Obat Tradisional Glaukoma

Obat Tradisional Glaukoma

 

Obat Tradisional Glaukoma – Penyakit glaukoma adalah penyakit pada saraf utama mata, yang disebut saraf optik. Saraf optik menerima impuls saraf dari retina dan memancarkannya ke otak, di mana kita mengubah sinyal-sinyal listrik itu sebagai gambar. Penyakit glaukoma ditandai oleh kerusakan progresif pada saraf optik yang umumnya dimulai dengan kehilangan penglihatan samping halus (peripheral vision). Jika penyakit glaukoma tidak didiagnosis dan diobati maka dapat berkembang menjadi kehilangan penglihatan sentral dan kebutaan.

Obat Tradisional GlaukomaPenyakit glaukoma biasanya berhubungan dengan tekanan tinggi di mata (tekanan intraokuler). Secara umum, tekanan mata tinggi ini mengarah ke kerusakan saraf mata (saraf optik). Dalam beberapa kasus, glaukoma dapat terjadi pada tekanan mata normal namun ada gangguan pengaturan aliran darah ke saraf optik.

Obat Tradisional Glaukoma

Glaukoma adalah penyakit pada syaraf penglihatan yang menyebabkan luas pandangan menyempit dan dapat berakhir dengan kebutaan. Namun setiap penyakit yang timbul, maka ada obat penyembuhnya. Demikian pula dengan obat penyakit glaukoma. Berikut adalah beberapa obat penyakit glaukoma yang dapat digunakan :

  1. Blueberry

Blueberry, memiliki berbagai vitamin, dan mereka sangat kaya akan antioksidan yang dapat membantu membalikkan stres oksidatif yang mendasari glaukoma. Menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam 2001 isu “Pengobatan Alternatif Review,” blueberry telah menunjukkan potensi untuk memperlambat perkembangan katarak pada orang tua. Kandungan antosianin yang tinggi dalam blueberry juga mungkin dapat melindungi retina dari kerusakan. Sebuah 2012 menemukan bahwa anthocyanin melindungi sel-sel retina dari kerusakan akibat penuaan dan cahaya. Studi lain yang dipublikasikan dalam 2012 isu “Investigasi Laboratorium,” menemukan bahwa ekstrak antosianin juga dilindungi sel retina dari kerusakan yang disebabkan oleh peradangan.

  1. Ekstrak Daun Kitolod

Ekstrak daun kitolod adalah obat tradisional glaukoma. Dari pengalaman empiris terbukti bahwa obat tetes mata herbal yang kami berikan dapat menyembuhkan glaukoma yang masih baru. Mekanisme yang melandasi kerja ekstrak daun kitolod  ini dalam menyembuhkan glaukoma memang masih merupakan misteri dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Dugaan kami, ekstrak daun kitolod  ini bisa menurunkan tekanan intraokuler dengan menurunkan laju produksi cairan mata dan meningkatkan laju pengeluarannya.

  1. Biji Kemangi

Biji kemangi juga jadi salah satu bahan yang bisa menyebuhkan mata dari glukoma. Tidak hanya daunnya saja yang bisa digunakan tanaman kemangi juga memberikan manfaatnya untuk tubuh manusia dengan bijinya.

Caranya : ambil biji kemangi yang sudah tua 1 butir saja. Kemudian masukan biji kemangi kepada mata, lalu tutup mata anda sebentar, dan bua lagi sehingga biji keluar dengan sendirinya sebagai tahi mata. Mungkin cara ini cukup ekstrem, tapi menggunakan biji kemangi juga merupakan salah satu cara yang mujarab.

  1. Kulit Buah Manggis

Zat XAMTHONES yang dihasilkan dari Kulit Manggis  berfungsi sebagai super antioksidan untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh, meningkatkan sistem imun dalam tubuh agar tidak mudah terjangkit suatu penyakit, membunuh bakteri atau virus penyebab penyakit, serta memperbaiki struktur sel jaringan tubuh dan memperlancar peredaran darah ke seluruh tubuh termasuk ke saraf mata yang terhambat akibat penyakit Glaukoma yang menyebabkan kebutaan.

  1. Daun Turi

Tidak hanya bunga turi yang memiliki manfaat bagi kehidupan manusia, tetapi daun turi juga memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan manusia. Daun turi bisa dirubah menjadi Obat Tradisional Glaukoma yang bisa menyembuhkan dengan aman dan tanpa efek samping yang buruk. Menggunakan bunga turi untuk menyembuhkan penyakit glukoma merupakan salah satu cara yang efisien.

  1. Daun Sirsak

Ekstrak daun sirsak di dalam Obat Tradisional Glaukoma. Zat Anti Kanker yang dihasilkan dari Daun Sirsak telah terbukti 10.000 kali lebih efektif dalam melawan kanker dibandingkan adriamycin dan kemoterapi yang biasa digunakan penderita kanker. Berdasarkan penelitian laboratorium pada tahun 1970, daun sirsak (Graviola) terbukti secara efektif mampu membunuh sel-sel jahat dalam tubuh dari 12 tipe kanker yang berbeda. Selain itu daun sirsak memiliki beberapa kandungan zat gizi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, diantaranya mangostin, garsinon, flavonoid, epicatechin, spingomyolinase, gartanin, vitamin B1, B2, C, kalsium, potassium, sodium, dan zat besi. Obat

  1. Biji Bunga Matahari

Anda pasti sudah pernah mendengar bahwa biji bunga matahari sangat bagus untuk kesehatan mata. Bahan ini pun dapat digunakan sebagai salah satu cara pencegahan glaukoma sejak dini jika Anda khawatir akan kesehatan mata Anda. Mata akan selalu terjaga kesehatannya dan bahkan masalah glaukoma dapat berkurang risiko gejalanya berkat kandungan-kandungan baik nan bermanfaat dari bahan alami ini.

Vitamin B2, vitamin E, selenium, serta zinc ada di dalam biji bunga matahari yang akan menjadikan mata jauh-jauh dari segala penyakit serius. Katarak serta gangguan penglihatan akibat faktor penuaan pun bisa dihindari dengan mengonsumsi biji bunga matahari secara rutin. Bagi yang memiliki sensitivitas terhadap cahaya secara berlebihan pun dapat ditangani dengan bahan ini.

Obat Tradisional Glaukoma

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jenis Operasi Glaukoma

Jenis Operasi Glaukoma

 

Jenis Operasi Glaukoma – Perlu diketahui bahwa bahaya glaukoma akan begitu mengancam kesehatan mata Anda yang bisa berisiko tinggi apabila diabaikan. Ketika penderita memilih untuk menempuh jalan operasi, maka ini sama dengan juga membuat tekanan berkurang di bagian bola mata. Caranya adalah dengan membuka bagian tertutup pada sudut drainase.

Jenis Operasi Glaukoma

Jenis Operasi Glaukoma

Metode operasi ini sama dengan membuat lubang supaya keluarnya cairan mata bisa lebih lancar karena bagian pembuangan diketahui tengah tersumbat. Operasi jugalah yang menjadi solusi tepat karena bakal membantu rasa sakit yang dipicu glaukoma berkurang. Sebelum memulai operasi, tentulah Anda perlu melakukan konsultasi sebaik-baiknya dengan dokter kepercayaan.

Hal yang perlu didiskusikan antara lain adalah tentang obat-obatan yang Anda tengah konsumsi serta berbagai riwayat kesehatan supaya dokter mampu memberikan jalan agar menghindari komplikasi. Sebelum operasi, penting pula untuk mengatur jadwal pertemuan Anda dengan anaethesist dan sebaiknya Anda pun menuruti anjuran dokter untuk tidak mengisi perut.

Makan maupun minum tidaklah diperbolehkan sebelum operasi, bahkan dokter juga akan menginstruksikan sebelum operasi apa saja yang boleh Anda makan. Tak hanya itu, tepat sebelum operasi dilaksanakan, pilihan metode anestesi pun akan diberikan oleh dokter kepada setiap pasien glaukoma. Anestesi ini digunakan dengan tujuan mematikan mata dan biasanya dokter akan menggunakan tetes mata anestesi.

Untuk berapa lamanya operasi berlangsung, ini biasanya tak akan lama, kira-kira hanya 45-75 menit saja yang merupakan prosedur operasi sayatan. Sementara untuk prosedur operasi lainnya akan memerlukan waktu antara 4-8 jam dan sudah termasuk dari waktu datang hingga pulang. Anda pun perlu mengetahui adanya beberapa prosedur operasi glaukoma, yakni operasi sayatan dan laser. Di bawah ini sedikit penjelasan mengenai metode operasi menurut jenis operasi glaukoma yang bisa Anda kenali lebih dalam :

  1. Operasi Sayatan

Pada proses ini, dokter akan memakai instrumen kecil yang bisa menghapus sebagian dari mata untuk menciptakan lubang berukuran kecil tepat di area bawah konjungtiva alias lapisan sekitar mata. Jenis operasi glaukoma inilah yang membuat jalan supaya cairan mata dapat keluar sebab sebelumnya telah disebutkan bahwa terjadi penyumbatan pada bagian pembuangan.

  1. Drainase Implan

Ketika metode operasi sayatan tak begitu berhasil, ada kemungkinan dokter bakal menyarankan pasien glaukoma menempuh jalur penggunaan implan. Dokter akan secara berhati-hati memasukkan tabung khusus ke dalam ruang anterior supaya cairan bisa mengalir lebih lancar. Hanya saja, prosedur semacam ini justru terbilang berisiko tinggi dan hanya akan sukses bila dilakukan oleh dokter yang benar-benar ahli dan terpercaya.

  1. Operasi Laser

Operasi laser ini masih dibagi lagi menjadi beberapa metode yang bisa Anda ketahui satu per satu di bawah ini sebagai cara mengobati glaukoma ampuh.

  • Cyclophotocoagulation

Operasi semacam ini biasanya dokter bakal lakukan untuk membuat mata beku dan akan memroduksi aqueous humour yang tadinya sempat tersumbat. Prosedur ini pada umumnya bakal dilaksanakan oleh dokter pada pasien dengan kondisi kerusakan saraf mata serius. Pembekuan ini dapat dilakukan dengan memakai laser.

  • Trabeculoplasty

Penggunaan sinar laser adalah yang dimanfaatkan oleh dokter supaya penyumbatan pada area trabecular meshwork dapat dibuka. Prosedur ini juga diketahui bisa diulang berkali-kali di mana hal ini justru menjadi keuntungan bagi pasien yang apabila mengalami glaukoma atau masalah mata yang sama di kemudian hari.

  • Iridotomy

Pada prosedur operasi laser ini, aliran aqueous humour bakal dibuat lebih lancar dengan cara membentuk lubang kecil. Proses pembentukan lubang kecil akan bertempat di iris dengan memakai sinar laser. Ini adalah salah satu cara terbaik yang bisa ditempuh untuk mengatasi glaukoma.

  • Cyclodiode

Masih ada lagi proses operasi glaukoma yang bisa dilakukan secara laser agar dapat membatasi aqueous humour. Pada metode ini, dokter akan merusak sebagian kecil dari jaringan yang bertugas memroduksi aqueous humour. Meski kelihatannya cukup mengerikan, cara ini pun menjadi cara yang tak begitu berisiko dan mampu memberikan hasil terbaik bagi pasien.

Biaya Operasi Glaukoma

Bagi Anda yang mungkin tertarik atau sudah mantap ingin melakukan operasi glaukoma, sudahkah turut mempertimbangkan biayanya juga? Beberapa jenis operasi glaukoma bakal menjadi rujukan utama yang diberikan dokter untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit tertentu yang memang obat-obatan saja tidaklah cukup. Untungnya, penyakit semacam glaukoma ini masih bisa mendapatkan penanganan di Indonesia yang biayanya tak bisa dibilang murah.

Setiap penderita glaukoma perlu menyiapkan biaya sebesar Rp 4-15 juta untuk membayar operasi. Meski demikian, perlu diketahui bahwa kisaran harga akan berbeda-beda pada setiap rumah sakit. Angka tersebut hanyalah kisaran harga relatif dan juga masih tergantung pada jenis tindakan yang diberikan oleh dokter alias jenis metode operasi seperti yang sudah dijelaskan.

 

Jenis Operasi Glaukoma

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Penyakit Glaukoma Pada Mata

Gejala Penyakit Glaukoma Pada Mata

 

Gejala Penyakit Glaukoma Pada Mata – Glaukoma merupakan sekelompok gangguan yang terjadi pada mata yang mengakibatkan kerusakan pada saraf optik, yang pada akhirnya akan menyebabkan hilangnya penglihatan. Tingkat tekanan yang tinggi atau yang abnormal pada mata (tekanan intraokular) dapat menyebabkan kerusakan pada organ mata.

Gejala Penyakit Glaukoma Pada Mata

Gejala Penyakit Glaukoma Pada Mata

Glaukoma disebabkan saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Gejala Penyakit Glaukoma Pada Mata Berdasarkan Jenisnya

Para ahli belum terlalu memahami sepenuhnya mengenai alasan terjadinya peningkatan tekanan di dalam mata (intraocular pressure), namun hal itu tidak selalu berhubungan dengan timbulnya glaukoma yang ditandai dengan kerusakan saraf optik. Tekanan tersebut mungkin saja disebabkan karena adanya penumpukan cairan (aqueous humor) yang masuk dan keluar dari mata melalui sistem drainase di sudut di mana iris dan kornea bertemu. Pada saat sistem drainase tidak dapat berfungsi dengan baik, maka cairan tersebut tidak dapat tersaring dalam mata yang akhirnya akan menimbulkan tekanan pada mata.

Glaukoma diklasifikasikan menjadi beberapa jenis diantranya adalah :

  1. Primary open-angle glaucoma (glaukoma sudut terbuka)

Glaukoma tipe ini merupakan salah satu jenis glaukoma yang paling umum terjadi dimana sudut drainase yang dibentuk oleh kornea dan iris tetap terbuka, tetapi sebagian saluran drainase (trabecular meshwork) di sudut menjadi tertutup sehingga menyebabkan terhambatnya cairan yang mengalir keluar dari mata. Pada akhirnya cairan akan menumpuk dan dapat meningkatkan tekanan pada mata. Penyebab glaukoma ini belum diketahui degan jelas, namun kerusakan saraf optik tidak menimbulkan gejala atau sakit, dan itu terjadi sangat lambat sehingga Anda mungkin kehilangan jumlah ekstensif visi sebelum Anda bahkan menyadari masalah.

Gejala penyakit glaukoma pada mata ini adalah :

  • Kehilangan penglihatan periferyang biasanya terjadi kedua mata secara bertahap.
  • Hilangnya visi penglihatan pada stadium lanjut.
  1. Angle-closure glaucoma (Glaukoma sudut tertutup)

Glaukoma sudut tertutup terjadi ketika tonjolan iris maju untuk mempersempit atau menutup sudut drainase yang dibentuk oleh kornea dan iris. Hal ini mengakibatkan cairan tidak dapat mengalir melalui dan keluar dari mata, dan pada akhirnya hal itu dapat meningkatkan tekanan pada mata secara tiba-tiba. Glaukoma jenis ini dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :

  • Glaukoma sudut tertutup akut, yaitu Angle-closure glaucoma yang terjadi secara tiba-tiba.
  • Glaukoma sudut tertutup kronis, yaitu Angle-closure glaucoma yang terjadi secara bertahap.

Tanda-tanda atau Gejala penyakit glaukoma pada mata ini antara lain adalah :

  • Visi penglihatan menjadi
  • Munculnya lingkaran berwarna pelangi pada saat mengamati lampu atau cahaya yang terang
  • Gangguan pada mata yang parah
  • Timbulnya rasa nyeri kepala
  • Mual atau muntah (menyertai sakit mata yang parah)
  • Kehilangan penglihatan secara tiba-tiba

Gejala-gejala yang ditimbulkan glaukoma sudut tertutup akut sangat nyata dan dapat menyebabkan kerusakan saraf dengan cepat. Hal ini sangat berbeda dengan glaukoma sudut terbuka. Untuk itu, jika Anda memiliki gejala-gejala terkena glaukoma ini, segeralah mencari pertolongan dari dokter mata.

  1. Normal-tension glaucoma

Meskipun tekanan pada mata terjadi pada tingkat yang normal, namun glaukoma jenis ini dapat mengakibatkan kerusakan saraf optik. Belum diketahui dengan pasti penyebab glaukoma ini, namun kemungkinan besar penderita memiliki jenis saraf optik yang sensitif, atau kurangnya suplai darah yang diterima saraf optik pasien yang disebabkan oleh aterosklerosis, yaitu suatu kondisi yang membatasi sirkulasi darah dalam tubuh akibat penumpukan plak atau lemak pada arteri.

Seseorang yang mengalami glaukoma jenis ini tidak mengalami gejala awal dan mereka biasanya tidak memiliki keluhan akan visi penglihatan mereka sampai di akhir perjalanan penyakit. Dan ketika mereka mulai menyadari mengalami kehilangan penglihatan, sejumlah besar kerusakan saraf optik sudah terjadi dan hal itu mengakibatkan hilangannya penglihatan secara permanen.

  1. Developmental glaucoma

Glaukoma ini biasanya terjadi pada usia anak-anak. Biasanya hal ini tidak menimbulkan gejala apapun. Usia anak-anak bisa saja mengalami kerusakan optik yang disebabkan karena terjadinya penyumbatan sudut drainase atau malformasi, atau bisa juga disebabkan oleh kondisi lain seperti hasil dari glaukoma sekunder.

Beberapa gejala penyakit glaukoma pada mata anak-anak yang bisa ditimbulkan ini antara lain adalah :

  • Mata membesar karena terjadinya tekanan di mata
  • Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya (photophobia)
  • Memiliki penampilan berawan pada mata
  • Timbulnya mata berair
  • Timbulnya gerakan dendeng dari mata
  • Juling, yang merupakan kondisi mata yang menyebabkan salah satu mata untuk masuk ke dalam, ke luar atau ke atas.

Glaukoma bisa menyebabkan kehilangan penglihatan atau kebutaan. Jika ada infeksi mata atau kehilangan penglihatan, datangi dokter sesegera mungkin untuk mencegah komplikasi.

Glaukoma memang tidak bisa disembuhkan, dan kerusakan tidak bisa dikembalikan tapi bisa dikendalikan dengan beberapa perawatan serta mengubah gaya hidup Anda.

Gejala Penyakit Glaukoma Pada Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pencegahan Glaukoma Pada Mata

Pencegahan Glaukoma Pada Mata

 

Cara pencegahan glaukoma pada mata harus dilakukan sejak dini, karena penyakit mata ini sangat berbahaya. Glaukoma dapat menyebabkan kerusakan mata secara permanen dan risiko kebutaan. Gejala penyakit ini sering tidak muncul di awal, sehingga penderita glukoma umumnya terlambat untuk mendapatkan penanganan oleh tim medis.

Pencegahan Glaukoma Pada Mata

Pencegahan Glaukoma Pada Mata

Parah atau tidaknya glaukoma ditentukan oleh kondisi tekanan pada lensa mata penderita. Semakin parah penyakit mata ini, tentunya tindakan medis yang diambil lebih serius. Jadi, menjaga kesehatan mata sangat penting untuk dilakukan sedini mungkin, untuk mencegah gangguan pada mata seperti glaukoma. Rutin memeriksakan kondisi mata ke dokter, merupakan tindakan pencegahan glaukoma yang paling efektif. Sayangnya, banyak orang merasa malas untuk melakukan hal ini. Bagi seseorang yang berusia di atas 40 tahun, harus melakukan pemeriksaan mata dengan rutin dan berkala.

Lalu, bagaimana cara pencegahan glaukoma pada mata ?

Ada beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk bisa terhindar dari glaukoma. Berikut ini adalah upaya pencegahan glaukoma pada mata yang perlu Anda lakukan sejak dini :

  1. Cukupi kebutuhan Zeaxanthin dan Lutein

Lutein adalah zat karotenoid yang terdapat di dalam sayuran. Lutein memiliki antioksidan alami yang berguna untuk melindungi lensa dan retina. Demikian juga zeaxanthin, yang memiliki fungsi serupa. Perbanyak konsumsi kuning telur, kubis dan keluarganya. Akan lebih baik jika diolah dengan minyak zaitun, karena zat ini mudah larut dalam minyak sehat. Pencegahan Glaukoma Pada Mata

  1. Perbanyak asupan betakaroten dan vitamin B2

Zat betakaroten banyak ditemukan pada buah berwarna kuning. Betakaroten berguna untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah degenerasi makula. Wortel mengandung betakaroten, dan lutein yang dapat mengatasi luka pada bagian mata. Ubi jalar juga mengandung betakaroten dan kalium yang baik untuk menjaga syaraf mata. Brokoli kaya akan vitamin B2 yang menjaga mata dari kepekaan terhadap cahaya, dan menjaga fungsi lensa mata. Pencegahan Glaukoma Pada Mata

  1. Perbanyak asupan omega-3

Pencegahan glaukoma pada mata dengan perbanyak omega 3. Omega 3 merupakan asam lemak yang mampu untuk melindungi fungsi retina. Asam lemak ini dapat mencegah kerusakan pada lensa mata. Makanan yang kaya akan omega-3 seperti salmon dan kacang kenari. Pencegahan Glaukoma Pada Mata

  1. Kurangi minuman berkafein

Pencegahan glaukoma pada mata dengan mengurangi minuman berkafein. Asupan kafein berlebih dapat meningkatkan tekanan darah dan tekanan pada syaraf mata. Kondisi ini pada akhirnya dapat merusak retina dan lensa mata.

  1. Hindari makanan asin

Pencegahan glaukoma pada mata dengan menghindari makanan asin. Asupan garam secara berlebih dapat mengentalkan darah, sehingga jantung bekerja berat untuk mengedarkan darah. Kondisi ini menyebabkan pembuluh darah di bagian mata mengalami tekanan kuat, yang akan meningkatkan risiko glaukoma.

  1. Hindari konsumsi lemak trans

Pencegahan glaukoma pada mata dengan hindari lemak trans. Terlalu banyak asupan lemak trans dapat berisiko mengalami glaukoma. Lemak trans akan menganggu proses penyerapan omega 3 di dalam tubuh. Lemak trans sangat buruk untuk sistem lensa mata, terlebih didapat dari makanan yang digoreng dan dibakar.

  1. Hindari makanan yang menimbulkan alergi

Pencegahan glaukoma pada mata dengan makanan yang menimbulkan alergi. Makanan penyebab alergi dapat mengakibatkan tekanan kuat pada bagian mata. Tekanan ini muncul reaksi untuk menolak makanan tersebut. Kondisi ini sangat berpotensi menyebabkan glaukoma.

  1. Jangan biarkan kadar gula darah naik

Kadar gula darah yang terlalu tinggi dapat mengganggu retina dan lensa mata. Hal ini disebabkan oleh produksi insulin tidak memadai untuk memecah gula tersebut. Gejalanya seperti pandangan kabur, mual, pusing, dan sangat peka terhadap cahaya. Hindari makanan yang memiliki karbohidrat komplek, dan makanan manis.

  1. Gunakan kacamata khusus

Untuk mencegah risiko cedera mata, lindungi mata dengan memakai kacamata khusus dari zat asing. Hal ini terutama bagi seseorang dengan pekerjaan tertentu.

  1. Olahraga teratur

Untuk pencegahan glaukoma pada mata, lakukanlah olahraga ringan dengan teratur dan rutin, untuk mencegah tekanan pada mata secara berlebihan. Apalagi bagi anda yang sering menatap layar monitor dalam durasi panjang. Olahraga teratur dapat mencegah glaukoma akibat metabolisme buruk yang memicu diabetes dan tekanan darah tinggi.

Itulah 10 Cara Pencegahan Glaukoma Pada Mata yang dapat Anda lakukan untuk mengcegah glaukoma. Semoga bermanfaat..

Pencegahan Glaukoma Pada Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Obat Herbal Glaukoma

Obat Herbal Glaukoma

 

Glaukoma adalah penyebab kebutaan kedua terbesar di dunia setelah katarak. Diperkirakan 66 juta penduduk dunia sampai tahun 2010 akan menderita gangguan penglihatan karena glaukoma. Penyakit glaukoma ini termasuk berbahaya, lebih bahaya daripada katarak karena kebutaan yang disebabkan oleh glaukoma tidak bisa disembuhkan, sedangkan kebutaan yang disebabkan oleh katarak masih bisa diobati dengan operasi atau dengan Obat Herbal Glaukoma.

Obat Herbal Glaukoma

Obat Herbal Glaukoma

Penderita glaukoma sering tidak menyadari adanya gangguan penglihatan sampai terjadi kerusakan penglihatan yang sudah lanjut, diperkirakan 50% penderita glaukoma tidak menyadari mereka menderita penyakit tersebut sampai mereka mengalami kerusakan mata yang parah.

Untuk pengobatannya sendiri, biasanya penyakit mata glaukoma ini perlu dilakukan operasi mata. Namun adapun beberapa bahan herbal yang dapat Anda gunakan sebagai Obat Herbal Glaukoma. Lalu, apa saja obat herbal glaukoma? di antaranya:

  1. Biji Bunga Matahari

Anda pasti sudah pernah mendengar bahwa biji bunga matahari sangat bagus untuk kesehatan mata. Bahan ini pun dapat digunakan sebagai salah satu cara pencegahan sejak dini jika Anda khawatir akan kesehatan mata Anda atau di jadikan obat herbal glaukoma. Mata akan selalu terjaga kesehatannya dan bahkan masalah glaukoma dapat berkurang risiko gejalanya berkat kandungan-kandungan baik nan bermanfaat dari bahan alami ini.

Vitamin B2, vitamin E, selenium, serta zinc ada di dalam biji bunga matahari yang akan menjadikan mata jauh-jauh dari segala penyakit serius. Katarak serta gangguan penglihatan akibat faktor penuaan pun bisa dihindari dengan mengonsumsi biji bunga matahari secara rutin. Bagi yang memiliki sensitivitas terhadap cahaya secara berlebihan pun dapat ditangani dengan bahan ini.

  1. Daun Turi  Obat Herbal Glaukoma

Daun turi rupanya juga tak kalah efektif dalam memberikan pengobatan ampuh tanpa efek samping terhadap kondisi glaukoma. Selain bunganya, daunnya juga bisa digunakan secara efisien dan aman bagi mata. Anda bisa membuktikannya sendiri bahwa cara penggunaannya pun sangat sederhana. Obat Herbal Glaukoma

Cara untuk membuat obat herbal glaukoma : Sediakan daun turi sekitar 10-15 gram, tapi pastikan bahwa daun tersebut masih muda. Lalu, tak lupa juga sediakanlah adas sebanyak 4-5 gram bersama juga kapur sirih dengan takaran yang sama dengan adas. Untuk penggunaan, silakan Anda campurkan ketiga bahan tersebut dengan meremasnya, lalu tempelkanlah ramuan ke bagian alis sehari 2 kali. Tunggu sekitar setengah jam untuk hasil optimal. Obat Herbal Glaukoma

  1. Kale Obat Herbal Glaukoma

Merupakan salah satu jenis sayuran, kale adalah sayuran yang penuh dengan nutrisi dan mampu menjadi obat bagi glaukoma dan gangguan penglihatan lainnya tanpa efek samping. Dengan kandungan zeaxathin serta lutein, mata akan selalu terjaga kesehatannya dan inilah yang memang dibutuhkan oleh penderita glaukoma. Obat Herbal Glaukoma

Selain dari kedua kandungan tersebut, Anda pun akan memperoleh vitamin K, vitamin A, vitamin C, kalsium, hingga zat besi dari kale. Jika ingin menambah nutrisi demi kesembuhan mata Anda yang terkena glaukoma, Anda bisa mengonsumsi kale apabila bisa dengan mudah memperolehnya. Sayuran bernutrisi lengkap ini sebaiknya dicoba untuk dikonsumsi karena bisa menjadi obat tradisional sederhana yang super ampuh.

  1. Kulit Buah Manggis

Zat XAMTHONES yang dihasilkan dari Kulit Manggis  berfungsi sebagai super antioksidan untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh, meningkatkan sistem imun dalam tubuh agar tidak mudah terjangkit suatu penyakit, membunuh bakteri atau virus penyebab penyakit, serta memperbaiki struktur sel jaringan tubuh dan memperlancar peredaran darah ke seluruh tubuh termasuk ke saraf mata yang terhambat akibat penyakit Glaukoma yang menyebabkan kebutaan. Obat Herbal Glaukoma

  1. Blueberry  Obat Herbal Glaukoma

Blueberry, memiliki berbagai vitamin, dan mereka sangat kaya akan antioksidan yang dapat membantu membalikkan stres oksidatif yang mendasari glaukoma. Menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam 2001 isu “Pengobatan Alternatif Review,” blueberry telah menunjukkan potensi untuk memperlambat perkembangan katarak pada orang tua. Kandungan anthocyanin yang tinggi dalam blueberry juga mungkin dapat melindungi retina dari kerusakan. Sebuah penelitian tahun 2012 menemukan bahwa anthocyanin melindungi sel-sel retina dari kerusakan akibat penuaan dan cahaya. Studi lain yang dipublikasikan dalam isu “Investigasi Laboratorium,” menemukan bahwa ekstrak anthocyanin juga dilindungi sel retina dari kerusakan yang disebabkan oleh peradangan. Obat Herbal Glaukoma

Itulah 5 Obat Herbal Glaukoma yang dapat Anda gunakan untuk mengobati glaukoma secara alami. Semoga bermanfaat…

Obat Herbal Glaukoma

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Glaukoma Pada Mata Harus di Waspadai !!

Glaukoma Pada Mata Harus di Waspadai !!

 

Glaukoma Pada Mata merupakan penyakit pada mata yang secara perlahan-lahan menyebabkan penglihatan berkurang tanpa disadari. Karenanya penyakit ini sering disebut sebagai si pencuri penglihatan. Dengan mengetahui gejalanya, kebutaan bisa dicegah.

Glaukoma Pada Mata Harus di Waspadai !!

Glaukoma Pada Mata Harus di Waspadai !!

Menurut WHO, saat ini 4,5 juta orang di seluruh dunia menjadi buta karena glaukoma. Jumlah pasien penyakit ini diperkirakan akan meningkat tajam pada tahun 2030. Dilansir dari Webmd.com, ada dua tipe glaukoma, tetapi yang paling umum adalah yang diderita orang lanjut usia. Penyakit ini disebabkan karena meningkatnya tekanan di dalam mata sehingga merusak saraf optik.

Obat-obatan atau operasi memang dapat memperlambat atau mencegah kebutaan, namun mayoritas pasien tidak sadar mereka menderita penyakit glaukoma. Pada banyak kasus, penyakit ini tidak terdeteksi sampai penglihatan menghilang. Glaukoma pada mata juga sering memicu berkurangnya penglihatan sampai 40% secara permanen.

Mereka yang beresiko tinggi mengalami glaukoma pada mata adalah orang yang berusia di atas 40 tahun, punya riwayat glaukoma dalam keluarga, mengidap diabetes atau hipertensi, serta pernah menderita penyakit radang mata atau tumor mata.

Gejala Glaukoma Pada Mata

Pada glaukoma sudut tertutup, tanda glaukoma pada mata dapat berkembang dengan sangat cepat sehingga memerlukan penanganan medis untuk mengurangi tekanan dalam mata secepatnya.

Tanda glaukoma mata sudut tertutup di antaranya adalah sakit mata dan sakit kepala yang parah, penglihatan menjadi samar, mata kemerahan, mual dan muntah, seperti melihat bayangan lingkaran pada lampu, dan penglihatan yang tiba-tiba terganggu pada kondisi cahaya redup.

Sedangkan pada glaukoma sudut terbuka, tanda glaukoma mata berbanding balik dengan glaukoma sudut tertutup. Penderitanya hampir tidak merasakan kerusakan pada mata mereka karena tanda gejala glaukoma pada mata berkembang secara perlahan-lahan. Tanda glaukoma mata sudut terbuka yang utama adalah menurunnya penglihatan tepi pada kedua mata secara perlahan-lahan, sebelum akhirnya menjadi sangat sempit atau tunnel vision.

Jika glaukoma pada mata terjadi sejak bayi atau anak-anak, glaukoma disebut sebagai glaukoma kongenital atau bawaan. Tanda glaukoma mata akan muncul sejak bayi atau anak-anak. Namun kadang-kadang tanda glaukoma mata tersebut tidak mudah untuk dikenali. Tanda glaukoma mata bawaan bisa berupa mata yang tampak berair dan berembun, mata yang sangat sensitif terhadap cahaya, mata tampak membesar akibat tekanan dalam mata yang tinggi. Mata juling juga bisa mengindikasikan adanya glaukoma pada anak.

Apa Saja Penyebab Glaukoma Pada Mata ?

Glaukoma pada mata terjadi ketika tekanan di dalam mata meningkat akibat cairan mata tidak bisa mengalir dengan baik. Tekanan yang meningkat inilah yang kemudian merusak jaringan saraf pelapis bagian belakang mata yang peka terhadap cahaya (serabut saraf retina) dan saraf yang mengubungkan mata dengan otak (saraf optik).

Cairan mata atau (aqueous humour) merupakan zat penting yang terdapat di dalam mata kita. Tiap hari zat ini diproduksi dan dialirkan secara konstan dari mata ke aliran darah melalui saluran drainase yang disebut trabecular meshwork. Aqueous humour juga menghasilkan tekanan guna menjaga bentuk mata kita. Pada mata orang sehat, aqueous humour mengalir dengan lancar dan tekanan tetap berada pada batas yang aman. Sebaliknya, pada penderita glaukoma, aliran aqueous humour terganggu dan tekanan di dalam mata meningkat.

Salah satu penyebab terhambatnya aliran aqueous humour adalah trabecular meshwork yang terblokir. Hingga kini, faktor yang mendasari penyempitan saluran tersebut masih belum diketahui.

Berikut ini sejumlah faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko seseorang terkena glaukoma pada mata, di antaranya:

  • Berusia di atas 60 tahun.
  • Pernah mengalami cedera pada mata atau menjalani operasi mata.
  • Pernah terdiagnosis mengalami tekanan mata tinggi atau hipertensi okular.
  • Menderita penyakit mata yang lain (misalnya rabun jauh).
  • Memiliki anggota keluarga yang juga menderita glaukoma.
  • Menggunakan obat kortikosteroid, terutama tetes mata, pada jangka waktu lama.
  • Menderita penyakit anemia sel sabit, diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung.
  • Mengalami defisiensi estrogen di usia dini (pada wanita).

Sangat penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami penurunan daya lihat yang mungkin saja disebabkan oleh glaukoma pada mata. Kerusakan mata yang ditimbulkan oleh glaukoma tidak dapat diobati atau diperbaiki kembali. Namun tujuan pengobatan kondisi ini adalah untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata. Secara umum, glaukoma pada mata bisa ditangani dengan obat tetes mata, obat-obatan yang diminum, terapi laser, serta operasi.

Glaukoma Pada Mata Harus di Waspadai !!

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pencegahan Glaukoma Sejak Dini

Pencegahan Glaukoma Sejak Dini

 

Pencegahan Glaukoma Sejak Dini

Pencegahan Glaukoma Sejak Dini

Pencegahan Glaukoma Sejak Dini – Glaukoma adalah jenis gangguan penglihatan yang ditandai dengan terjadinya kerusakan pada saraf optik yang biasanya diakibatkan oleh adanya tekanan di dalam mata.Penyebab glaukoma adalah meningkatnya tekanan di dalam mata (tekanan intraokular), baik akibat produksi cairan mata yang berlebihan, maupun akibat terhalangnya saluran pembuangan cairan tersebut. Tekanan ini dapat merusak serabut saraf retina atau jaringan saraf yang melapisi bagian belakang mata dan saraf optik yang menghubungkan mata ke otak juga. Hingga kini, belum jelas kenapa produksi cairan mata bisa berlebihan atau kenapa saluran pembuangannya bisa tersumbat.

Bagaimana langkah pencegahan glaukoma sejak dini ?

Pencegahan glaukoma sejak dini dapat dilakukan melalui aktivitas serta melalui makanan serta gizi yang tepat. Glaukoma masih menjadi salah satu penyakit yang sangat mengerikan. Dampak yang paling ditakuti dari penyakit ini adalah kebutaan dan kerusakan mata permanen. Hingga saat ini memang belum ada pencegahan glaukoma sejak dini yang efektif. Hanya saja kita bisa mencegah dengan memeriksakan mata secara berkala. Tentu ini menjadi langkah yang sulit karena biasanya masyarakat hanya memeriksa mata ketika sudah bermasalah. Karena itu paling tidak orang yang sudah berusia lebih dari 40 tahun harus melakukan pemeriksaan mata secara berkala.

Namun selalu ada upaya pencegahan yang bisa dilakukan oleh semua orang untuk mencegah glaucoma. Berikut ini langkah pencegahan glaukoma sejak dini yang bisa dilakukan oleh semua orang, termasuk untuk anak-anak dan orang lanjut usia.

  1. Cukupi kebutuhan Zeaxanthin dan Lutein

Lutein adalah zat karotenoid yang terdapat di dalam sayuran. Lutein memiliki antioksidan alami yang berguna untuk melindungi lensa dan retina. Demikian juga zeaxanthin, yang memiliki fungsi serupa. Perbanyak konsumsi kuning telur, kubis dan keluarganya. Akan lebih baik jika diolah dengan minyak zaitun, karena zat ini mudah larut dalam minyak sehat. Pencegahan Glaukoma Sejak Dini

  1. Perbanyak asupan betakaroten dan vitamin B2

Zat betakaroten banyak ditemukan pada buah berwarna kuning. Betakaroten berguna untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah degenerasi makula. Wortel mengandung betakaroten, dan lutein yang dapat mengatasi luka pada bagian mata. Ubi jalar juga mengandung betakaroten dan kalium yang baik untuk menjaga syaraf mata. Brokoli kaya akan vitamin B2 yang menjaga mata dari kepekaan terhadap cahaya, dan menjaga fungsi lensa mata. Pencegahan Glaukoma Sejak Dini

  1. Perbanyak asupan omega-3 Pencegahan Glaukoma Sejak Dini

Omega 3 merupakan asam lemak yang mampu untuk melindungi fungsi retina. Asam lemak ini dapat mencegah kerusakan pada lensa mata. Makanan yang kaya akan omega-3 seperti salmon dan kacang kenari. Pencegahan Glaukoma Sejak Dini

  1. Kurangi minuman berkafein

Pencegahan glaukoma sejak dini juga dapat dilakukan dengan mengurangi minuman yang mengandung kafein. Asupan kafein berlebih dapat meningkatkan tekanan darah dan tekanan pada syaraf mata. Kondisi ini pada akhirnya dapat merusak retina dan lensa mata.

  1. Hindari makanan asin

Hindari makan makanan yang asin juga merupakan langkah pencegahan glaukoma sejak dini. Asupan garam secara berlebih dapat mengentalkan darah, sehingga jantung bekerja berat untuk mengedarkan darah. Kondisi ini menyebabkan pembuluh darah di bagian mata mengalami tekanan kuat, yang akan meningkatkan risiko glaukoma.

  1. Hindari konsumsi lemak trans

Terlalu banyak asupan lemak trans dapat berisiko mengalami glaukoma. Lemak trans akan menganggu proses penyerapan omega 3 di dalam tubuh. Lemak trans sangat buruk untuk sistem lensa mata, terlebih didapat dari makanan yang digoreng dan dibakar.

  1. Hindari makanan yang menimbulkan alergi

Makanan penyebab alergi dapat mengakibatkan tekanan kuat pada bagian mata. Tekanan ini muncul reaksi untuk menolak makanan tersebut. Kondisi ini sangat berpotensi menyebabkan glaukoma. Pencegahan Glaukoma Sejak Dini

  1. Jangan biarkan kadar gula darah naik

Mengontrol kadar gula darah Anda juga merupakan salah satu cara pencegahan glaukoma sejak dini. Kadar gula darah yang terlalu tinggi dapat mengganggu retina dan lensa mata. Hal ini disebabkan oleh produksi insulin tidak memadai untuk memecah gula tersebut. Gejalanya seperti pandangan kabur, mual, pusing, dan sangat peka terhadap cahaya. Hindari makanan yang memiliki karbohidrat komplek, dan makanan manis.

  1. Gunakan kacamata khusus Pencegahan Glaukoma Sejak Dini

Untuk mencegah risiko cedera mata, lindungi mata dengan memakai kacamata khusus dari zat asing. Hal ini terutama bagi seseorang dengan pekerjaan tertentu.

  1. Olahraga teratur

Lakukan olahraga ringan dengan teratur dan rutin, untuk mencegah tekanan pada mata secara berlebihan. Apalagi bagi anda yang sering menatap layar monitor dalam durasi panjang. Olahraga teratur dapat mencegah glaukoma akibat metabolisme buruk yang memicu diabetes dan tekanan darah tinggi. Pencegahan Glaukoma Sejak Dini

  1. Jangan minum air terlalu banyak sekaligus

Minumlah air, sedikit demi sedikit. Minum air berlebih dalam sekali waktu, dapat berakibat tekanan kuat pada saraf mata. Tekanan ini dapat menimbulkan masalah pada cekungan lensa mata. Bahkan dapat meningkatkan risiko glaukoma.

  1. Gunakan kacamata pelindung

Sinar UV yang berasal dari pancaran matahari dapat menyebabkan glaukoma, jika langsung terkena mata. Sinar ini mengakibatkan tekanan kuat pada kornea dan lensa mata. Gunakan kacamata anti UV atau hindari paparan sinar matahari secara langsung pada mata Anda. Pencegahan Glaukoma Sejak Dini

  1. Pemeriksaan mata dengan rutin

Pemeriksaan mata sebaiknya dilakukan sejak awal dan berkala. Jangan menunggu usia anda mencapai 40 tahun. Apalagi bagi seseorang dengan riwayat glaukoma pada keluarga, harus menemui dokter spesialis mata dengan rutin.

  1. Hindari stres

Tekanan pada lensa mata akan menjadi lebih kuat akibat depresi dan stres. Jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut, maka dapat berakibat glaukoma.

Nah itulah 14 cara pencegahan glaukoma sejak dini yang dapat Anda lakukan. Jalani pola hidup yang sehat dan seimbang agar terhindar dari berbagai jenis penyakit salah satunya glaukoma. Semoga bermanfaat..

Pencegahan Glaukoma Sejak Dini

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Glaukoma Kongenital

Gejala Glaukoma Kongenital

 

Kenali Gejala Glaukoma Kongenital Pada Anak !! Glaukoma kongenital (childhood glaucoma) merupakan penyakit yang disebabkan oleh gangguan perkembangan dari sistem pengaliran humor akuos yang terjadi pada neonatus sampai anak berusia tiga tahun. Glaukoma kongenital diklasifikasikan menjadi glaukoma kongenital primer (infantile glaucoma), glaukoma yang disertai dengan kelainan mata kongenital, dan glaukoma kongenital sekunder. Glaukoma kongenital merupakan kelainan yang cukup jarang dilaporkan, sekitar satu kasus di antara 10.000 kelahiran hidup. Meskipun kasusnya jarang dijumpai, kelainan ini dapat mengakibatkan kebutaan apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Gejala Glaukoma Kongenital

Gejala Glaukoma Kongenital

Gejala Glaukoma Kongenital

Glaukoma kongenital diperkirakan 90% nya bersifat sporadik dimana terjadi goniodisgenesis yang diakibatkan oleh berhentinya perkembangan dari sudut BMD, sedangkan 10% kasus sisanya disebabkan oleh karena faktor genetik yang diturunkan secara autosomal resesif. Lokus yang diperkirakan terlibat adalah GLC3A, GLC3B, dan GLC3C.

Glaukoma kongenital primer ditandai oleh adanya anomali kongenital berupa goniodisgenesis yang disebabkan oleh berhentinya perkembangan dari BMD. Kelainan tersebut akhirnya akan menyumbat aliran humor akuos sehingga mengakibatkan peningkatan TIO, pemanjangan bola mata, pembesaran kornea, dan oedem kornea. Peningkatan TIO akan menekan papil nervus optikus sehingga menyebabkan penipisan neural rim yang menyebabkan gangguan lapang pandang dan kebutaan.

Gejala Glaukoma Kongenital

Berikut beberapa gejala glaukoma kongenital yang perlu anda ketahui dan waspadai, antara lain :

  • Gejala glaukoma kongenital yaitu mata membesar karena terjadinya tekanan di mata.
  • Gejala glaukoma kongenital yaitu mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya (photophobia). Gejala Glaukoma Kongenital
  • Gejala glaukoma kongenital yaitu memiliki penampilan berawan pada mata.
  • Gejala glaukoma kongenital yaitu mata berair. Gejala Glaukoma Kongenital
  • Gejala glaukoma kongenital yaitu timbulnya gerakan dendeng dari mata.
  • Gejala glaukoma kongenital yaitu juling, yang merupakan kondisi mata yang menyebabkan salah satu mata untuk masuk ke dalam, ke luar atau ke atas.

Orangtua harus segera memeriksakannya ke dokter mata bila melihat gejala glaukoma kongenital seperti tersebut di atas. Tindakan medis untuk mengatasi glaukoma kongenital umumnya adalah operasi dan juga terapi yang memadai. Terapi dilakukan dengan pemberian obat-obatan, baik secara oral maupun obat tetes untuk jangka waktu sementara; yaitu sebelum dan sesudah operasi untuk mengupayakan kontrol tekanan bola mata yang maksimal. Gejala Glaukoma Kongenital

Sekali lagi, tekanan bola mata merupakan salah satu faktor yang menentukan kapasitas penglihatan anak di kemudian hari. Namun harus diakui, walaupun tekanan bola mata dapat dikontrol dengan baik, hampir 50% anak glaukoma tidak dapat mencapai penglihatan yang baik. Gejala Glaukoma Kongenital

Faktor Resiko Glaukoma Pada Anak

  • Usia. Risiko glaucoma bertambah tinggi dengan bertambahnya usia. Terdapat 2% dari populasi usia 40 tahun yang terkena glaucoma. Angka ini akan bertambah dengan bertambahnya usia.
  • Riwayat anggota keluarga yang terkena glaucoma. Untuk glaukoma jenis tertentu, anggota keluarga penderita glaukoma mempunyai resiko 6 kali lebih besar untuk terkena glaucoma. Resiko terbesar adalah kakak-beradik kemudian hubungan orang tua dan anak-anak.
  • Tekanan bola mata. Tekanan bola mata diatas 21 mmHg berisiko tinggi terkena glaucoma. Meskipun untuk sebagian individu, tekanan bola mata yang lebih rendah sudah dapat merusak saraf optik. Untuk mengukur tekanan bola mata dapat dilakukan dirumah sakit mata dan/atau dokter spesialis mata.
  • Obat-obatan. Pemakai steroid secara rutin misalnya: Pemakai obat tetes mata yang mengandung steroid yang tidak dikontrol oleh dokter, obat inhaler untuk penderita asma, obat steroid untuk radang sendi dan pemakai obat yang memakai steroid secara rutin lainnya. Bila anda mengetahui bahwa anda pemakai obat-obatan steroid secara rutin, sangat dianjurkan memeriksakan diri anda ke dokter spesialis mata untuk pendeteksian glaucoma.
  • Riwayat trauma (luka kecelakaan) pada mata.
  • Penyakit lain. Riwayat penyakit diabetes (kencing manis), hipertensi dan migren.

Cara Mengobati dan Mencegah Gejala Glaukoma Kongenital

Untuk mengurangi resiko dari bahaya gejala glaukoma kongenital adalah dengan cara mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini HALAL untuk dikonsumsi.

S.Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia.

S.Lutena aman untuk siapa saja, bahkan untuk ibu menyusui & bayi sekalipun, karena bukan obat-obatan kimia, namun merupakan komposisi nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Oleh sebab itu, S.Lutena malahan sangat dianjurkan bagi anak-anak. Sebab selain untuk memenuhi keperluan nutrisi tumbuh-kembangnya anak-anak, S.Lutena juga menolong dalam menjaga kesehatan mereka, bahkan suplemen ini juga dapat menurunkan hiperaktifitas, serta meningkatkan konsentrasi, daya tangkap & daya ingat anak-anak.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Gejala Glaukoma Kongenital

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Glaukoma Sejak Dini

Cara Mencegah Glaukoma Sejak Dini

 

Cara Mencegah Glaukoma Sejak Dini – Glaukoma adalah suatu kelainan mata yang berupa rusaknya serabut syaraf optic pada daerah sekitar tempat keluar bola mata. Serabut syaraf ini berfungsi membawa informasi dari lapisan retina yang sensitive terhadap sinar, menuju otak agar dapat diterima sebagai gambar yang dapat kita lihat. Mata anda membutuhkan sejumlah tekanan tertentu agar dapat berfungsi baik. Pada beberapa orang, tekanan bola mata ini dapat meninggi sehingga akan menyebabkan kerusakan syaraf optic. Dapat pula terjadi bahwa tekanan bola mata masih normal akan tetapi tetap terjadi kerusakan syaraf optic yang disebbakan karena syaraf optiknya sendiri yang sudah lemah.

Cara Mencegah Glaukoma Sejak Dini

Cara Mencegah Glaukoma Sejak Dini

Bagaimana cara mencegah glaukoma sejak dini ?

Ada beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk bisa terhindar dari glaukoma. Berikut ini adalah beberapa cara mencegah glaukoma yang perlu Anda lakukan sejak dini :

  1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Kadar gula darah sangat penting untuk melindungi mata dari tekanan pada lensa yang berlebihan. Tekanan lensa inilah yang akan menyebabkan glaukoma dan umumnya memang jarang disadari. Karena itu hal penting yang harus Anda lakukan adalah memiliki pola kebiasaan makan makan yang baik. Hindari terlalu sering mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat komplek, gula berlebihan dan biji-bijian. Beberapa makanan yang harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas misalnya seperti nasi, pasta, sereal, kentang dan roti putih. Cara Mencegah Glaukoma

  1. Olahraga

Melakukan berbagai jenis olahraga akan membantu menurunkan resiko tekanan pada mata berlebihan. Terlebih bagi yang selalu bekerja di depan layar komputer. Latihan atau olahraga juga bisa melindungi tubuh dari penyakit glaukoma akibat kondisi metabolisme yang buruk seperti tekanan darah tinggi dan diabetes. Cara Mencegah Glaukoma

  1. Melindungi Mata

Melindungi mata adalah salah satu cara mencegah glaukoma. Biasakan untuk melindungi mata apabila sedang melakukan olahraga atau pekerjaan yang bisa meningkatkan resiko cedera mata. Anda bisa menggunakan kacamata khusus yang memang bisa melindungi area mata agar tidak terkena zat asing maupun tekanan berlebihan. Pada awalnya mungkin tidak nyaman tapi memang sangat diperlukan. Cara Mencegah Glaukoma

  1. Hindari Makanan Mengandung Lemak Trans

Kebiasaan mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung lemak trans akan membuat kesehatan mata Anda beresiko tinggi terkena glaukoma. Lemak akan membuat sistem lensa mata menjadi lebih buruk terutama jenis lemak yang didapatkan dengan cara dibakar dan digoreng. Karena itu hindari semua jenis makanan yang mengandung lemak atau makan dalam jumlah yang sangat terbatas saja. Cara Mencegah Glaukoma

  1. Pemeriksaan Mata

Salah satu cara mencegah glaukoma adalah dengan melalukan pemeriksaan mata secra rutin. Pemeriksaan mata seharusnya memang sudah dilakukan sejak awal untuk cara mencegah glaukoma. Meskipun glaukoma bisa terjadi pada usia lebih dari 42 tahun namun ada beberapa kasus dimana usia muda terserang glaukoma. Karena itu pemeriksaan secara teratur harus dilakukan untuk mengetahui gejala sejak awal. Bahkan orang yang memiliki riwayat glaukoma dalam keluarga harus melakukan pemeriksaan secara teratur.

  1. Kurangi Karbohidrat dan Gula

Cara mencegah glaukoma lainnya yang bisa dilakukan adalah mengurangi semua jenis asupan makanan yang mengandung karbohidrat dan gula tinggi. Karbohidrat dan gula berperan penting dalam meningkatkan kadar gula dalam darah sehingga, membuat kebutuhan insulin sangat tinggi. Jika kondisi ini terus terjadi maka bisa menyebabkan diabetes. Bahaya diabetes akan membuat kesehatan mata menurun karena meningkatkan penumpukan kadar gula dalam lensa mata. Cara Mencegah Glaukoma

  1. Hindari Stres

Cara mencegah glaukoma lainnya adalah dengan menghindari stres. Stres ternyata juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan mata. Stress akan membuat tekanan lensa mata jauh lebih kuat dan besar. Akibatnya maka lensa dan retina mata tidak bisa bekerja dengan baik. Tekanan mata juga membuat tekanan pada lensa mata mengalami perubahan. Jika kondisi ini terus terjadi maka bisa menyebabkan glaukoma. Untuk cara mengatasi stres maka bisa mencoba untuk yoga, olahraga atau rekreasi.

  1. Konsumsi Makanan Menyehatkan Mata

Berbagai jenis kebutuhan nutrisi manusia untuk mata memang sangat penting, terutama untuk menghindari semua jenis penyakit mata termasuk glaukoma. Cara Mencegah Glaukoma

Selain cara mencegah glaukoma mata di atas, Anda juga bisa cara mengobati dan cara mencegah glaukoma mata dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia. Super Lutein sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata. Cara Mencegah Glaukoma

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Cara Mencegah Glaukoma Sejak Dini

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Glaukoma Pada Usia Muda

Glaukoma Pada Usia Muda

 

Waspadai Glaukoma Pada Usia Muda !! Glaukoma mata biasanya  terjadi karena disebabkan oleh tekanan bola mata meninggi karena faktor utamanya  tekanan darah tinggi yang menyertainya, penyakit ini biasanya terjadi karena faktor usia juga  penyakit ini lebih banyak menyerang  pada usia  memasuki usia lanjut baik laki-laki ataupun perempuan karena glaukoma mata ini bisa menyerang siapa saja. Tetapi tidak tertutup kemungkinan  usia muda juga bisa terserang penyakit gloukoma mata karena penyakit ini tidak memandang bulu faktor usia ataupun jenis kelamin. Glaukoma Pada Usia Muda

Glaukoma Pada Usia Muda

Glaukoma Pada Usia Muda

Seseorang yang terkena glaukoma mata apabila  tidak diobati maka si penderita  akan mengalami kebutaan  biasanya mata akan menjadi gelap dan tidak melihat sama sekali atau buta. Apabila seseorang telah terserang glaukoma mata hanya sebelah kemungkinan akan menyerang ke bagian yang sebelah lagi. Untuk pengobatannya biasanya dokter akan menyarankan untuk dilakukan tindakan medis yaitu dengan cara pembedahan atau operasi. Glaukoma Pada Usia Muda

Apa saja gejala glaukoma pada usia muda ?

Gejala glaukoma pada usia muda yang dirasakan pertama kali antara lain: bila memandang lampu neon/sumber cahaya maka akan timbul warna pelangi di sekitar neon tersebut, mata terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur lama kelamaan akan kembali normal, rasa ingin mengedip terus-menerus dengan menekan kedipan berlebihan. Hal inilah yang membuat para penderita glaukoma tidak menyadari bahwa ia sudah menderita penyakit mata yang kronis. Penyakit mata glaukoma ini dapat diderita kedua mata dari si penderita dan menurunkan tekanan bola mata merupakan suatu keharusan, sedangkan operasi diperlukan, jika pengobatan tidak berhasil. Glaukoma Pada Usia Muda

Apa saja penyebab glaukoma pada usia muda ?

Penyakit glaukoma pada usia muda terjadi karena adanya peningkatan tekanan intraokular >21 mmHg yang disebabkan oleh hambatan pada saluran cairan yang keluar dari bola mota. Hal ini menyebabkan penumpukan cairan di dalam bola mata yang mengakibatkan bola mata jadi membesar dan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata sehingga aliran darah menuju saraf mata menjadi berkurang dan akhirnya saraf mata akan mati.

Penyakit glaukoma dapat diperberat oleh beberapa faktor risiko :

  • Pada Glaukoma akut : apabila bilik mata depan dangkal. Glaukoma Pada Usia Muda
  • Pada Glaukoma kronis : riwayat keluarga dengan glaukoma, usia di atas 40 tahun, penyakit kencing manis, riwayat trauma mata, dan pemakaian tetes mata steroid secara rutin. Glaukoma Pada Usia Muda

Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko mengembangkan glaukoma :

  • Usia (glaukoma menjadi lebih mungkin saat usia bertambah) – Glaukoma sudut terbuka kronis mempengaruhi hingga dua orang di setiap 100 orang berusia lebih dari 40 tahun dan sekitar lima orang dari setiap 100 orang lebih tua 80 tahun.
  • Rabun jauh (miopia) – orang-orang yang matanya minus lebih mungkin untuk mengembangkan glaukoma sudut terbuka kronis. Glaukoma Pada Usia Muda
  • Hipertensi okular (OHT) – dokter mata akan dapat mendiagnosa OHT, kondisi ini meningkatkan resiko terkena glaukoma sudut terbuka kronis.
  • Riwayat keluarga – jika Anda memiliki kerabat dekat, seperti orang tua, saudara atau saudari yang memiliki glaukoma, maka Anda akan lebih berisiko mengalami glaukoma juga. Riwayat medis – orang dengan diabetes akan memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan glaukoma. Glaukoma Pada Usia Muda

Cara Mengobati dan Mencegah Glaukoma Pada Usia Muda

Untuk mengurangi resiko bahaya glaukoma pada usia muda adalah dengan cara mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini HALAL untuk dikonsumsi. Glaukoma Pada Usia Muda

S.Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia. Glaukoma Pada Usia Muda

Super Lutein sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat mengobati untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

S.Lutena aman untuk siapa saja, bahkan untuk ibu menyusui & bayi sekalipun, karena bukan obat-obatan kimia, namun merupakan komposisi nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Oleh sebab itu, S.Lutena malahan sangat dianjurkan bagi anak-anak. Sebab selain untuk memenuhi keperluan nutrisi tumbuh-kembangnya anak-anak, S.Lutena juga menolong dalam menjaga kesehatan mereka, bahkan suplemen ini juga dapat menurunkan hiperaktifitas, serta meningkatkan konsentrasi, daya tangkap & daya ingat anak-anak.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Glaukoma Pada Usia Muda

Posted in Uncategorized | Leave a comment