Glaukoma Mata Bisa Sembuh Total

Glaukoma Mata Bisa Sembuh Total

 

Glaukoma Mata adalah penyebab kebutaan utama. Kadang-kadang glaukoma disebut pencuri penglihatan secara tiba – tiba karena merusak pandangan secara bertahap tanpa disadari oleh penderitanya hingga mencapai stadium lanjut. Jenis yang paling umum gaukoma primer adalah glukoma sudut terbuka, tidak terlihat tanda-tanda atau gejala kecuali kehilangan penglihatan secara bertahap. Diagnosis dini dan pengobatan glukoma dapat meminimalkan atau mencegah kerusakan saraf optik dan kehilangan pandangan akibat glukoma.

Glaukoma Mata Bisa Sembuh Total

Glaukoma Mata Bisa Sembuh Total

Gejala

Glaukoma mata menyerang saraf mata secara perlahan sehingga sulit disadari. Dalam kondisi akut, tekanan bola mata meninggi secara mendadak dan menyebabkan pusing, sakit di sekeliling mata dan wajah, serta penglihatan menjadi berkurang. Pada penderita akut biasanya akan melihat pelangi di sekitar lampu dan merasakan mual.

Glukoma bisa menyerang siapa saja. Bagi Anda yang beresiko tinggi, sejak usia 35 tahun disarankan untuk memeriksakan mata Anda secara teratur, berikut adalah yang mempunyai resiko terkena mata glukoma :

  • Riwayat glukoma di dalam keluarga (ada salah satu keluarga yang terkena)
  • Tekanan bola mata tinggi
  • Miopia (rabun jauh)
  • Diabetes (kencing manis)
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi buruk)
  • Kecelakaan/operasi pada mata sebelumnya
  • Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama

Mereka yang berusia 40 tahun keatas, kemungkinan bisa mengidap penyakit Glukoma. Namun demikian, tidak dipungkiri bisa juga menyerang semua umur dan tanpa batasan jenis kelamin. Penyakit ini timbul pada orang-orang yang mempunyai bakat glaukoma atau diakibatkan penyakit mata lain.

Apabila dapat diatasi dengan baik sebelum terjadi kerusakan retina dan syaraf mata, biasanya ada harapan untuk pulih kembali. Penderita glaukoma memerlukan pengawasan seumur hidup. Lebih awal penyakit glaukoma diketahui dan diobati, lebih baik hasil yang dicapai.

Glaukoma Mata Bisa Sembuh Total Dengan S.Lutena

S.Lutena merupakan nutrisi herbal yang bagus untuk kesehatan mata secara total untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit pada mata termasuk untuk Pencegahan & Pengobatan Penyakit Glaukoma Mata. Fungsi dari super lutein adalah memperbaiki sistem metabolisme tubuh dan  sel-sel tubuh secara total agar berfungsi normal kembali.

Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam super lutein sangat diperlukan oleh mata begitu juga dilengkapi dengan DHA untuk memaksimalkan fungsi dari lutein dan zeaxanthin.

Lutein tergolong karetenoid, bersama dengan zeaxanthin termasuk kelas xantophil. Dari penelitian yang dilakukan oleh Landrum, keduanya diketahui, merupakan satu-satunya karetenoid yang terdapat di dalam jaringan tubuh manusia, yakni di mata.

Konsentrasi lutein dan zeaxanthin terbanyak terdapat di makula. Sedangkan Yeum dkk menemukan bahwa keduanya juga terdapat di dalam lensa, meski dalam jumlah yang lebih sedikit. Kemudian, Krinsky menyimpulkan bahwa lutein dan zeaxanthin berperan penting pada kesehatan mata, yakni sebagai antioksidan dan pelindung dari energi sinar biru. Serangkaian penelitian telah dilakukan untuk membuktikan simpulan itu, diantaranya penelitian terhadap primata yang memiliki makula mirip manusia.

Apa Keunggulan S.Lutena Suplemen Dari Suplemen Lain ?

  • Aman dan bisa dikonsumsi oleh siapa saja, termasuk ibu menyusui dan bayi
  • Membantu menyembuhkan penyakit tanpa menyebabkan ketergantungan
  • Dapat dikonsumsi bersamaan dengan obat dokter
  • Telah Terdaftar BPOM (Nomor Registrasi SI114302971 Dan SI114302961) Dan HALAL

Mengapa harus Suplemen S.Lutena ?

Peranan S.Lutena Suplemen sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S-Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S.Lutena Suplemen juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Super lutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Glaukoma Mata Bisa Sembuh Total

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Glukoma Pada Anak

Glukoma Pada Anak

 

Glukoma pada anak atau glaukoma kongenital adalah suatu bentuk yang jarang dari glaukoma yang terjadi pada bayi dan anak-anak muda.

Glukoma Pada Anak

Glukoma Pada Anak

Kondisi ini bisa diwariskan dan merupakan hasil perkembangan yang tidak benar atau lengkap dari saluran drainase mata selama masa kehamilan.

Glaukoma pada anak umumnya disebabkan faktor bawaan (glaukoma kongenital). Karena telah dialami sejak lahir, manifestasinya terkadang tidak dapat dikenali sejak dini oleh orangtua sebab selain anak belum dapat menyampaikan perasaan/keluhannya dengan baik, si kecil pun belum memiliki pengalaman dengan penglihatannya.

Glaukoma pada anak atau glaukoma kongenital dapat diklasifikasikan menjadi 3 yaitu :

  1. Glaukoma pada anak primer yang menunjukkan kelainan perkembangan terbatas pada sudut kamera anterior. Glaukoma pada anak primer dibagi menjadi tiga yaitu glaukoma pada anak primer yang terjadi pada tahun pertama kelahiran, glaukoma pada anak primer yang terjadi pada usia lebih dari 1 tahun sampai 3 tahun dan glaukoma juvenil yang terjadi pada usia lebih dari 3 tahun sampai usia remaja.
  1. Glaukoma pada anak yang berhubungan dengan anomali perkembangan segmen anterior yaitu sindrom Axenfeld, anomali Peter dan sindrom Rieger. Disini perkembangan iris dan kornea juga abnormal. Penyakit glaukoma kongenital ini biasanya diwariskan secara dominan, walaupun dilaporkan ada kasus-kasus sporadik. Glaukoma pada anak timbul pada sekitar 50% dari mata dengan kelainan tersebut dan sering belum muncul sampai usia anak lebih tua atau dewasa muda.
  1. Glaukoma pada anak yang berhubungan dengan kelainan lain termasuk aniridia, sindrom Sturge-Weber, neurofibromatosis, sindrom Lowe dan rubella kongenital.

Gejala Glukoma Pada Anak

Berikut beberapa gejala glaukoma pada anak yang perlu anda ketahui dan waspadai, antara lain :

  • Gejala glukoma pada anak yaitu Mata membesar karena terjadinya tekanan di mata
  • Gejala glukoma pada anak yaitu Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya (photophobia)
  • Gejala glukoma pada anak yaitu Memiliki penampilan berawan pada mata
  • Gejala glukoma pada anak yaitu Timbulnya mata berair
  • Gejala glukoma pada anak yaitu Timbulnya gerakan dendeng dari mata
  • Gejala glukoma pada anak yaitu Juling, yang merupakan kondisi mata yang menyebabkan salah satu mata untuk masuk ke dalam, ke luar atau ke atas.

Orangtua harus segera memeriksakannya ke dokter mata bila melihat gejala glukoma pada anak seperti tersebut di atas. Tindakan medis untuk mengatasi glaukoma kongenital umumnya adalah operasi dan juga terapi yang memadai. Terapi dilakukan dengan pemberian obat-obatan, baik secara oral maupun obat tetes untuk jangka waktu sementara; yaitu sebelum dan sesudah operasi untuk mengupayakan kontrol tekanan bola mata yang maksimal.  Sekali lagi, tekanan bola mata merupakan salah satu faktor yang menentukan kapasitas penglihatan anak di kemudian hari. Namun harus diakui, walaupun tekanan bola mata dapat dikontrol dengan baik, hampir 50% anak glaukoma tidak dapat mencapai penglihatan yang baik.

Mendiagnosa Glukoma Anak

Untuk mendiagnosa glukoma pada anak perlu dilakukan pemeriksaan mata. Karena pemeriksaanmat sulit dilakukan pada bayi atau anak-anak, sehingga untuk melakukan pemeriksaan ini membutuhkan bantuan anestesi. Pemeriksaan mata yang bisa dilakukan antara lain :

  • Pengukuran tekanan bola mata
  • Pemeriksaan semua bagian mata
  • Pemeriksaan ketajaman penglihatan, dan
  • Respon refleks pupil

Diagnosa glaukoma pada anak primer dibuat setelah menyingkirkan keadaan-keadaan lain yang mungkin menyebabkan glaukoma atau bisa menyebabkan gejala-gejala yang mirip dengan glukoma pada anak.

Glukoma Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Glaukoma Dan Pencegahannya

Penyebab Glaukoma Dan Pencegahannya

 

Penyebab Glaukoma, Glaukoma adalah kondisi pada mata yang terjadi akibat kerusakan saraf yang menyebabkan gangguan penglihatan dan kebutaan. Umumnya glaukoma disebabkan karena tingginya tekanan dalam bola mata. Saraf mata adalah sekumpulan serat saraf yang menghubungkan retina ke otak. Saat saraf mata rusak, sinyal yang bertugas ntuk meneruskan apa yang Anda lihat ke otak terganggu. Secara perlahan, hal ini menyebabkan hilangnya penglihatan.

Penyebab Glaukoma Dan Pencegahannya

Penyebab Glaukoma Dan Pencegahannya

Ada beberapa jenis glaukoma. Glaukoma dibagi menjadi glaukoma sudut terbuka, glaukoma sudut tertutup, glaucoma tekanan normal, pigmentary glaucoma, glaukoma kongenital dan glaukoma sekunder. Jenis yang paling sering terjadi yaitu glaukoma sudut terbuka.

Glaukoma merupakan penyakit mata yang sering terjadi. Glaukoma dapat terjadi di semua usia namun lebih sering terjadi pada usia lebih dari 60 tahun. Glaukoma merupakan salah satu penyebab kebutaan. Anda dapat mengurangi kemungkinan tersebut dengan mengontrol faktor risiko Anda.

Penyebab Glaukoma

Glaukoma terjadi ketika tekanan di dalam mata meningkat akibat sirkulasi cairan mata yang terganggu, sehingga merusak saraf optik. Penyebab pasti belum diketahui dengan pasti hingga saat ini. Namun, ada beberapa faktor penyebab glaukoma bisa terjadi antara lain :

  1. Masalah Gizi

Tidak ada bukti yang jelas menunjukkan kekurangan vitamin menjadi penyebab penyakit glaukoma pada manusia. Ini mengikuti, kemudian, bahwa suplemen vitamin lisan bukanlah pengobatan yang dianjurkan untuk glaukoma. Kafein meningkatkan tekanan intraokular pada mereka dengan glaukoma, tetapi tidak muncul untuk mempengaruhi individu normal.

  1. Genetika

Riwayat keluarga yang positif merupakan faktor risiko penyebab glaukoma. Risiko relatif memiliki glaukoma primer sudut terbuka (POAG) yang meningkat sekitar 2-4 kali lipat untuk individu yang memiliki saudara dengan glaukoma. Penyebab Glaukoma, khususnya glaukoma primer sudut terbuka, terkait dengan mutasi pada beberapa gen yang berbeda, meskipun sebagian besar kasus glaukoma tidak melibatkan mutasi genetik. Ketegangan normal glaukoma, yang terdiri dari sepertiga dari POAG, ini juga terkait dengan mutasi genetik.

Berbagai langka bawaan/genetik malformasi mata berhubungan dengan penyebab penyakit glaukoma. Kadang-kadang, kegagalan trimester atrofi kehamilan normal ketiga dari hyaloid kanal dan tunika vasculosa lentis dikaitkan dengan anomali lainnya. Sudut tertutup yang diinduksi hipertensi okular dan neuropati optik glaukoma juga dapat terjadi dengan anomali ini, dan dimodelkan pada tikus.

  1. Faktor Penyebab Glaukoma Lainnya

Faktor-faktor lain dapat yang dapat menjadi penyebab glaukoma, yang dikenal sebagai “glaucomas sekunder”, termasuk penggunaan jangka panjang steroid (steroid-induced glaukoma), kondisi yang sangat membatasi aliran darah ke mata, seperti retinopathy diabetes parah dan pusat oklusi vena retina (glaukoma neovascular); trauma okular (sudut resesi glaukoma), dan uveitis (uveitic glaukoma). Dalam sebuah studi besar di Inggris, pasien glaukoma memiliki 29% peningkatan kejadian hipertensi sistemik dibandingkan dengan usia dan kontrolnya.

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Glaukoma ?

Untuk mencegah penyakit glaukoma berikut cara yang dapat Anda lakukan :

  • Lakukan pemeriksaan tekanan mata secara teratur
  • Lakukan pemeriksaan jika mata buram
  • Harus berhati-hati jika tekanan mata lebih dari 21 mmHg
  • Ketika memasuki usia 40 tahun, menggunakan kacamata baca
  • Hati-hati jika salah satu anggota keluarga Anda pernah menderita glaukoma
  • Jika Anda sudah menderita glaukoma, minum obat teratur yang diberikan oleh dokter untuk mencegah kebutaan total.

Itulah beberapa informasi mengenai faktor penyebab glaukoma dan pencegahannya. Terimakasih telah membaca artikel diatas. Semoga artikel tersebut dapat bermanfaat untuk Anda.

Penyebab Glaukoma Dan Pencegahannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mencegah Glaukoma Sejak Dini

Mencegah Glaukoma Sejak Dini

 

Mencegah Glaukoma Sejak Dini, Penderita glukoma sering tidak menyadari adanya gangguan penglihatan sampai terjadi kerusakan penglihatan yang sudah lanjut. Diperkirakan 50% penderita glukoma tidak menyadari mereka menderita penyakit tersebut sampai mereka mengalami kerusakan mata yang parah.

Mencegah Glaukoma Sejak Dini

Mencegah Glaukoma Sejak Dini

Glaukoma adalah penyakit yang menyebabkan resiko kebutaan. Karena itu penyakit ini sangat menakutkan. Penderita glaukoma banyak yang merasa lebih depresi, ketika mendapatkan diagnosis. Terkadang gejala yang tidak muncul pada tahap awal menyebabkan keterlambatan penanganan. Tingkat keparahan glaukoma akan berjalan secara bertahap dalam dalam waktu yang pelan maupun cepat. Semua itu tergantung dari kondisi tekanan pada lensa mata. Karena itulah perlindungan kesehatan mata agar tidak terkena glaukoma harus dilakukan sejak awal.

Ada beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk bisa terhindar dari glaukoma. Berikut ini adalah cara mencegah glaukoma yang perlu Anda lakukan sejak dini :

  1. Cukupi kebutuhan Zeaxanthin dan Lutein

Lutein adalah zat karotenoid yang terdapat di dalam sayuran. Lutein memiliki antioksidan alami yang berguna untuk melindungi lensa dan retina. Demikian juga zeaxanthin, yang memiliki fungsi serupa. Perbanyak konsumsi kuning telur, kubis dan keluarganya. Akan lebih baik jika diolah dengan minyak zaitun, karena zat ini mudah larut dalam minyak sehat.

  1. Perbanyak asupan betakaroten dan vitamin B2

Mencegah Glaukoma, Zat betakaroten banyak ditemukan pada buah berwarna kuning. Betakaroten berguna untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah degenerasi makula. Wortel mengandung betakaroten, dan lutein yang dapat mengatasi luka pada bagian mata. Ubi jalar juga mengandung betakaroten dan kalium yang baik untuk menjaga syaraf mata. Brokoli kaya akan vitamin B2 yang menjaga mata dari kepekaan terhadap cahaya, dan menjaga fungsi lensa mata.

  1. Perbanyak asupan omega-3

Mencegah glaukoma sejak dini dengan perbanyak omega 3. Omega 3 merupakan asam lemak yang mampu untuk melindungi fungsi retina. Asam lemak ini dapat mencegah kerusakan pada lensa mata. Makanan yang kaya akan omega-3 seperti salmon dan kacang kenari.

  1. Kurangi minuman berkafein

Mencegah glaukoma sejak dini dengan mengurangi minuman berkafein. Asupan kafein berlebih dapat meningkatkan tekanan darah dan tekanan pada syaraf mata. Kondisi ini pada akhirnya dapat merusak retina dan lensa mata.

  1. Hindari makanan asin

Mencegah glaukoma sejak dini dengan menghindari makanan asin. Asupan garam secara berlebih dapat mengentalkan darah, sehingga jantung bekerja berat untuk mengedarkan darah. Kondisi ini menyebabkan pembuluh darah di bagian mata mengalami tekanan kuat, yang akan meningkatkan risiko glaukoma.

  1. Hindari konsumsi lemak trans

Mencegah glaukoma sejak dini dengan hindari lemak trans. Terlalu banyak asupan lemak trans dapat berisiko mengalami glaukoma. Lemak trans akan menganggu proses penyerapan omega 3 di dalam tubuh. Lemak trans sangat buruk untuk sistem lensa mata, terlebih didapat dari makanan yang digoreng dan dibakar.

  1. Hindari makanan yang menimbulkan alergi

Mencegah glaukoma sejak dini dengan makanan yang menimbulkan alergi. Makanan penyebab alergi dapat mengakibatkan tekanan kuat pada bagian mata. Tekanan ini muncul reaksi untuk menolak makanan tersebut. Kondisi ini sangat berpotensi menyebabkan glaukoma.

  1. Jangan biarkan kadar gula darah naik

Kadar gula darah yang terlalu tinggi dapat mengganggu retina dan lensa mata. Hal ini disebabkan oleh produksi insulin tidak memadai untuk memecah gula tersebut. Gejalanya seperti pandangan kabur, mual, pusing, dan sangat peka terhadap cahaya. Hindari makanan yang memiliki karbohidrat komplek, dan makanan manis. Mencegah Glaukoma

  1. Gunakan kacamata khusus

Untuk mencegah risiko cedera mata, lindungi mata dengan memakai kacamata khusus dari zat asing. Hal ini terutama bagi seseorang dengan pekerjaan tertentu. Mencegah Glaukoma

  1. Olahraga teratur

Mencegah Glaukoma, Lakukan olahraga ringan dengan teratur dan rutin, untuk mencegah tekanan pada mata secara berlebihan. Apalagi bagi anda yang sering menatap layar monitor dalam durasi panjang. Olahraga teratur dapat mencegah glaukoma akibat metabolisme buruk yang memicu diabetes dan tekanan darah tinggi.

Selain dengan cara mencegah glaukoma mata di atas, Anda juga bisa mencegah glaukoma mata dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi, mencegah penyakit glaukoma.

S-Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia.

Super Lutein sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata. Mencegah Glaukoma

Mencegah Glaukoma Sejak Dini

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri-Ciri Glaukoma

Ciri-Ciri Glaukoma

 

Ciri-Ciri Glaukoma, Glaukoma adalah kerusakan penglihatan yang biasanya disebabkan oleh meningkatnya tekanan bola mata. akibat ketidakseimbangan antara produksi dan pembuangan cairan dalam bola mata. Hal ini merusak jaringan-jaringan syaraf halus yang ada di retina dan di belakang bola mata.

Ciri-Ciri Glaukoma

Ciri-Ciri Glaukoma

Glaukoma adalah penyebab kebutaan kedua terbesar di dunia setelah katarak. Kebutaan karena Glaukoma tidak disembuhkan, tetapi pada kebanyakan kasus Glaukoma dapat dikendalikan.

Glaukoma disebut sebagai ‘pencuri penglihatan’ karena sering berkembang tanpa gejala yang nyata. Penderita Glaukoma sering tidak menyadari adanya gangguan penglihatan sampai terjadi kerusakan penglihatan yang sudah lanjut. Diperkirakan 50% penderita Glaukoma tidak menyadari bahwa mereka menderita penyakit tersebut.

Ciri-Ciri Glaukoma

Umumnya glaukoma terbagi menjadi dua jenis yaitu glaukoma sudut tertutup atau glaukoma akut dan glaukoma sudut terbuka atau glaukoma kronis.

Pada glaukoma sudut tertutup, ciri-ciri glaukoma dapat berkembang dengan sangat cepat sehingga memerlukan penanganan medis untuk mengurangi tekanan dalam mata secepatnya. Ciri-ciri glaukoma sudut tertutup di antaranya adalah sakit mata dan sakit kepala yang parah, penglihatan menjadi samar, mata kemerahan, mual dan muntah, seperti melihat bayangan lingkaran pada lampu, dan penglihatan yang tiba-tiba terganggu pada kondisi cahaya redup.

Pada glaukoma sudut terbuka, ciri-ciri glaukoma berbanding balik dengan glaukoma sudut tertutup. Penderitanya hampir tidak merasakan kerusakan pada mata mereka karena ciri-ciri glaukoma berkembang secara perlahan-lahan. Ciri-ciri glaukoma sudut terbuka yang utama adalah menurunnya penglihatan tepi pada kedua mata secara perlahan-lahan, sebelum akhirnya menjadi sangat sempit atau tunnel vision.

Jika glaukoma terjadi sejak bayi atau anak-anak, glaukoma disebut sebagai glaukoma kongenital atau bawaan. Ciri-ciri glaukoma akan muncul sejak bayi atau anak-anak. Namun kadang-kadang ciri-ciri glaukoma tersebut tidak mudah untuk dikenali. Ciri-ciri glaukoma bawaan bisa berupa mata yang tampak berair dan berembun, mata yang sangat sensitif terhadap cahaya, mata tampak membesar akibat tekanan dalam mata yang tinggi. Mata juling juga bisa mengindikasikan adanya glaukoma pada anak.

Pengobatan Glaukoma

Glaukoma harus didiagnosis dan diobati sedini mungkin. Jika kondisi ini diabaikan, maka penyakit ini akan terus berkembang dan penderitanya bisa mengalami kebutaan. Kerusakan mata yang ditimbulkan oleh glaukoma tidak dapat diobati hingga sepenuhnya sembuh seperti keadaan normal. Namun tujuan pengobatan kondisi ini adalah untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata. Glaukoma bisa ditangani dengan obat tetes mata, obat-obatan yang diminum, pengobatan laser, atau prosedur operasi.

Selain dengan pengobatan glaukoma di atas, Anda juga bisa mencegah dan mengobati ciri-ciri glaukoma dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia.

Super Lutein sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Ciri-Ciri Glaukoma

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mengobati Penyakit Glaukoma Mata

Mengobati Penyakit Glaukoma Mata

 

Mengobati Penyakit Glaukoma Mata, Penyakit glaukoma mata adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Mengobati Penyakit Glaukoma Mata

Mengobati Penyakit Glaukoma Mata

Yang mengkhawatirkan, penyakit glukoma mata ini seringkali timbul tanpa gejala sampai pada fase terakhir, kecuali penyakit glukoma mata jenis akut (tekanan bola mata tiba-tiba meninggi sehingga mata terasa sakit sekali). Karena itu deteksi dini glaukoma sangat penting, konsultasikan ke dokter spesialis mata anda mengenai penyakit glaukoma mata untuk pendeteksian dini.

Mengobati Penyakit Glaukoma Mata Secara Medis

Namun setiap penyakit yang timbul, maka ada obat penyembuhnya. Demikian pula untuk mengobati penyakit glaukoma. Berikut adalah beberapa Mengobati Penyakit Glaukoma Mata yang dapat dilakukan :

  1. Tetes Mata

Mengobati penyakit glaukoma mata yang pertama dilakukan dengan menggunakan obat tetes mata. Cara ini merupakan yang paling umum dan harus dilakukan secara teratur. Sebagian pasien dapat mendapatkan respon yang bagus dari suatu obat sementara yang lainnya bisa tidak mendapatkan respon, namun pemilihan pengobatan penyakit glukoma harus disesuaikan dengan kebutuhan pasien dan tipe glukomanya.

  1. Laser (Laser Trabeculoplasty)

Mengobati penyakit glaukoma mata dengan cara ini dilakukan jika obat tetes mata tidak menghentikan kerusakan penglihatan. Pada kebanyakan kasus, meski telah dilakukan tindakan laser ini, obat tetes mata tetap harus diberikan. Tindakan laser ini tidak memerlukan pasien untuk dirawat di rumah sakit.

Terapi laser untuk membuat lubang pada iris akan membantu mencegah serangan berikutnya dan seringkali bisa menjadi pengobatan penyakit glaukoma secara permanen. Jika glaukoma tidak dapat diatasi dengan terapi laser, dilakukan pembedahan untuk membuat lubang pada iris.

  1. Pembedahan (Trabeculectomy)

Mengobati penyakit glaukoma mata dengan cara ini dilakukan jika tetes mata dan penanganan dengan laser gagal untuk dapat mengontrol tekanan bola mata. Sebuah saluran dibuat untuk memungkinkan cairan mata mengalir keluar, cara mengobati penyakit glaukoma. Tindakan ini dapat menyelamatkan sisa penglihatan yang ada tapi tidak memperbaiki pandangan.

Mengobati Penyakit Glaukoma Mata Secara Alami

Berikut adalah beberapa cara mengobati penyakit glaukoma mata secara alami yang dapat dilakukan :

  1. Menurunkan Kadar Insulin

Cara mengobati penyakit glaukoma mata adalah dengan menurunkan kadar insulin. Orang yang memiliki tingkat insulin yang tinggi dapat menyebabkan tekanan darah naik. Studi menunjukan resistensi insulin sering terjadi pada orang yang diabetes, obesitas dan tekanan darah tinggi. Mengobati glaukoma mata, Perbanyak lah memakan roti, beras, kentang, pasta untuk menurunkan kadar insulin pada tubuh Anda.

  1. Memakan Suplemen Omega 3 Lemak Hewani

Cara mengobati penyakit glaukoma mata adalah dengan memakan suplemen. Omega 3 mengandung DHA yang dapat menbantu dan melindungi fungsi Retina Mata. Selain itu juga mampu mencegah degenerasi makula yang dapat menyebabkan kebutaan, mengobati penyakit glaukoma mata. Omega 3 dapat ditemukan pada ikan segar baik ikan laut, danau maupun kolam.

  1. Mendapat Banyak Lutein dan Zeaxanthin

Cara mengobati penyakit glaukoma mata dengan lutein. Pasti istilah ini sangat asing bukan? Sebenarnya Lutein merupakan karotenoid yang dapat ditemukan pada sayuran hijjau. yang mampu menjadi zat antioksidan serta melindungi mata dari radikal bebas. Contoh makanan yang mengandung Lutein antara lain bayam, brokoli, dll. Sama hal nya dengan Lutein, Zeaxanthin juga membantu melindungi mata. Contoh makanan yang mengandung Zeaxathin adalah kuning telur. Namun usahakan memakan kuning telur yang setengah matang agar zar Karotenoidnya tidak rusak ketika digoreng.

  1. Memakan Buah Berwarna Gelap

Makanlah buah blueberry atau chanbery. Mungkin buah ini agak langka kalau diwilayah indonesia. Namun buah yang berwarna gelap mampu membalikan degenerasi makula, mengobati penyakit glaukoma mata. mereka mampu memperkuat kapiler yang membawa nutrisi ke otot mata dan ke saraf mata, mengobati penyakit glaukoma mata. Dengan memakan buah tersebut tekanan pada mata akan turun dan ini merupakan cara mengobati penyakit glaukoma mata.

Selain cara mengobati penyakit glaukoma mata di atas, Anda juga bisa mencegah dan mengobati penyakit glaukoma mata dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya.

Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia. Super Lutein sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Mengobati Penyakit Glaukoma

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Glukoma Dan Penyebabnya

Glukoma Dan Penyebabnya

 

Glukoma Dan Penyebabnya, Glukoma mata adalah penyakit saraf optik yang menyebabkan kerusakan secara fungsional dan anatomi di mata. Biasanya disebabkan terjadinya tekanan pada bola mata. Penderita glukoma mata akan mengalami kerusakan fungsional di mata, mengalami penyempitan pandangan dan kerusakan anatomi berupa bertambahnya cekungan di saraf optik. Penderita glukoma mata sering tidak menyadari adanya gangguan penglihatan sampai terjadi kerusakan penglihatan yang sudah lanjut. Diperkirakan 50% penderita glaukoma tidak menyadari mereka menderita penyakit tersebut sampai mereka mengalami kerusakan mata yang parah.

Glukoma Dan Penyebabnya

Glukoma Dan Penyebabnya

Glukoma mata bisa menyerang siapa saja. Penanganan dini sebelum parah adalah jalan satu-satunya cara untuk menghindari kerusakan penglihatan serius akibat glaukoma. Kerusakan mata yang ditimbulkan oleh glaukoma tidak dapat diobati, namun tujuan pengobatan kondisi ini adalah untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata. Secara umum, glukoma mata bisa ditangani dengan obat tetes, obat-obatan yang diminum, terapi laser, serta prosedur operasi.

Glukoma Dan Penyebabnya

Penyakit Glukoma terjadi ketika tekanan di dalam mata meningkat akibat sirkulasi cairan mata yang terganggu, sehingga merusak saraf optik. Penyebab jelas kenapa hal ini terjadi belum diketahui dengan pasti. Glaukoma bisa dibagi menjadi dua, yaitu glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup.

  1. Penyakit Glukoma Sudut Terbuka

Penyakit Glukoma ini disebabkan oleh tersumbatnya saluran pembuangan cairan mata, sehingga tekanan pada mata meningkat. Disebut “sudut terbuka” karena saluran pembuangan cairan mata masih terbuka walau sebagian saluran ini di sudut mata mulai menyempit. Kondisi yang juga disebut glaukoma kronis ini berkembang secara perlahan-lahan pada penderitanya, sehingga mereka hampir tidak merasakan gejala atau kerusakan mata yang terjadi.

  1. Penyakit Glukoma Sudut Tertutup

Kebalikan dari penyakit glukoma sudut terbuka, saluran pembuangan cairan mata terhalang karena sudut di antara iris dan kornea terlalu menyempit. Keadaan tersebut menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan intraokular secara mendadak.

Walau penyebab jelas penyakit glukoma belum diketahui, berikut ini adalah faktor-faktor yang diduga berperan dalam meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit glukoma:

  • Berusia di atas 40 tahun.
  • Pernah mengalami cidera pada mata atau menjalani operasi mata.
  • Pernah terdiagnosis mengalami tekanan mata tinggi atau hipertensi okular.
  • Menderita penyakit mata yang lain seperti rabun jauh, rabun dekat, peradangan pada mata, dan gangguan pada retina, lensa atau pembuluh darah mata.
  • Memiliki anggota keluarga yang juga menderita glaukoma.
  • Menggunakan obat kortikosteroid dalam jangka waktu yang lama.
  • Menderita penyakit seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif.
  • Glaukoma dapat menyerang kedua mata dengan tingkat keparahan yang berbeda.

Karena penyakit glukoma menyebabkan saraf optik terganggu, maka diagnosis akan fokus pada hal tersebut. Dokter mata akan memeriksa daya penglihatan pasien dan struktur bagian dalam mata. Sebuah prosedur untuk memeriksa tekanan mata juga akan dilakukan. Prosedur ini disebut tonometri. Dokter juga akan melakukan tes bidang visual untuk memeriksa apakah penglihatan tepi pasien telah berkurang.

Glukoma tekanan bola mata menyerang saraf mata secara perlahan sehingga sulit disadari. Gejala penyakit glukoma mata adalah : bila memandang lampu neon/sumber cahaya maka akan timbul warna pelangi di sekitar neon tersebut, mata terasa sakit karena posisi mata dalam keadaan membengkak, penglihatan yang tadinya kabur lama kelamaan akan kembali normal, rasa ingin mengedip terus-menerus dengan menekan kedipan berlebihan. Hal inilah yang membuat para penderita glukoma tidak menyadari bahwa ia sudah menderita penyakit mata yang kronis. Penyakit glaukoma ini dapat diderita kedua mata dari si penderita dan menurunkan tekanan bola mata adalah suatu keharusan, sedangkan operasi diperlukan, jika pengobatan tidak berhasil.

Glukoma Dan Penyebabnya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Glaukoma Sebabkan Kebutaan

Penyakit Glaukoma Sebabkan Kebutaan

 

Penyakit Glaukoma Sebabkan Kebutaan, Glaukoma sebenarnya mengacu pada sekelompok penyakit yang mempengaruhi saraf optik mata. Saat serat saraf mati, dampak pertamanya pada penglihatan perifer/arah samping seseorang, penyakit glaukoma sembuh. Inilah sebabnya mengapa kehilangan penglihatan dapat meluas sebelum masalah terdeteksi, sedangkan kerusakan yang terlanjur terjadi seringkali bersifat permanen.

Penyakit Glaukoma Sebabkan Kebutaan

Penyakit Glaukoma Sebabkan Kebutaan

Glukoma sendiri memiliki dua tipe yang perlu dikenali yakni glaukoma akut dan glaukoma kronik. Glaukoma akut biasanya terjadi secara mendadak, dengan gejala mata nyeri yang berat atau sakit kepala, mata buram, melihat pelangi di sekitar lampu, mual dan muntah.

Glaukoma adalah kelainan mata yang merupakan penyebab kebutaan nomor dua di Indonesia, setelah katarak. Penyebab glaukoma umumnya karena tekanan bola mata terlampau tinggi.Tekanan pada bola mata normalnya di bawah 21, bila berada di atas ukuran tersebut bisa mengakibatkan perubahan pada saraf penglihatan.

Pada orang normal, pandangan matanya mempunyai luas yang besar sekali, bisa melihat kemana-mana. Glaukoma mengakibatkan pandangan menjadi kecil, bisa sampai menciut sekecil lubang kunci. Tergolong parah apabila lapang pandangnya kurang dari 10 derajat. Semakin lama semakin menciut akhirnya buta total. Nah, glaukoma tergolong kebutaan absolut; buta yang sama sekali tidak bisa melihat cahaya.

Jenis Glaukoma

Dua jenis glukoma yang disebabkan oleh tekanan pada mata adalah glaukoma sudut terbuka dan sudut tertutup. Glukoma sudut terbuka adalah jenis glaukoma yang paling umum. Jenis ini juga disebut sebagai glaukoma kronis karena muncul dan berkembang secara perlahan-lahan. Glukoma sudut tertutup jauh lebih jarang terjadi dan dikenal sebagai glaukoma akut karena terjadi secara tiba-tiba. Glukoma sudut tertutup merupakan kondisi darurat karena dapat menyebabkan kebutaan permanen dengan cepat.

Faktor-faktor yang dapat memicu glukoma adalah peradangan dan infeksi parah pada mata, penyakit yang mendasari seperti diabetes, serta efek samping dari penggunaan obat-obatan steroid. Selain itu, risiko glukoma juga meningkat seiring dengan usia seseorang, terutama jika berada di atas 40 tahun.

Gejala Glaukoma

Glukoma bisa menyerang siapa saja. Penanganan dini sebelum parah adalah jalan satu-satunya cara untuk menghindari kerusakan penglihatan serius akibat glukoma. Jika mempunyai ciri-ciri berikut ini, sebaiknya Anda rutin memeriksakan kesehatan mata:

  • Ada keluarga Anda yang menderita glukoma.
  • Tekanan bola mata tinggi (mata Anda cepat lelah).
  • Anda menderita miopia atau rabun jauh.
  • Anda menderita diabetes atau kencing manis.
  • Anda menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi darah buruk)
  • Pernah mengalami kecelakaan/operasi pada mata sebelumnya
  • Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama

Penyebab Penyakit Glukoma

Penyakit glukoma biasanya dialami oleh orang yang usianya di atas 40 tahun. Namun, saat ini, orang muda dewasa bahkan anak-anak pun dapat mengalami hal ini. Berikut beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya glukoma:

  • Faktor keturunan: glukoma cenderung diwariskan. Apabila orangtua Anda terdiagnosis menderita glaukoma, maka Anda berpeluang besar menderita penyakit ini.
  • Penyakit diabetes: Glukoma akan dialami oleh para diabetesi.
  • Cedera, infeksi, dan peradangan pada mata: Apabila mata Anda mengalami cedera atau radang, segera diobati. Jika tidak, hal itu akan menyebabkan glukoma.
  • Penyumbatan pada pembuluh darah di mata
  • Pernah melakukan operasi mata

Karena Penyakit glaukoma menyebabkan saraf optik terganggu, maka diagnosis akan fokus pada hal tersebut. Dokter mata akan memeriksa daya penglihatan pasien dan struktur bagian dalam mata. Sebuah prosedur untuk memeriksa tekanan mata juga akan dilakukan. Prosedur ini disebut tonometri. Dokter juga akan melakukan tes bidang visual untuk memeriksa apakah penglihatan tepi pasien telah berkurang.

Penyakit Glaukoma Sebabkan Kebutaan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyembuhan Glaukoma Mata

Penyembuhan Glaukoma Mata

 

Penyembuhan Glaukoma Mata, Glaukoma mata adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Penyembuhan Glaukoma Mata

Penyembuhan Glaukoma Mata

Faktor-faktor yang dapat memicu glaukoma adalah peradangan dan infeksi parah pada mata, penyakit yang mendasari seperti diabetes, serta efek samping dari penggunaan obat-obatan steroid. Selain itu, risiko glaukoma juga meningkat seiring dengan usia seseorang, terutama jika berada di atas 40 tahun.

Penyembuhan Glaukoma Mata

Glaukoma harus didiagnosis dan diobati sedini mungkin. Jika kondisi ini diabaikan, maka penyakit ini akan terus berkembang dan penderitanya bisa mengalami kebutaan. Kerusakan mata yang ditimbulkan oleh glaukoma tidak dapat diobati hingga sepenuhnya sembuh seperti keadaan normal. Namun tujuan pengobatan kondisi ini adalah untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata.

Penyembuhan glaukoma mata bisa ditangani dengan obat tetes mata, obat-obatan yang diminum, pengobatan laser, atau prosedur operasi.

  1. Penyembuhan Glaukoma Mata dengan Pengobatan Laser

Pengobatan laser dapat diterapkan untuk glaukoma sudut terbuka dan tertutup. Pada glaukoma sudut terbuka, pengobatan laser dapat memperlancar aliran pembuangan cairan mata, sedangkan pada glaukoma sudut tertutup, prosedur ini mampu menghilangkan penyumbatan cairan. Setelah prosedur laser, obat tetes mata biasanya masih perlu digunakan.

  1. Penyembuhan Glaukoma Mata dengan Obat Tetes Mata

Umumnya obat tetes mata sering menjadi bentuk penanganan pertama untuk glaukoma sudut terbuka yang disarankan oleh dokter.  Obat tetes ini berguna melancarkan pembuangan cairan mata dan mengurangi produksinya.

Beberapa jenis obat tetes mata untuk penyembuhan glaukoma mata adalah:

  • Obat-obatan penghambat alfa, seperti apraclonidine dan brimonidine.
  • Obat-obatan penghambat beta, seperti timolol dan levobunolol.
  • Obat-obatan prostaglandin analoge, seperti travoprost dan bimatoprost.
  • Obat-obatan penghambat carbonic anydrase, seperti dorzolamide dan brinzolamide.

Untuk efek yang lebih maksimal, obat-obatan tetes mata di atas bisa dikombinasikan untuk menurunkan tingkat tekanan di dalam mata.

Beberapa potensi efek samping penggunaan obat tetes mata penyembuhan glaukoma mata adalah:

  • Iritasi pada mata
  • Mata merah
  • Mata terasa kering dan/atau gatal
  • Sensasi menyengat pada mata

Sangat penting bagi Anda untuk tidak menggunakan obat tetes mata tanpa bertanya lebih dahulu pada dokter karena dikhawatirkan beberapa jenis obat tetes penyembuhan glaukoma memiliki efek samping yang dapat memengaruhi kinerja paru-paru atau pun jantung.

  1. Penyembuhan Glaukoma Mata dengan Obat-Obatan Glaukoma Yang Diminum

Untuk melengkapi kinerja obat tetes atau jika obat tetes terbukti kurang efektif, dokter akan meresepkan obat untuk penyembuhan glaukoma mata dalam bentuk pil. Obat yang diminum adalah penghambat carbonic anhydrase seperti dorzolamide dan brinzolamide.

Beberapa efek samping pil untuk penyembuhan glaukoma mata adalah:

  • Sering buang air kecil
  • Masalah pada daya ingat
  • Sakit perut
  • Kesemutan pada tangan dan kaki
  • Depresi
  • Batu ginjal

Selain dengan cara penyembuhan glaukoma mata di atas, Anda juga bisa melakukan penyembuhan glaukoma mata dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Penyembuhan glaukoma mata paling ampuh dan efektif serta tanpa efeksamping. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam S-Lutena.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Penyembuhan Glaukoma Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Glaukoma

Faktor Penyebab Glaukoma

 

Faktor Penyebab Glaukoma, Glaukoma adalah sebuah penyakit yang merusak mata, yang disebabkan karena adanya tekanan pada bagian dalam mata. Penyakit ini menyebabkan kerusakan pada bagian optik mata. Hal ini biasanya disebabkan karena adanya tekanan yang terus terjadi pada bagian optik mata. Optik yang berfungsi mengirimkan sinyal gambar dari mata ke otak, akan terganggu dan akibatnya dapat menyebabkan gangguan yang lebih parah atau buta permanen. Tekanan pada bagian mata menyebabkan cairan mata tidak beredar ke semua bagian mata.

Faktor Penyebab Glaukoma

Faktor Penyebab Glaukoma

Pada dasarnya glaukoma sama sekali tidak memperlihatkan gejala khusus. Hal inilah yang membuat deteksi dini pada glaukoma sangat sulit untuk dilakukan. Deteksi dini glaukoma juga harus dilakukan bersama ahli mata atau spesialis. Pemeriksaan perlu dilakukan selama satu atau dua tahun sekali.

Faktor Penyebab Glaukoma

Faktor penyebab glaukoma dilihat dari jenis glaukoma dan masalah tekanan yang terjadi pada bagian mata. Berikut ini faktor penyebab glaukoma berdasarkan jenisnya :

  1. Glaukoma Sudut Terbuka

Faktor penyebab glaukoma dikarenakan sudut aliran yang terjadi pada bagian kornea dan iris tetap terbuka ketika seharusnya sudut tersebut tertutup. Hal ini menyebabkan cairan mata yang keluar sangat sedikit dan cairan yang seharusnya keluar akhirnya masuk ke bagian mata lagi. Jika gejala ini sudah terjadi maka biasanya ditunjukkan dengan rasa sakit pada bagian mata dan sering diremehkan sehingga terlambat untuk ditangani.

Faktor penyebab glaukoma sudut terbuka yang paling utama adalah terjadinya penekanan pada bagian dalam mata yang menyebabkan kerusakan pada optik. Tekanan dapat disebabkan karena cairan yang terus menumpuk pada bagian iris dan kornea mata.

  1. Glaukoma Sudut Tertutup

Faktor penyebab glaukoma terjadi karena bagian iris mata menonjol ke depan, sehingga menyebabkan cairan pada mata tidak dapat keluar. Sudut ini biasanya dibentuk pada bagian kornea dan iris yang membuat cairan mata tidak bisa keluar. Tekanan inilah yang menyebabkan glaukoma. Kondisi ini paling sering terjadi pada orang dengan sudut mata yang terlalu sempit.

Faktor Penyebab Glaukoma Umum

Selain berbagai macam masalah tekanan yang terjadi pada bagian optik mata, maka ada beberapa hal yang bisa menyebabkan gangguan glaukoma seperti dibawah ini:

  • Gangguan peredaran darah. Faktor penyebab glaukoma terjadinya gangguan pengaturan aliran darah ataupun penyumbatan pembuluh darah ke saraf optik mata. Gangguan aliran ini bisa disebabkan oleh faktor penyakit seperti diabetes, hipertensi atau endapan plak arteri yang dipicu oleh timbunan kolesterol.
  • Overdosis vitamin C. Walaupun vitamin C merupakan jenis vitamin yang larut dalam air dan kelebihan asupannya dapat dibuang melalui urine, namun menurut salah satu penelitian yang pernah dipublikasikan, kelebihan suplai vitamin C juga dapat memicu terjadinya gangguan pada syaraf mata.
  • Tekanan tinggi. Walaupun tekanan bola mata atau tekanan intraokuler mampu menyebabkan kerusakan saraf optik mata, namun menurut beberapa sumber dikatakan bahwa tekanan intraokuler yang normal juga dapat memicu faktor penyebab glaukoma. Tekanan intraokuler yang telalu tinggi ini dapat terjadi akibat ketidakseimbangan produksi cairan dan pembuangannya dalam bola mata.
  • Katarak. Katarak yang terlalu parah dan tidak mendapatkan penanganan segera merupakan salah satu faktor penyebab glaukoma sekunder, seperti penurunan penglihatan perifer atau sekeliling pinggiran luar dan penglihatan malam hari.
  • Gangguan fungsi hormonal terutama yang berkaitan dengan hormon steroid atau cortisone yang berguna untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh. Selain gangguan fungsi hormonal ini, penggunaan steroid sintesis jangka panjang seperti yang digunakan oleh olahragawan juga berpotensi menyebabkan glaukoma.

Faktor usia atau umur juga merupakan salah satu faktor penyebab glaukoma. Hal ini terjadi karena dipicu oleh penurunan syaraf optik dan lensa mata karena kelainan mata presbiopi. Kelainan mata presbiopi pada usia tua ini akan memicu daya akomodasi mata yang bekerja secara maksimum, sehingga menimbulkan tekanan intraokuler yang tinggi dan mampu menyebabkan kerusakan saraf optik mata. Oleh karenanya, melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara teratur dan segera ketika pandangan terasa kabur, remang dan sempit, harus segera dilakukan untuk meminimalkan resiko glaukoma yang terjadi. Semoga bermanfaat.

Faktor Penyebab Glaukoma

Posted in Uncategorized | Leave a comment