaringan penerima cahaya (retina) dengan bagian dari otak yang memproses informasi penglihatan.

glaukoma mata

Glaukoma Mata

Glaukoma mata adalah bagian penyakit mata yang menyebabkan proses hilangnya penglihatan, tetapi proses ini dapat dicegah dengan obat-obatan, terapi laser dan pembedahan. Perlu dicatat bahwa setelah terjadi hilangnya penglihatan yang disebabkan oleh glaukoma mata, maka hal ini tidak dapat disembuhkan kembali, maka sangat penting untuk mencegah atau menghentikan proses hilangnya penglihatan ini.

 

Apa Penyebab Glaukoma Mata ?

Tekanan berlebih dalam bola mata terjadi karena ketidakseimbangan produksi cairan dan pembuangannya dalam bola mata. Terdapat berbagai tipe glaukoma mata yang berbeda.

Sebagian besar kasus glaukoma adalah dari jenis glaukoma primer sudut-terbuka yang biasanya menyerang manula dan paruh baya. Glaucoma berkembang secara perlahan dan tidak menyakitkan, sehingga anda mungkin tidak menyadari bahwa penglihatan Anda memburuk. Penglihatan perifer (sekeliling pinggiran luar) dan penglihatan malam hari akan terpengaruh terlebih dahulu sebelum penglihatan sentral anda.

Glaukoma akut sudut tertutup biasanya menyerang manula dan wanita setengah baya etnik Cina di Singapura. Tipe glaucoma ini timbul seketika dengan tekanan cairan yang meningkat cepat dan drastis dalam mata. Hal ini mengakibatkan rasa nyeri dan warna kemerahan pada mata, pusing dan mual. Gejala lainnya yang menyertai termasuk penglihatan buram dan melihat lingkaran warna warni disekeliling cahaya.

Glaukoma kronik sudut tertutup berkembang secara bertahap dan sering kali tidak diketahui dalam waktu yang lama. Tipe ini disebabkan oleh penyumbatan saluran pengeringan cairan dalam bola mata secara perlahan, mengakibatkan peningkatan tekanan mata yang berkepanjangan.

Glaukoma sekunder disebabkan oleh peradangan bola mata atau ketika katarak menjadi terlalu parah dan bengkak. Tumor, cidera dan operasi dapat juga menjadi menyebabkan glaukoma sekunder.

 

Siapa Saja Yang Berisiko Terkena Glaukoma?

Pada prinsipnya siapa saja dapat terkena glaucoma. Mulai dari bayi baru lahir sampai pada orang tua. Tetapi penting bila kita mengetahui faktor-faktor resiko dari glaucoma.

Faktor-faktor resiko glaucoma:

1. Umur
2. Risiko glaucoma bertambah tinggi dengan bertambahnya usia.
3. Terdapat 2% dari populasi usia 40 tahun yang terkena glaucoma.
4. Angka ini akan bertambah dengan bertambahnya usia.
5. Riwayat anggota keluarga yang terkena glaucoma.Untuk glaukoma jenis tertentu, anggota keluarga penderita glaukoma mempunyai resiko 6 kali lebih besar untuk terkena glaucoma. Resiko terbesar adalah kakak-beradik kemudian hubungan orang tua dan anak-anak.
6. Tekanan bola mata.Tekanan bola mata diatas 21 mmHg berisiko tinggi terkena glaucoma. Meskipun untuk sebagian individu, tekanan bola mata yang lebih rendah sudah dapat merusak saraf optik. Untuk mengukur tekanan bola mata dapat dilakukan dirumah sakit mata dan/atau dokter spesialis mata.
7. Obat-obatan. Pemakai steroid secara rutin misalnya: Pemakai obat tetes mata yang mengandung steroid yang tidak dikontrol oleh dokter, obat inhaler untuk penderita asma, obat steroid untuk radang sendi dan pemakai obat yang memakai steroid secara rutin lainnya. Bila anda mengetahui bahwa anda pemakai obat-obatan steroid secara rutin, sangat dianjurkan memeriksakan diri anda ke dokter spesialis mata untuk pendeteksian glaucoma.
8. Riwayat trauma (luka kecelakaan) pada mata.
9. Penyakit lain. Riwayat penyakit diabetes (kencing manis), hipertensi dan migren.

Sekian artikel mengenai glaukoma mata. Semoga artikel mengenai glaukoma mata dapa bermanfaat untuk anda.

GLAUKOMA MATA, APA ITU ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

OBAT GLAUKOMA AMPUH

OBAT GLAUKOMA AMPUH

OBAT GLAUKOMA AMPUH – Glaukoma adalah penyakit mata yang berpotensi membutakan di mana ada kerusakan bertahap pada serat saraf dari saraf optik. Saraf ini register apa yang kita lihat, karena menghubungkan sel-sel ganglion retina ke pusat penglihatan di otak. Biasanya, tapi tidak selalu, kerusakan hasil glaukoma dari tekanan tinggi di dalam bola mata. Cacat dalam sistem drainase untuk cairan berair (yang menentukan tekanan di dalam mata) dapat meningkatkan tekanan intraokular (TIO) di atas tingkat normal, obat glaukoma ampuh.

Penyakit mata Glaukoma bisa menyerang siapa saja dan untuk penangananya adalah dengan memeriksakan nya sedini mungkin pada usia 35 tahun, ini adalah jalan satu-satunya untuk menghindari kerusakan mata serius akibat glaukoma.Gejala yang dirasakan pertama kali antara lain : bila memandang lampu neon/sumber cahaya maka akan timbul warna pelangi di sekitar neon tersebut, mata terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur lama kelamaan akan kembali normal, rasa ingin mengedip terus-menerus dengan menekan kedipan berlebihan. Hal inilah yang membuat para penderita glaukoma tidak menyadari bahwa ia sudah menderita penyakit mata yang kronis. Penyakit mata glaukoma ini dapat diderita kedua mata dari si penderita dan jalan satu-satunya untuk mengatasi penyakit ini adalah dengan operasi.

obat glaukoma

Obat Glaukoma Ampuh (S LUTENA)

OBAT GLAUKOMA

Ada berbagai macam cara untuk menghindari dari penyakit glaukoma yaitu dengan cara mengkonsumsi obat glaukoma herbal untuk mata salah satunya SUPERLUTEIN. SUPER LUTEIN adalah obat glaukoma alami dari Jepang yang sangat ampuh untuk pengobatan dan penyembuhan glaukoma.
SUPERLUTEIN adalah suplemen gizi yang kaya akan karotenoid (β-karotin) dengan manfaat yang sebanding dengan mengkonsumsi sayuran berwarna merah, kuning, oranye, serta sayuran berwarna hijau. Produk ini menyediakan suplemen yang tepat untuk mereka yang tidak dapat mengkonsumsi jumlah nutrisi yang dibutuhkan sehari-hari karena berbagai alasan. Nilai gizi dari produk ini diakui selama jumlah spesifik nilai gizi memenuhi standar yang ditetapkan oleh BPOM.

SUPERLUTEIN merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, SUPERLUTEIN juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Superrlutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.
Superlutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit.
• 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
• 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

S Lutena (SUPER LUTEIN) adalah obat glaukoma ampuh. Sekian artikel mengenai obat glaukoma ampuh. Semoga artikel mengenai obat glaukoma ampuh dapat bermanfaat untuk anda.

OBAT GLAUKOMA AMPUH

Posted in Uncategorized | Leave a comment

GLAUKOMA MATA, CARA MENGOBATI GLAUKOMA

GLAUKOMA MATA, CARA MENGOBATI GLUKOMA

 

 

Glaukoma Mata

Glaukoma Mata

CARA MENGOBATI GLUKOMA – Glaukoma mata merupakan sebuah tekanan bola mata meningkat sehingga mengakibatkan kerusakan saraf optik, yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Tekanan abnormal tinggi di dalam mata Anda biasanya, tidak selalu menyebabkan kerusakan ini.
Sebelum mengenal apa itu penyakit Glaukoma mata, anda perlu mengetahui bahwa glaukoma mata adalah salah satu penyebab utama kebutaan di Amerika Serikat. Glaukoma mata dapat merusak penglihatan anda secara bertahap Anda mungkin tidak melihat adanya kehilangan penglihatan sampai penyakit ini pada stadium lanjut. Jenis yang paling umum dari glaukoma, glaukoma primer sudut terbuka, tidak memiliki tanda-tanda nyata atau gejala kecuali kehilangan penglihatan secara bertahap.
APA PENYEBAB GLAUKOMA  MATA?

Faktor penyebab glukoma lainnya antara lain :
1. Masalah Gizi
Masalah gizi merupakan salah satu penyebab glukoma. Tidak ada bukti yang jelas menunjukkan kekurangan vitamin menyebabkan glukoma pada manusia. Ini mengikuti, kemudian, bahwa suplemen vitamin lisan bukanlah pengobatan yang dianjurkan untuk glukoma. Kafein meningkatkan tekanan intraokular pada mereka dengan glukoma, tetapi tidak muncul untuk mempengaruhi individu normal. Oleh karna itu masalah gizi dapat menjadi penyebab glaukoma.
2. Genetika
Penyebab glukoma berikutnya adalah faktor genetik. Riwayat keluarga yang positif merupakan faktor risiko glukoma. Risiko relatif memiliki glukoma primer sudut terbuka (POAG) yang meningkat sekitar 2-4 kali lipat untuk individu yang memiliki saudara dengan glukoma. Glukoma, khususnya glaukoma primer sudut terbuka, terkait dengan mutasi pada beberapa gen yang berbeda, meskipun sebagian besar kasus glukoma tidak melibatkan mutasi genetik. Ketegangan normal glukoma, yang terdiri dari sepertiga dari POAG, ini juga terkait dengan mutasi genetik.
Berbagai langka bawaan / genetik malformasi mata berhubungan dengan glukoma. Kadang-kadang, kegagalan trimester atrofi kehamilan normal ketiga dari hyaloid kanal dan tunika vasculosa lentis dikaitkan dengan anomali lainnya. Sudut tertutup yang diinduksi hipertensi okular dan neuropati optik glukoma juga dapat terjadi dengan anomali ini, dan dimodelkan pada tikus.
3. Faktor Penyebab Sakit Mata Glukoma Lainnya
Faktor-faktor lain dapat yang dapat menjadi penyebab glukoma, yang dikenal sebagai “glaucomas sekunder”, termasuk penggunaan jangka panjang steroid (steroid-induced glukoma), kondisi yang sangat membatasi aliran darah ke mata, seperti retinopathy diabetes parah dan pusat oklusi vena retina (glukoma neovascular); trauma okular (sudut resesi glukoma), dan uveitis (uveitic glukoma). Dalam sebuah studi besar di Inggris, pasien glukoma memiliki 29% peningkatan kejadian hipertensi sistemik dibandingkan dengan usia dan kontrolnya.
BAGAIMANA CARA MENGOBATI GLAUKOMA MATA ?

Setiap penyakit yang timbul, maka ada obat penyembuhnya. Demikian pula untuk pengobatan penyakit glukoma. Meski tidak ada cara untuk pengobatan penyakit glukoma, namun kehilangan/kerusakan pandangan dapat dikontrol atau dicegah. Berikut adalah beberapa cara untuk mengobati glukoma yang dapat dilakukan :
1. Tetes mata
Pengobatan penyakit glaukoma mata yang pertama dilakukan dengan menggunakan obat tetes mata. Cara ini merupakan yang paling umum dan harus dilakukan secara teratur. Sebagian pasien dapat mendapatkan respon yang bagus dari suatu obat sementara yang lainnya bisa tidak mendapatkan respon, namun pemilihan pengobatan penyakit glukoma harus disesuaikan dengan kebutuhan pasien dan tipe glukomanya.
2. Laser (laser trabeculoplasty)
Pengobatan penyakit glukoma dengan cara ini dilakukan jika obat tetes mata tidak menghentikan kerusakan penglihatan. Pada kebanyakan kasus, meski telah dilakukan tindakan laser ini, obat tetes mata tetap harus diberikan. Tindakan laser ini tidak memerlukan pasien untuk dirawat di rumah sakit.
Terapi laser untuk membuat lubang pada iris akan membantu mencegah serangan berikutnya dan seringkali bisa menjadi pengobatan penyakit glaukoma secara permanen. Jika glaukoma tidak dapat diatasi dengan terapi laser, dilakukan pembedahan untuk membuat lubang pada iris.
3. Pembedahan (trabeculectomy)
Pengobatan penyakit glukoma ini dilakukan jika tetes mata dan penanganan dengan laser gagal untuk dapat mengontrol tekanan bola mata. Sebuah saluran dibuat untuk memungkinkan cairan mata mengalir keluar. Tindakan ini dapat menyelamatkan sisa penglihatan yang ada tapi tidak memperbaiki pandangan.

 

Itulah beberapa informasi mengenai cara mengobati glaukoma mata. Terimakasih telah membaca artikel mengaenai cara mengobati glaukoma mata. Semoga artikel mengenai cara mengobati glaukoma mata diatas dapat bermanfaat untuk anda.

GLAUKOMA MATA, CARA MENGOBATI GLUKOMA

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PENCEGAHAN GLAUKOMA

PENCEGAHAN GLAUKOMA

 

PENCEGAHAN GLAUKOMA – Glukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.
pencegahan Glaukoma
JENIS-JENIS GLAUKOMA
1. Glukoma sudut terbuka :
Pada jenis ini, saluran tempat mengalirnya humor aqueus terbuka, tetapi cairan dari bilik anterior mengalir terlalu lambat. Secara bertahap tekanan akan meningkat (hampir selalu pada kedua mata) dan menyebabkan kerusakan saraf optikus serta penurunan fungsi penglihatan yang progresif.
Hilangnya fungsi penglihatan dimulai pada tepi lapang pandang dan jika tidak diobati pada akhirnya akan menjalar ke seluruh bagian lapang pandang, menyebabkan kebutaan.
Pada awalnya, peningkatan tekanan di dalam mata tidak menimbulkan gejala. Lama-lama timbul gejala berupa :
• Penyempitan lapang pandang tepi
• Sakit kepala ringan
• Gangguan penglihatan yang tidak jelas (misalnya melihat lingkaran di sekeliling cahaya lampu atau sulit beradaptasi pada kegelapan).
Pada akhirnya akan terjadi penyempitan lapang pandang yang menyebabkan penderita sulit melihat benda-benda yang terletak di sisi lain ketika penderita melihat lurus ke depan (disebut penglihatan terowongan).
Glukoma sudut terbuka mungkin baru menimbulkan gejala setelah terjadinya kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.
Jika pencegahan glaukoma tidak dapat dikontrol dengan obat-obatan atau efek sampingnya tidak dapat ditolerir oleh penderita, maka dilakukan pembedahan untuk meningkatkan pengaliran cairan dari bilik anterior. Digunakan sinar laser untuk membuat lubang di dalam iris atau dilakukan pembedahan untuk memotong sebagian iris (iridotomi).
2. Glukoma sudut tertutup
Pada jenis ini terjadi jika saluran tempat mengalirnya humor aqueus terhalang oleh iris.
Setiap hal yang menyebabkan pelebaran pupil (misalnya cahaya redup, tetes mata pelebar pupil yang digunakan untuk pemeriksaan mata atau obat tertentu), bisa menyebabkan penyumbatan aliran cairan karena terhalang oleh iris. Iris bisa menggeser ke depan dan secara tiba-tiba menutup saluran humor aqueus, sehingga terjadi peningkatan tekanan di dalam mata secara mendadak.

Tanda Dan Gejala Penyakit Glaukoma

• Perhatikan sakit mata yang tiba-tiba atau sakit berat yang menyebabkan sensasi berdenyut pada satu atau kedua mata. Seringkali, nyeri itu dialami di kamar yang gelap atau di malam hari. Stres jug bisa mendorong gejala yang membuat orang salah melihatnya sebagai sakit kepala karena tegang.
• Penglihatan kabur atau penglihatan menurun dari waktu ke waktu. Kadang-kdang, orang mengalami apa yang disebut dengan ‘efek halo’ di sekitar benda-benda tertentu, terutama pada lampu.
• Mual dan muntah merupakan efek yang umum dari masalah penglihatan, terutama yang berkaitan dengan kedua jenis glaukoma.
• Waspada dengan gejala yang datang dan pergi tapi kronis. Seseorang yang menderita glaukoma sudut terbuka tak mengalami gejala sama sekali, tapi kemudian penglihatannya

PENCEGAHAN GLAUKOMA

Cara Pencegahan Glaukoma:
Bagaiman pencegahan glaukoma ? Sebagian besar faktor resiko penyakit ini seperti usia, resiko keturunan dan etnik tidak dapat dicegah. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk pecegahan glaukoma. Namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit glaucoma, diantaranya :
• Pencegahan glaukoma yang pertama adalah periksa kesehatan mata secara teratur.
• Pencegahan glaukoma yang kedua adalah segera periksakan mata jika pandangan terasa kabur, remang dan sempit.
• Pencegahan glaukoma berikutnya adalah Waspada jika memiliki penyakit hipertensi atau diabetes.
• Pencegahan glaukoma berikutnya adalah Waspada jika di dalam keluarga ada yang memiliki riwayat penyakit ini.
• Pencegahan glaukoma lainnya adalah Jika divonis menderita penyakit ini, harus disiplin berobat agar tidak menjadi buta

 

Itulah sekilas informasi mengenai pencegahan glaukoma. Sekian artikel mengenai pencegahan glaukoma. Semoga artikel mengenai pencegahan glaukoma diatas dapat bermanfat untuk anda.

 

 

PENCEGAHAN GLAUKOMA

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PENYEBAB GLAUKOMA

PENYEBAB GLAUKOMA

PENYEBAB GLAUKOMA – Glukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

penyebab glaukoma
Penyebab Glaukoma

Peningkatan tekanan didalam mata adalah faktor utama yang menjurus ke kerusakan penyebab glaukoma (glaucomatous damage) pada syaraf mata (optik). Glaucoma dengan tekanan normal didalam mata (normal intraocular pressure) didiskusikan dibawah dalam bagian tipe-tipe berbeda dari glaukoma. Syaraf optik yang berlokasi dibelakang mata adalah syaraf penglihatan utama untuk mata. Syaraf ini memancarkan balik gambar-gambar yang kita lihat ke otak untuk interpretasi. Mata adalah kokoh dan bulat seperti bola basket. Kesehatan dan bentuknya dipelihara oleh suatu tekanan didalam mata (the intraocular pressure), yang umumnya berkisar antara 8 dan 22 mm (millimeters) air raksa (mercury). Ketika tekanan terlalu rendah, mata menjadi lebih lunak, dimana suatu tekanan terlalu tinggi menyebabkan mata menjadi lebih keras. Ternyata syaraf optik adalah bagian yang paling rentan dari mata terhadap tekanan tinggi karena serabut-serabut lembut didalam syaraf ini mudah rusak.

Bagian depan mata diisi dengan suatu cairan bening yang disebut aqueous humor, yang menyediakan makanan kepada struktur-struktur dibagian depan mata. Cairan ini diproduksi secara terus menerus oleh badan ciliary (ciliary body), yang mengelilingi lensa mata. Aqueous humor kemudian mengalir melalui pupil dan meninggalkan mata melalui kanal kecil (tiny channels) yang disebut trabecular meshwork. Kanal-kanal ini berlokasi pada apa yang disebut filtering, atau drainage angle dari mata. Angle adalah dimana kornea yang bening, yang menutup bagian depan mata, dipasang pada dasar (root or periphery) dari iris, yang adalah bagian berwarna dari mata. Kornea menutupi iris dan pupil, yang ada di depan lensa. Pupil adalah pembukaan yang kecil, bulat dan nampak hitam dipusat dari iris. Cahaya lewat melalui pupil, terus melalui lensa, dan menuju ke retina dibelakang mata.
Faktor penyebab glaukoma lainnya antara lain :
1. Masalah Gizi
Masalah gizi merupakan salah satu penyebab glaukoma. Tidak ada bukti yang jelas menunjukkan kekurangan vitamin menyebabkan glaukoma pada manusia. Ini mengikuti, kemudian, bahwa suplemen vitamin lisan bukanlah pengobatan yang dianjurkan untuk glaukoma. Kafein meningkatkan tekanan intraokular pada mereka dengan glaukoma, tetapi tidak muncul untuk mempengaruhi individu normal. Oleh karna itu masalah gizi dapat menjadi penyebab glaukoma.

2. Genetika
Penyebab glaukoma berikutnya adalah faktor genetik. Riwayat keluarga yang positif merupakan faktor risiko glaukoma. Risiko relatif memiliki glaukoma primer sudut terbuka (POAG) yang meningkat sekitar 2-4 kali lipat untuk individu yang memiliki saudara dengan glaukoma. Glaukoma, khususnya glaukoma primer sudut terbuka, terkait dengan mutasi pada beberapa gen yang berbeda, meskipun sebagian besar kasus glaukoma tidak melibatkan mutasi genetik. Ketegangan normal glaukoma, yang terdiri dari sepertiga dari POAG, ini juga terkait dengan mutasi genetik.
Berbagai langka bawaan / genetik malformasi mata berhubungan dengan glaukoma. Kadang-kadang, kegagalan trimester atrofi kehamilan normal ketiga dari hyaloid kanal dan tunika vasculosa lentis dikaitkan dengan anomali lainnya. Sudut tertutup yang diinduksi hipertensi okular dan neuropati optik glaukoma juga dapat terjadi dengan anomali ini, dan dimodelkan pada tikus.
3. Faktor Penyebab Sakit Mata Glaukoma Lainnya
Faktor-faktor lain dapat yang dapat menjadi penyebab glaukoma, yang dikenal sebagai “glaucomas sekunder”, termasuk penggunaan jangka panjang steroid (steroid-induced glaukoma), kondisi yang sangat membatasi aliran darah ke mata, seperti retinopathy diabetes parah dan pusat oklusi vena retina (glaukoma neovascular); trauma okular (sudut resesi glaukoma), dan uveitis (uveitic glaukoma). Dalam sebuah studi besar di Inggris, pasien glaukoma memiliki 29% peningkatan kejadian hipertensi sistemik dibandingkan dengan usia dan kontrolnya.
Itulah beberapa informasi mengenai penyebab glaukoma. Terimakasih telah membaca artikel mengaenai penyebab glaukoma. Semoga artikel mengenai penyebab glaukoma diatas dapat bermanfaat untuk anda.

 

PENYEBAB GLAUKOMA

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

GEJALA GLAUKOMA

GEJALA GLAUKOMA

GEJALA GLAUKOMA – Glukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Gejala Glaukoma

GEJALA GLAUKOMA

Glaukoma disebabkan saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Ada dua jenis glaukoma yang umum yakni sudut-tertutup dan sudut-terbuka. Keduanya kerap terjadi pada pria dan wanita berusia di atas 40 tahun.

Seseorang harus belajar bagaimana mengidentifikasi gejala glaukoma agar mencegah komplikasi dan kerusakan yang tak bisa disembuhkan total. Berikut adalah gejala glaukoma

  1. Gejala glaukoma sudut terbuka :

Pada glaukoma sudut terbuka, saluran tempat mengalirnya humor aqueus terbuka, tetapi cairan dari bilik anterior mengalir terlalu lambat.

Glaukoma sudut terbuka sering terjadi setelah usia 35 tahun, tetapi kadang terjadi pada anak-anak. Penyakit ini cenderung diturunkan dan paling sering ditemukan pada penderita diabetes atau miopia. Glaukoma sudut terbuka lebih sering terjadi dan biasanya penyakit ini lebih berat jika diderita oleh orang kulit hitam.

Pada awalnya, peningkatan tekanan di dalam mata tidak menimbulkan gejala glaukoma. Lama-lama timbul gejala berupa :

  • penyempitan lapang pandang tepi
  • sakit kepala ringan
  • gangguan penglihatan yang tidak jelas.Pada akhirnya akan terjadi penyempitan lapang pandang yang menyebabkan penderita sulit melihat benda-benda yang terletak di sisi lain ketika penderita melihat lurus ke depan.

Gejala glaukoma sudut terbuka mungkin baru menimbulkan gejala glaukoma setelah terjadinya kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.

  1. Gejala glaukoma sudut tertutup

Glaukoma sudut tertutup terjadi jika saluran tempat mengalirnya humor aqueus terhalang oleh iris. Setiap hal yang menyebabkan pelebaran pupil, bisa menyebabkan penyumbatan aliran cairan karena terhalang oleh iris. Iris bisa menggeser ke depan dan secara tiba-tiba menutup saluran humor aqueus, sehingga terjadi peningkatan tekanan di dalam mata secara mendadak. Gejala glaukoma sudut tertutup lebih sering terjadi pada malam hari karena pupil secara alami akan melebar di bawah cahaya yang redup.

Gejala glaukoma sudut tertutup berlangsung hanya beberapa jam sebelum terjadinya serangan lebih lanjut.

Serangan lanjutan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan secara mendadak dan nyeri mata yang berdenyut. Penderita juga mengalami mual dan muntah. Kelopak mata membengkak, mata berair dan merah. Pupil melebar dan tidak mengecil jika diberi sinar yang terang. Sebagian besar gejala glaukoma akan menghilang setelah pengobatan, tetapi serangan tersebut bisa berulang.

Glaukoma sekunder terjadi jika mata mengalami kerusakan akibat :

  • infeksi
  • peradangan
  • tumor
  • katarak yang meluas
  • penyakit mata yang mempengaruhi pengaliran humor aqueus dari bilik anterior.

Penyebab yang paling sering ditemukan adalah uveitis. Penyebab lainnya adalah penyumbatan vena oftalmikus, cedera mata, pembedahan mata dan perdarahan ke dalam mata. Beberapa obat juga bisa menyebabkan peningkatan tekanan intraokuler.

  1. Gejala glaukoma kongenitalis

Glaukoma kongenitalis sudah ada sejak lahir dan terjadi akibat gangguan perkembangan pada saluran humor aqueus. Glaukoma kongenitalis seringkali diturunkan. Untuk mengatasi glaukoma kongenitalis perlu dilakukan pembedahan.

Bila anda mengalami salah satu gejala diatas, segeralah konsultasi dengan dokter anda, atau periksakan mata satu tahun sekali bila dalam keluarga anda, ada yang menderita glaukoma. Karena mencegah lebih baik dari pada sudah terdeteksi menderita penyakit tersebut.

 

Sekian artikel mengenai gejala glaukoma. Semoga artikel mengenai gejala glaukoma diatas dapat bermanfat untuk anda.

 

GEJALA GLAUKOMA

Posted in Uncategorized | Leave a comment

GLAUKOMA, INFORMASI GLAUKOMA

GLAUKOMA, INFORMASI GLAUKOMA

GLAUKOMA – Glukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Glaukoma
JENIS-JENIS GLAUKOMA
1. Glukoma sudut terbuka :

Pada jenis ini, saluran tempat mengalirnya humor aqueus terbuka, tetapi cairan dari bilik anterior mengalir terlalu lambat. Secara bertahap tekanan akan meningkat (hampir selalu pada kedua mata) dan menyebabkan kerusakan saraf optikus serta penurunan fungsi penglihatan yang progresif.
Hilangnya fungsi penglihatan dimulai pada tepi lapang pandang dan jika tidak diobati pada akhirnya akan menjalar ke seluruh bagian lapang pandang, menyebabkan kebutaan.
Pada awalnya, peningkatan tekanan di dalam mata tidak menimbulkan gejala. Lama-lama timbul gejala berupa :

• Penyempitan lapang pandang tepi
• Sakit kepala ringan
• Gangguan penglihatan yang tidak jelas (misalnya melihat lingkaran di sekeliling cahaya lampu atau sulit beradaptasi pada kegelapan).
Pada akhirnya akan terjadi penyempitan lapang pandang yang menyebabkan penderita sulit melihat benda-benda yang terletak di sisi lain ketika penderita melihat lurus ke depan (disebut penglihatan terowongan).

Glukoma sudut terbuka mungkin baru menimbulkan gejala setelah terjadinya kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.

Untuk pengobatannya, obat tetes mata biasanya bisa mengendalikan glukoma sudut terbuka. Obat yang pertama diberikan adalah beta bloker (misalnya timolol, betaksolol, karteolol, levobunolol atau metipranolol), yang kemungkinan akan mengurangi pembentukan cairan di dalam mata.

Juga diberikan pilokarpin untuk memperkecil pupil dan meningkatkan pengaliran cairan dari bilik anterior. Obat lainnya yang juga diberikan adalah epinefrin, dipivefrin dan karbakol (untuk memperbaiki pengaliran cairan atau mengurangi pembentukan cairan).

Jika glukoma tidak dapat dikontrol dengan obat-obatan atau efek sampingnya tidak dapat ditolerir oleh penderita, maka dilakukan pembedahan untuk meningkatkan pengaliran cairan dari bilik anterior. Digunakan sinar laser untuk membuat lubang di dalam iris atau dilakukan pembedahan untuk memotong sebagian iris (iridotomi).

2. Glukoma sudut tertutup
Pada jenis ini terjadi jika saluran tempat mengalirnya humor aqueus terhalang oleh iris.
Setiap hal yang menyebabkan pelebaran pupil (misalnya cahaya redup, tetes mata pelebar pupil yang digunakan untuk pemeriksaan mata atau obat tertentu), bisa menyebabkan penyumbatan aliran cairan karena terhalang oleh iris. Iris bisa menggeser ke depan dan secara tiba-tiba menutup saluran humor aqueus, sehingga terjadi peningkatan tekanan di dalam mata secara mendadak.

Serangan bisa dipicu oleh pemakaian tetes mata yang melebarkan pupil, atau bisa juga timbul tanpa adanya pemicu. Glukoma akut lebih sering terjadi pada malam hari karena pupil secara alami akan melebar di bawah cahaya yang redup.

Episode akut dari sudut tertutup menyebabkan :
• Penurunan fungsi penglihatan yang ringan.
• Terbentuknya lingkaran berwarna di sekeliling cahaya.
• Nyeri pada mata dan kepala.
Gejala tersebut berlangsung hanya beberapa jam sebelum terjadinya serangan lebih lanjut.

Serangan lanjutan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan secara mendadak dan nyeri mata yang berdenyut. Penderita juga mengalami mual dan muntah. Kelopak mata membengkak, mata berair dan merah. Pupil melebar dan tidak mengecil jika diberi sinar yang terang.

Sebagian besar gejala akan menghilang setelah pengobatan, tetapi serangan tersebut bisa berulang. Setiap serangan susulan akan semakin mengurangi lapang pandang penderita.

Pengobatan :

• Minum larutan gliserin dan air bisa mengurangi tekanan dan menghentikan serangan glaukoma. Bisa juga diberikan inhibitor karbonik anhidrase (misalnya asetazolamid).
• Tetes mata pilokarpin menyebabkan pupil mengecil sehingga iris tertarik dan membuka saluran yang tersumbat. Untuk mengontrol tekanan intraokuler bisa diberikan tetes mata beta bloker.
3. Glukoma kongenitalis
Pada jenis ini sudah ada sejak lahir dan terjadi akibat gangguan perkembangan pada saluran humor aqueus. Glukoma kongenitalis seringkali diturunkan.
Untuk mengatasi glaukoma kongenitalis perlu dilakukan pembedahan.
4. Glukoma Sekunder (Secondary Glaukoma)
Glukoma sekunder disebabkan oleh kondisi lain seperti katarak, diabetes, trauma, arthritis maupun operasi mata sebelumnya. Obat tetes mata atau tablet yang mengandung steroid juga dapat meningkatkan tekanan pada mata. Karena itu tekanan pada mata harus diukur teratur bila sedang menggunakan obat-obatan tersebut.

Sekian artikel mengenai penyakit glaukoma. Semoga artikel mengenai penyakit glaukoma diatas dapat bermanfat untuk anda.

GLAUKOMA, INFORMASI GLAUKOMA

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mengobati Sakit Glaukoma Dengan S-Lutena

Mengobati Sakit Glaukoma Dengan S-Lutena

 

 

Mengobati Sakit Glaukoma – Glaukoma merupakan penyakit mata yang tidak ditandai dengan gejala secara langsung, penyakit ini diakibatkan oleh cairan yang keluar mengalami hambatan dan akan menekan bola mata yang terdapat di belakang bola mata sehingga aliran darah ke saraf menjadi mati, dan akan mengakibatkan penglihatan semakin berkurang & kebutaan.

Penyakit glaukoma merupakan penyebab kabutaan no 2 di Indonesia.Karena itulah bila terjadi masalah glaukoma sebaiknya Anda langsung melakukan pengobatan yang mampu mengobati dengan tuntas namun tidak beresiko untuk kesehatan yang lain. Memilih pengobatan sangat perlu untuk besikap selaktif, jangan sampai pengobatan yang dilakukan justru menambah penyakit yang diderita.

Mengobati Sakit Glaukoma Dengan S-Lutena

Mengobati Sakit Glaukoma Dengan S-Lutena

GEJALA GLAUKOMA

Glaukoma bisa menyerang siapa saja. Penanganan dini sebelum parah adalah jalan satu-satunya cara untuk menghindari kerusakan penglihatan serius akibat glaukoma. Jika Anda yang punya ciri-ciri berikut ini, sebaiknya Anda rutin memeriksakan mata. Bila memandang lampu neon/sumber cahaya maka akan timbul warna pelangi di sekitar neon tersebut, mata terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur lama kelamaan akan kembali normal, rasa ingin mengedip terus-menerus dengan menekan kedipan berlebihan. Hal inilah yang membuat para penderita glaukoma tidak menyadari bahwa ia sudah menderita penyakit mata yang kronis. Penyakit mata glaukoma ini dapat diderita kedua mata dari si penderita.

  • Tekanan bola mata tinggi (mata Anda cepat lelah).
  • Anda menderita miopia atau rabun jauh.
  • Anda menderita diabetes atau kencing manis.
  • Anda menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi darah buruk)
  • Pernah mengalami kecelakaan/operasi pada mata sebelumnya
  • Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama

MENGOBATI SAKIT GLAUKOMA DENGAN S-LUTENA

Glaukoma termasuk penyakit mata yang harus diperhatikan dan dirawat secara serius, sebab pada taraf tertentu glaukoma bisa mengantarkan pada mata buta. Glaukoma secara berkelanjutan akan merusak retina seseorang, dan juga menekan syaraf mata sehingga tidak bisa bekerja dengan normal. Tentu saja bagi penderita glaukoma membutuhkan pengobatan yang cepat dan aman.

Orang dewasa di atas usia 40 tahunan lebih berpeluang mengalami glaukoma. Sebab kondisi organ mata telah mengalami penurunan. Untuk itu dianjurkan kepada semua pembaca sejak dini merawat kesehatan mata. Menjauhi penggunaan mata yang dapat membuat sakit atau bekerja berlebihan.

Mengobati sakit glaukoma sebaiknya menggunakan obat yang aman dan mempercepat penyembuhan sebaiknya dibuat dari bahan alamiah. Mengobati Sakit Glaukoma tersebut dapat menggunakan suplemen alami bernama S-Lutena.

S-Lutena adalah satu-satunya ekstrak yang terdapat di dunia yang memiliki tingkat kemurnian paling tinggi. Proses pembuatannya menggunakan Ionized Purifiying “cara proses berteknologi tinggi”. S-Lutena merupakan suplemen kesehatan yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) dengan memiliki manfaat sebanding dengan konsumsi sayuran berwarna merah, kuning, oranye dan berdaun hijau gelap.

merupakan terobosan baru nutrisi alami dari negeri Jepang yang terbukti ampuh mengobati sakit glaukoma. S-Lutena sangat alami dan aman, karena terdiri dari sayur mayur, buah-buahan, dan ikan scoot. S Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh. Sudah lebih dari 1.8 juta orang yang mengkonsumsi dan merasakan manfaatnya.

Mengobati Sakit Glaukoma Dengan S-Lutena

Mengobati Sakit Glaukoma Dengan S-Lutena

Mungkin Anda selama ini mengenal 6 dasar kebutuhan dasar tubuh manusia dari mulai karbohidrat, protein, vitamin, mineral, lemak, dan serat. Nah di abad 21 ditemukanlah namanya fitokimia atau nutrisi seri ketujuh yang berupa karotenoid. Kita akan mudah menemukan suplemen karotenoid yang terpisah-pisah. S-Lutena ini memiliki 6 jenis karotenoid (Lutein, Zeaxanthin, Betakaroten, Alphakaroten, Lycopene dan Crocetin) dalam satu kapsul ditambah dengan Cassis Polyphenol, Vitamin E serta DHA yang dapat membantu dalam proses mengobati sakit glaukoma. Karotenoid merupakan nutrisi fitokimia yang sangat penting untuk kesehatan, yang banyak ditemukan pada sayuran berwarna cerah serta buah-buahan. S Lutena juga mengandung ekstrak bluberry dan kelompok vitamin B yang bermanfaat untuk mengobati sakit glaukoma.

S-lutena telah terbukti sangat ampuh untuk mengobati sakit glaukoma. Sekian tips mengobati sakit glaukoma dengan s-lutena. Semoga tips mengobati sakit glaukoma diatas dapat bermanfaat untuk anda . . . :)

Mengobati Sakit Glaukoma Dengan S-Lutena

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment